HaiBunda

MENYUSUI

Boleh Menyusui Dua Anak Bersamaan Seperti Ryana Dea, Tapi...

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Rabu, 04 Sep 2019 09:36 WIB
Boleh Menyusui Dua Anak Bersamaan Seperti Ryana Dea, Tapi... /Foto: Instagram
Jakarta - Kelahiran anak kedua pada 10 Juli 2019 jadi pelengkap kebahagiaan rumah tangga artis Ryana Dea dan Puadin Redi. Namun, jarak usia anak pertama dan kedua yang tidak begitu jauh membuatnya harus memberikan ASI pada keduanya.

Dalam unggahan di akun Instagram @ryana_dea, bunda 29 tahun ini membagikan potretnya saat menyusui kedua buah hatinya, Qiandra dan Davi. Ia pun menceritakan alasan kenapa masih menyusui si sulung, yang sebentar lagi akan genap dua tahun.

"Awalnya emang aneh' bgt rasanya pas mimik'in Qiandra lg after lahiran davi, krn dia skr udh punya gigi belom lg iseng suka digigit warbiasa bgt rasanya," tulisnya di Instagram.

"Tp krn emang udh niat pas abs lahiran pengen kasih asi lg buat Qiandra yaudah terima aj hehe tp tetep bahagia pas bs tatapan lg dnger dia ngoceh2 dan iseng nyolokin mata hidung sgala macem nya aahh rindu sekali itu semua," sambungnya.

Bunda kelahiran Bengkulu ini juga mengaku masih sulit melepaskan anak perempuannya untuk disusui. Qiandra bisa merengek, bahkan sampai menangis jika tidak diberi ASI.

"Dia gak pernah sama skali gangguin klo adeknya mimik atau jahatin adeknya krn dia sayang sekali sama adeknya tp dia terus berusaha gmn caranya agar dia dikasih sebelahnya," terang Ryana.


Menyusui dua anak bersamaan seperti Ryana Dea dikenal dengan tandem nursing, Bun. Nah, menurut konselor laktasi, dr.Asti Praborini, Sp.A, IBCLC, jika ibu ingin menyusui dua anak secara bersamaan, yang perlu diperhatikan adalah kecukupan ASI bagi si bayi.

"Untuk tandem nursing atau menyusui sang kakak dan adik dalam waktu yang sama, boleh saja dilakukan, namun harus mengutamakan sang adik karena masih dalam masa ASI eksklusif, di mana ASI adalah satu-satunya asupan baginya," terang Asti, dikutip dari detikcom.

Selain itu, kata Asti, kalau Bunda memang memilih untuk tandem nursing, disarankan untuk rutin berkonsultasi dengan dokter laktasi agar dapat dikawal proses menyusuinya dengan baik. Sehingga, proses menyusui menjadi menyenangkan dan menenangkan.

Perlu diperhatikan juga, jika si kakak belum genap dua tahun dan masih menikmati ASI atau belum disapih, sebaiknya si kakak sudah diberikan MPASI (Makanan Pendamping ASI). Tujuannya agar ASI bukan lagi asupan utama untuknya.

Simak pula perlengkapan ibu menyusui dalam tayangan berikut.




(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Intip 5 Potret Rumah Mewah Arafah Rianti, Dibeli Cash dengan Harga Fantastis

Mom's Life Annisa Afani

Bikin Al Ghazali Khawatir, Alyssa Daguise Putuskan Hiatus Jelang Persalinan pada Maret

Kehamilan Amrikh Palupi

Ciri-ciri Orang Sangat Egois, Sering Ucapkan 5 Kalimat Ini Menurut Psikolog

Mom's Life Natasha Ardiah

BGN Minta MBG Tak Dibawa Pulang & Diberi Label Batas Aman Waktu Konsumsi

Parenting Annisa Karnesyia

7 Kalimat yang Terlihat Baik tapi Justru Bikin Anak Cemas Menurut Psikolog

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Mengenal Kaki O dan X pada Anak: Perbedaan, Diagnosis, hingga Penanganan

BGN Minta MBG Tak Dibawa Pulang & Diberi Label Batas Aman Waktu Konsumsi

Na Daehoon Ungkap Isi Hati, Pilih Diam Usai Mendapat Banyak Tudingan

Bikin Al Ghazali Khawatir, Alyssa Daguise Putuskan Hiatus Jelang Persalinan pada Maret

Banyak Orang Tua Membawa Bayi Terapi ke Ahli Kiropraktik, Simak Keamanannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK