menyusui

Penjelasan Ahli Tentang Pengaruh Puasa pada Produksi ASI

Muhayati Faridatun Kamis, 09 May 2019 19:28 WIB
Penjelasan Ahli Tentang Pengaruh Puasa pada Produksi ASI
Jakarta - Tak sedikit bunda yang menyusui, terlebih si kecil masih ASI eksklusif, tetap ingin berpuasa selama Ramadhan. Tapi, kadang muncul pertanyaan, apakah puasa akan mempengaruhi kualitas ASI Bunda?

Diketahui, puasa merupakan salah satu kewajiban dalam sebagian besar agama. Seperti Islam yang mewajibkan umatnya berpuasa sebulan penuh selama Ramadhan.

Tapi, saat jadi seorang ibu dan harus menyusui si kecil, prioritas kita tentu berubah. Bunda jadi bingung nih, mau tetap puasa Ramadhan atau tidak, demi menjaga kualitas ASI.



Mengutip detikcom, cedekiawan muslim Prof. Dr. M. Quraish Shihab menjelaskan, dalam Islam, ibu hamil dan menyusui masuk kategori yang boleh mengganti puasa dengan fidyah.

Dalam riwayat mazhab Ahmad dan Syafi'i, ibu hamil dan menyusui yang mengkhawatirkan kesehatan janin dan anaknya, boleh membayar fidyah. Tapi ingat, selain membayar fidyah, Bunda juga diwajibkan mengganti puasa di kemudian hari.

Penjelasan Ahli Tentang Pengaruh Puasa Saat Bunda MenyusuiIlustrasi ibu menyusui/ Foto: iStock
Kalau ibu menyusui ingin berpuasa, gimana ya? Seperti dilansir Mom Junction, tidak ada penelitian yang cukup untuk menunjukkan bagaimana puasa bisa mempengaruhi aktivitas menyusui.

Tapi, dalam penelitian tersebut menemukan perbedaan hubungan dengan bayi, selama Bunda berpuasa. Studi menunjukkan, puasa bisa menyebabkan penyapihan prematur dan bayi berhenti menyusu secara tiba-tiba. Masalah ini muncul hanya karena periode puasa yang panjang seperti saat Ramadhan.

Lalu, gimana dampaknya pada ASI?

Inilah salah satu yang dikhawatirkan para bunda menyusui dan ingin berpuasa. Kebanyakan dari mereka cemas, produksi ASI akan menurun akibat waktu makan yang berkurang.

Menurut penjelasan dr.Utami Roesli, Sp.A, IBLC, FABM, berpuasa tidak akan berpengaruh pada ASI, baik secara kualitas maupun kuantitas.

"Kualitas dan kuantitas ASI dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi sang ibu. Maka dari itu, makanan yang dimakan ibu menyusui harus memiliki gizi yang cukup," kata Utami, dikutip dari detikcom.

[Gambas:Instagram]

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto juga memaparkan, selama asupan gizi selama berpuasa tetap terpenuhi, tidak akan berpengaruh pada ASI. Bahkan, menurutnya, asupan gizi ibu kurang pun tetap bisa menyusui.

"Lihat saja wanita-wanita yang memiliki gizi tidak cukup. Mereka tetap bisa memberi ASI pada anaknya walaupun dalam kondisi kelaparan. Jadi, pasokan ASI tidak akan berubah meski sedang puasa" tegas Mia.


Nah, untuk menjaga produksi ASI tetap lancar saat berpuasa, ahli gizi Yona Shelly, S.Gz, menyarankan agar Bunda sebaiknya mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, baik saat sahur maupun berbuka.

"Saat berbuka, makan porsi kecil tapi sering, perbanyak konsumsi cairan, istirahat yang cukup," jelas Yona.

Bunda, simak juga ya video di bawah ini, tentang pijat oksitosin yang bisa merangsang produksi ASI berlimpah.

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi