menyusui

Untung Rugi Ibu Menyusui Coba Pengobatan Tradisional Cina

Dwi Indah Nurcahyani Senin, 23 Sep 2019 12:25 WIB
Untung Rugi Ibu Menyusui Coba Pengobatan Tradisional Cina
Jakarta - Pengobatan tradisional Cina dikenal ampuh menyembuhkan berbagai penyakit. Banyak kemudian masyarakat yang tertarik menjajal ramuan obat-obat Cina untuk menjaga kesehatan.

Tak terkecuali para ibu menyusui yang mengonsumsi obat Cina, untuk memperlancar produksi ASI. Padahal, pengobatan tradisional seperti ini masih menjadi perdebatan di kalangan ahli kesehatan. Apalagi untuk para ibu menyusui, yang dikhawatirkan malah akan mempengaruhi kandungan ASI miliknya.

Menurut Ruth A. Lawrence, MD, professor of pediatrics and obstetrics and gynecology dari University of Rochester School of Medicine di New York, kebanyakan pengobatan herbal disebut berkhasiat hanya dari cerita para pendahulunya selama ribuan tahun. Tetapi tidak dibarengi dengan ilmu pengetahuan yang teruji.


"Sebagai contoh, ramuan fenugreek sering disebut-sebut karena kemampuannya meningkatkan ASI, tetapi beberapa ibu menyusui yang mengonsumsinya mengklaim tidak berpengaruh apa pun. Sementara beberapa ibu menyusui lainnya mengatakan terlalu kuat pengaruhnya. Tidak ada bukti untuk mengkonfirmasi bahwa itu memengaruhi pasokan ASI," kata lAWRENCE seperti dikutip dari laman WebMD.

Berbicara soal pengobatan tradisional Cina, banyak yang percaya bahwa pengobatan tersebut bekerja efektif pada produksi ASI ibu menyusui.

Di Tiongkok sendiri dan bagian lain di Asia, sering ditemukan ibu memanfaatkan pengobatan tradisional Cina saat menyusui. Ada banyak produk yang dirancang untuk membantu menyusui, dan sebagian besar ditujukan untuk meningkatkan pasokan ASI, mencegah saluran ASI tersumbat, dan lainnya.

5 Pertimbangan Ibu Menyusui Sebelum Coba Pengobatan Tradisional CinaPengobatan cina untuk ibu menyusui/ Foto: iStock

Pengobatan tradisional Cina mendasarkan dirinya pada konsep yang sangat berbeda dari pengobatan modern. Ini tentu saja tidak boleh diabaikan. Apalagi, jutaan wanita menggunakannya untuk membantu mengatasi masalah menyusui mereka, dan banyak yang merasakan efektivitasnya.

Misalnya saja ketika saluran ASI tersumbat, dalam pandangan pengobatan tradisional Cina ini akan ditelusuri ke masalah dengan Qi orang tersebut. Lebih khusus lagi, diperkirakan bahwa Qi dapat tersumbat di meridian seseorang dan penyumbatan inilah yang menyebabkan akumulasi panas di payudara. Inilah yang menyebabkan seseorang mengalami demam ketika mastitis. Demam menjadi pertanda seseorang memiliki terlalu banyak panas dalam tubuhnya, seperti dikutip dari laman MeandQi.

Pengobatan tradisional Cina memprioritaskan untuk membuka blokir saluran ASI yang tersumbat, atau mengobati mastitis. Dengan demikian mendinginkan tubuh dapat mengurangi akumulasi panas yang menyebabkan mastitis tersebut.

Mengingat konsep yang berbeda tersebut dan kerap dianggap berseberangan dengan medis, tidak sedikit yang masih mempertanyakan efektivitasnya secara nyata. Untuk itu, akan selalu lebih baik jika Bunda yang ingin mencoba pengobatan tradisional Cina untuk mempertimbangkan beberapa hal berikut:

1.Pastikan membeli pengobatan dari sumber yang memiliki reputasi baik dan obat tersebut disiapkan khusus untuk ibu menyusui.

2. Sebelum minum obat, simpanlah sedikit ASI. Jika Bunda tidak bereaksi dengan baik terhadap obat, Bunda masih dapat memberikan ASI pada buah hati yang tidak berpotensi terpapar obat untuknya. Simpanlah ASI dengan cukup selama 2-3 hari sesuai dengan waktu yang dibutuhkan untuk makanan atau minuman dihilangkan dari tubuh.

3. Minumlah obat segera setelah menyusui sehingga Bunda memiliki waktu untuk mengamati efek pada diri sebelum menyusui berikutnya. Pertimbangkan juga memberikan ASI dengan botol selama 12 jam setelah minum obat sehingga Bunda memiliki cukup waktu melihat bagaimana reaksi tubuh terhadap obat.

4. Jika Bunda bereaksi baik terhadap obat, berikan sedikit ASI pada bayi dan amati reaksinya selama beberapa jam. Cari secara khusus tanda-tanda ketidaknyamanan yang tidak biasa misalnya menjadi sangat rewel dan sebagainya. Jika bayi terlihat normal selama beberapa jam setelah menyusui, Bunda dapat dengan nyaman menyusui secara normal.

5. Jangan pernah ragu menghubungi dokter jika muncul hal-hal yang tidak diinginkan.

Semoga membantu, Bun. (rap/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi