menyusui

Cara Ajaib Tubuh Setop Produksi ASI Setelah Menyapih Anak

Asri Ediyati Kamis, 26 Sep 2019 14:21 WIB
Cara Ajaib Tubuh Setop Produksi ASI Setelah Menyapih Anak
Jakarta - Saat menyapih anak, Bunda akan mengurangi frekuensi menyusui. Seiring berkurangnya frekuensi maka akan terjadi involusi. Kata konselor laktasi, dr.Ameetha Drupadi, IBCLC, involusi merupakan proses pengecilan kelenjar ASI.

Disebut Ameetha, biasanya pengecilan itu bisa berlangsung ketika anak usia 2 - 3 tahun atau bahkan 4 tahun. Nah, karena masih proses pengecilan, biasanya jika payudara dipencet masih keluar ASI-nya, Bun.

"Produksi (ASI) makin berkurang, karena payudara bertaham kembali semula," kata Ameetha.

Selain sebutan involusi, ada pula ungkapan 'ASI mengering'. Leigh Ann O'Connor, IBCLC, menjelaskan, ketika menyapih anak maka tubuh memberi tahu otak bahwa tidak ada lagi susu yang dibutuhkan. Susu tersebut kemudian diserap ke dalam tubuh.


Proses penyerapan ini cukup ajaib, Diana West, konselor laktasi dan direktur hubungan media untuk La Leche League, sebuah organisasi menyusui nirlaba, menguraikan proses tersebut ke Fox News. Dia menjelaskan bahwa sel-sel yang semula bertanggung jawab untuk membantu produksi susu berpindah dan mulai memecah sisa susu.

"Ketika sel-sel selesai melakukan tugasnya, mereka menyerap diri mereka sendiri. Ya, payudara Anda pada dasarnya memiliki kekuatan penghilang susu ajaib," kata West.

Soal lamanya penyerapan ASI, tiap individu berbeda, ada yang sampai anak usia 3 - 4 tahun. Ada pula yang ketika menyapih, ASI berkurang jauh. "Jika ibu ketika dipencet sudah keluar itu suatu hal yang normal," paparnya.

Saat berlangsungnya proses, tentu akan ada nyeri akibat bengkak. Hal ini wajar, kata Ameetha cara pemulihannya sama, semakin jarang diisap makin ASI berkurang. Kalau payudara keras bisa dikompres, lalu dikeluarkan ASI-nya tapi sampai batas nyaman saja.

Kalau masih menyusui, Bunda bisa simak video tentang tips tingkatkan produksi ASI dari dokter berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi