menyusui

Cegah Mastitis, Ini Cara Tepat Setop Produksi ASI Usai Menyapih

Asri Ediyati Selasa, 24 Sep 2019 12:42 WIB
Cegah Mastitis, Ini Cara Tepat Setop Produksi ASI Usai Menyapih
Jakarta - Menyapih anak memang butuh kesabaran. Namun, Bunda perlu atur strategi agar bisa menyapih anak dengan sukses. Hal ini karena usai menyapih, ada kondisi yang kurang menyenangkan. Ya, Bunda bisa saja mengalami mastitis atau penyumbatan saluran di payudara oleh ASI.

Gejalanya termasuk area payudara yang panas dan nyeri yang mungkin disertai demam. Bunda yang mengalami mastitis juga memiliki gejala seperti flu seperti sakit tubuh, kelelahan, dan mungkin sakit kepala.

"Mastitis dapat disebabkan oleh saluran susu yang tersumbat atau infeksi. Jika memiliki gejala-gejala ini, penting untuk menghubungi penyedia layanan kesehatan untuk perawatan yang tepat," tulis konselor laktasi berbasis di AS, Jan Barger, R.N., M.A., IBCLC, FILCA, dikutip dari Baby Center.

Namun, menurut dokter sekaligus konselor laktasi, dr.Ameetha Drupadi, ICBLC, jika Bunda perlahan secara bertahap berhenti menyusui maka kemungkinan mastitis tak akan terjadi. Risikonya tidak sebesar ketika kita aktif menyusui.


"Kemungkinan bengkak (engorgement) ada tapi tidak sebengkak saat kita aktif menyusui," kata dokter yang berpraktik di Mayapada Hospital Jakarta Selatan ini kepada HaiBunda.
ilustrasi menyapih anakilustrasi menyapih anak/ Foto: iStock
Perlu diingat, bengkak adalah tanda wajar karena ASI yang tak dikeluarkan. Jika tak sampai sakit, Ameetha menganjurkan untuk dibiarkan saja. Bunda juga bisa mengompresnya dengan air dingin.

"Kalau bengkak wajar saja tapi enggak sampai sakit atau mengganggu ya sudah biarkan saja, dikompres air dingin sudah cukup," ujarnya.

Lantas, bagaimana kalau sudah sangat nyeri? "Kalau sudah mengganggu, itu bisa dikompres air hangat, dikeluarkan sedikit ASI-nya," jawab Ameetha.

Kemudian, tubuh tiap individu itu berbeda, Bun, ada yang setelah menyapih langsung berkurang total. Akan tetapi, ada pula yang masih menunggu hingga setahun, dua tahun. Jadi, kuncinya biarkan saja payudara Bunda dan konsisten lakukan secara bertahap jika berniat untuk menyapih anak.

Jika masih menyusui, simak tips atasi puting lecet melalui video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi