parenting

Bunda, Simak Panduan Memberi Susu Tambahan untuk Si Kecil

Dwi Indah Nurcahyani Rabu, 13 Feb 2019 18:02 WIB
Bunda, Simak Panduan Memberi Susu Tambahan untuk Si Kecil
Jakarta - Pemberian ASI kepada si kecil harus diprioritaskan ya, Bun. Berbagai upaya harus dilakukan agar produksi ASI berlimpah dan berkualitas.

Faktor lelah, baby blues, stres, asupan cairan, dan nutrisi yang kurang, kadang membuat produksi ASI jadi terganggu. Maka dari itu, Bunda harus menjaga semua faktor tersebut agar pasokan ASI tetap terjaga.

Meski berbagai cara telah dicoba untuk memberikan ASI eksklusif, kadang ada kondisi bayi yang membuat Bunda harus memberikan susu tambahan. Melansir situs resmi IDAI, bayi yang secara klinis menunjukkan gejala dehidrasi, seperti frekuensi pipis yang kurang dari empat kali sehari, buang air besar lambat dan masih berupa mekonium setelah bayi berumur lima hari, biasanya disarankan untuk memberikan susu formula sebagai tambahan ASI dari ibunya.



Dalam kondisi ini, susu formula menjadi pilihan banyak ibu untuk membantu memenuhi asupan anaknya. Masalah pun enggak selesai sampai di situ saja, karena biasanya Bunda akan bertambah galau memilih susu formula terbaik untuk si kecil.

Dikutip dari laman Health USnews, sebaiknya Bunda dapat memulainya dengan memberikan susu sapi. Susu kedelai mungkin populer di dunia orang dewasa, tetapi untuk bayi, mulai dengan susu formula yang terbuat dari susu sapi biasa, kata Danelle Fisher, Wakil Ketua Pediatri di John Health Center di Santa Monica, California.

"Sebagian besar bayi akan mentoleransi susu formula sapi dengan sangat baik. Susu ini biasanya memiliki banyak jenis untuk membantu mengatasi bayi saat rewel atau bayi dengan masalah pencernaan," kata Fisher.

Bunda, Simak Panduan Memberi Susu Tambahan untuk Si KecilPanduan memberi susu formula/ Foto: iStock
Tetapi, Bunda perlu mencermati juga ya reaksi akibat pemberian susu formula pada bayi. Segera hentikan jika susu formula mengakibatkan ruam, perut jadi kembung, dan lainnya.

Jika gejala alergi tersebut muncul, Fisher menyarankan agar sebaiknya bayi yang memiliki alergi susu formula diberikan susu yang terbuat dari kedelai.

"Protein kedelai memang menjadi kontroversi karena paparan berlebihan berpotensi memberikan efek terhadap hormon,"katanya.

Berbicara soal susu formula berbasis kedelai, American Academy of Pediatric merekomendasikan penggunaan susu formula berbasis kedelai hanyalah dalam kasus yang sangat spesifik. Misalnya, ketika bayi memang memiliki alergi susu, Bun.

Meski demikian, peralihan tersebut sebaiknya tetap dikonsultasikan dengan dokter Bunda terlebih dulu ya, seperti disarankan Sara Doss, asisten profesor di Departemen Pediatri di Loyola University Chicago Stritch School of Medicine.

"Sangat jarang bayi bisa mencerna laktosa. Tidak ada data yang menunjukkan bahwa memilih formula kedelai meningkatkan kerewelan atau kolik, dan umumnya kebanyakan dokter anak tidak merekomendasikan susu formula berbasis kedelai untuk sebagian besar penyakit atau kondisi," Doss menjelaskan.

Di lain sisi, ketika alergi memang menjadi riwayat di keluarga Bunda, dokter kemungkinan akan menyarankan menggunakan susu formula terhidrolisis yang lebih mudah dicerna si kecil. Pemilihan susu terhidrolisis ini juga diketahui dapat mengurangi kemungkinan bayi menderita alergi, Bun, seperti dikutip dari laman Web MD.


Oh ya Bun, beberapa susu formula juga memiliki kandungan probiotik dan prebiotik. Kandungan tersebut merupakan bakteri baik untuk usus anak. Sehingga, keberadaan probitoik dan prebiotik dalam susu formula dapat memberikan bakteri yang sama baiknya dengan bakteri yang ada pada anak yang diberi ASI. Alhasil, usus anak pun tetap terjaga kesehatannya, Bun. Enggak perlu khawatir berlebihan lagi dong, Bun!

Pastikan, untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memberikan susu formula pada anak. Tanyakan pada dokter apa yang sebenarnya dibutuhkan bayi, Bunda. Paling penting nih, Bun, ingatlah bahwa ASI tetaplah utama. Jadi, jangan putus asa untuk terus meng-ASI-hi ya, Bun.

[Gambas:Video 20detik]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi