menyusui

5 Perkataan yang Sebaiknya Tidak Diucapkan pada Ibu Menyusui

Dwi Indah Nurcahyani Kamis, 14 Mar 2019 18:39 WIB
5 Perkataan yang Sebaiknya Tidak Diucapkan pada Ibu Menyusui
Jakarta - Banyak tekanan dialami ibu menyusui, yang dapat mempengaruhi produksi ASI. Sama seperti halnya wanita hamil, ibu menyusui juga seringkali merasa lebih sensitif dari biasanya.

Menerima kritikan atau saran berlebihan, kadang-kadang malah akan membuat ibu menyusui jadi tertekan. Itu sebabnya, kita harus pandai menahan omongan di depan mereka, Bun.

Masa menyusui merupakan fase perjuangan yang tidak mudah dilalui. Banyak tantangan mewarnai perjalanan ibu menyusui dalam memenuhi asupan buah hatinya. Ibu menyusui membutuhkan dukungan untuk memicu produksi hormon oksitosin. Seperti kita ketahui hormon oksitosin disebut pula hormon bahagia, yang berpengaruh besar dalam melimpahnya ASI.



"Dukungan terhadap wanita menyusui di masa-masa awal menjadi tolak ukur apakah ibu menyusui berhasil melewati masa-masa awal tersebut atau tidak,"kata Amy Brown, seorang profesor kesehatan masyarakat di Swansea University, dikutip dari The Guardian.

Memberi dukungan pada ibu hamil bisa dilakukan dengan banyak cara lho, Bun. Salah satunya mengucapkan kalimat-kalimat positif, serta menghindari melayangkan kritikan atau komentar pada mereka.

5 Perkataan yang Sebaiknya Tidak Dikatakan pada Ibu MenyusuiMenyusui/ Foto: iStock

Melansir What to Expect, berkomunikasi dengan ibu menyusui sebaiknya perlu dipikirkan lebih matang dalam mengatakan sesuatu kepada mereka. Pasalnya, mereka benar-benar tidak membutuhkan kritikan atau komentar karena mereka telah memikirkan berbagai hal yang bisa dilakukan.

Untuk itu, Bunda dapat menghindari untuk melayangkan beberapa kalimat seperti berikut ini.

1.Apakah kamu dibolehkan makan atau minum itu?
Kalimat ini sebaiknya dihindari kecuali Bunda sedang bertugas sebagai dokter anak. Jadi, ide terbaik yang bisa dilakukan yakni menahan diri untuk mempertanyakan diet ibu menyusui ya, Bun.

2. Berapa lama kamu akan menyusui?
Seringkali nih, Bun, banyak ibu tidak mengetahui berapa lama mereka akan menyusui, bisa beberapa tahun, beberapa minggu, atau bahkan beberapa hari saja. Ini sudah menjadi tekanan berat pada ibu menyusui. Untuk itu, jangan lagi membebani mereka dengan waktu yang benar atau salah untuk berhenti menyusui.

3. Setelah kamu memberikan sufor kepada bayimu, apakah kamu akan berhenti menyusui?
Tidak semua ibu bisa menyusui bayinya secara eksklusif. Entah karena berbagai alasan, seperti tidak menghasilkan cukup ASI atau dia harus kembali bekerja dan tidak cukup waktu untuk memompa ASI. Sehingga, memberikan sufor merupakan kebutuhan bagi sebagian orang, dan ASI memang tetap lebih baik daripada tidak diberikan sama sekali.

4.Apakah kamu akan memberinya makan lagi?
Menyusui berbeda dengan pemberian susu botol. Dalam artian, bayi akan cukup sering menyusu terkait dengan faktor kenyamanan mereka. Jika Bunda khawatir dengan bayi yang terlalu minum banyak ASI, jangan khawatir, itu tidaklah akan terjadi.

5. Apakah kamu takut payudaramu akan melar?
Ketika seorang ibu membuat keputusan untuk menyusui, biasanya mereka tak lagi memikirkan seperti apa bentuk payudara mereka di masa depan. Mereka hanya memikirkan bagaimana memberi makan bayi mereka dengan cukup.


Nah, Bun, yuk kita dukung para ibu menyusui dengan afirmasi yang positif setiap waktu. Bagaimanapun, itulah support terbaik bagi mereka untuk kesuksesan menyusui terlepas dari apa pun pilihan mereka.

[Gambas:Video 20detik]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi