menyusui

5 Tips Sukses Menyusui Selama Masa Nifas

Dwi Indah Nurcahyani Senin, 14 Oct 2019 12:40 WIB
5 Tips Sukses Menyusui Selama Masa Nifas
Jakarta - Masa setelah melahirkan, menjadi fase yang berat untuk sebagian Bunda. Pada masa pemulihan, tubuh tidak akan benar-benar bisa istirahat karena ada banyak tugas baru menanti Bunda.

Bunda yang masih berada dalam masa nifas, dituntut untuk tetap prima. Sebab, si kecil yang baru belajar menyusu biasanya memiliki jadwal minum ASI berdekatan. Di antara 2-3 jam sekali.

Ya, aktivitas yang cukup menguras energi tersebut memang tidak mudah dilalui. Masa nifas yang mengeluarkan cukup banyak darah tentu saja membuat tubuh lemas. Jika tak dibarengi dengan istirahat yang cukup dan nutrisi yang bergizi, bisa memicu kelelahan, bahkan berujung depresi.


Untuk itu, pastikan kalau ibu yang masih berada dalam masa nifas mendapatkan dukungan dari orang terdekat. Sangatlah penting menjaga kesehatan mental dan fisik.

"Jika Bunda merasa memerlukan bantuan lebih lanjut, segera mencari bantuan agar tidak menyesal. Jangan pernah merasa bahwa Bunda bisa melakukan semuanya sendiri,"ujar Dr Sayida Peprah, seorang psikolog, dikutip dari laman Laist.

5 Tips Sukses Menyusui Selama Masa NifasMenyusui saat masa nifas/ Foto: iStock

Peprah merekomendasikan agar ada seseorang yang selalu mendampingi, setidaknya selama sebulan untuk membantu merawat si kecil. Tingkat dukungan yang didapatkan seorang ibu secara langsung, memengaruhi keadaan emosional dan kemampuannya untuk mengatasi gelombang dan perubahan emosi pasca persalinan.

Termasuk urusan menyusui, Bunda perlu mendapat dukungan dari orang-orang terdekat seperti pasangan dan juga keluarga besar. Perasaan tenang, bahagia, dan merasa terlindungi akan meningkatkan produksi oksitosin yang membuat ASI lancar.

Melansir Parents, menyusui usai persalinan termasuk ketika menjalani masa nifas memang menjadi tantangan tersendiri. Tetapi, semua hal tersebut akan terlewati dengan baik ketika Bunda senantiasa percaya diri dan berpikiran positif demi kelancaran menyusui. Berikut beberapa tips dari konsultan laktasi Elene Vogel yang bisa Bunda ikuti:

1. Kontak skin to skin

Lakukan kontak kulit sebanyak yang Bunda bisa lakukanlah. Terutama di awal-awal kelahiran bayi. Bunda bisa meletakkan bayi di dada dan di perut tanpa popok. Ketika bayi lebih sering kontak kulit dengan Bunda, maka ia akan terbiasa memberikan isyarat ketika ingin menyusu. Sehingga, akan lebih mudah bayi Bunda untuk membuat mereka tenang.

2. Biarkan bayi menyusu banyak

Seorang bayi yang menyusu sangat sering dalam beberapa hari pertama, akan melakukan aktivitasnya dengan baik. Semakin dia sering menyusu, maka akan membuat produksi ASI makin berlimpah. Menyusui di hari-hari pertama kelahiran bayi akan membantu Bunga menghasilkan lebih banyak ASI di bulan-bulan mendatang.

3. Cobalah mendapatkan pelekatan yang baik

Walaupun beberapa hari pertama akan berisiko mengalami nyeri puting, tetapi pelekatan yang baik akan menciptakan proses menyusui yang nyaman bagi Bunda dan si kecil.

4. Buat bayi tetap terjaga saat menyusui

Bayi seringkali mengantuk dalam beberapa hari pertama. Sangat nyaman bagi mereka untuk menyusu dekat dengan Bunda dan tertidur. Pada intinya, ASI akan memproduksi sesuai dengan permintaan bayi.

Permasalahannya, ketika bayi tertidur saat beberapa kali mengisap, mereka tidak akan melakukan pekerjaannya mengonsumsi kolostrum. Hal itu membuat payudara tidak akan memproduksi ASI. Pada gilirannya, pasokan ASI tidak banyak dan bayi kehilangan banyak berat badan serta menjadi lebih rewel atau mengantuk.

5.Mencari bantuan

Jika Bunda merasa kesulitan dengan permasalahan menyusui, termasuk bayi yang kehilangan 10 persen bobot dari berat lahirnya. Segera konsultasikan ke dokter atau konsultan laktasi sesegera mungkin, untuk mendapatkan penanganan terbaik.

Semoga membantu, Bun!

Bunda, simak nih senam lidah untuk bayi yang alami tongue tie.

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi