menyusui

Menyapih Anak Pakai Dot Bukan Solusi Tepat, Lalu Apa Gantinya?

Asri Ediyati Rabu, 25 Sep 2019 10:36 WIB
Menyapih Anak Pakai Dot Bukan Solusi Tepat, Lalu Apa Gantinya?
Jakarta - Tak jarang orang tua menyapih anak memakai dot. Kata konselor laktasi, justru itu bukan solusi yang tepat. Lebih parahnya, bisa membahayakan anak dan bisa bikin ketergantungan.

Saat HaiBunda berbincang dengan konselor laktasi, dr. Ameetha Drupadi, menyapih dot jauh lebih berat dari menyapih payudara. Anak bisa ketergantungan hingga anak duduk di bangku sekolah. Hii.. jangan sampai ya, Bun?

"Dot itu bukan solusi, bahaya, anak kalau pakai dot itu malah keterusan, menyapih dot itu lebih berat dari menyapih payudara. Bisa sampai besar anak bisa ketergantungan, fase oral hingga dua tahun, fase anal akan terlewat secara psikologis," kata Ameetha yang berpraktik di Mayapada Hospital Jakarta Selatan.

Kemudian kerugian lainnya adalah masalah kesehatan pada giginya. Kemungkinan terburuknya, rahang bisa maju ke depan. Giginya rusak, apalagi kalau tidur pakai dot, akhirnya kelamaan gigi grepes, menghitam dan ompong.


"Anak pakai dot itu akan sulit disapih apalagi kalau sampai SD, akan ada fase psikologis yang tertinggal," ujarnya.

Lantas, bagaimana solusi terbaiknya? Anak bisa dikenalkan dengan gelas. Mereka bisa minum melalui gelas atau pakai sedotan. Kan ada tuh, Bun, gelas yang berikut dengan sedotannya, kata Ameetha pakai itu lebih baik.

"Orang bayi baru lahir saja lebih baik minum ASI dari gelas kok. Jadi dot bukan solusi yang tepat," tutur Ameetha.

Bila masih menyusui, simak lima posisi alternatif menyusui dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi