sign up SIGN UP search


menyusui

Bunda, Ini Waktu Terbaik untuk Melakukan Teknik Power Pumping

Asri Ediyati Senin, 24 Feb 2020 10:08 WIB
Bunda yang sedang menyusui harus tahu nih, ada waktu yang paling baik untuk melakukan teknik power pumping, lho. Kapan itu? Baca selengkapnya di sini, yuk. caption
Jakarta - Tidak dimungkiri lagi bahwa ibu menyusui juga butuh memompa ASI-nya. Alasannya antara lain untuk pengosongan payudara atau Bunda mungkin tidak dapat memberi makan bayi secara fisik langsung dari payudara karena bekerja. Nah, kali ini HaiBunda membahas tentang waktu terbaik untuk melakukan teknik power pumping.

Sebelumnya, apa itu power pumping? Dilansir Popsugar, teknik power pumping dikembangkan Catherine Watson, seorang konsultan laktasi bersertifikat internasional. Teknik memompa ASI yang satu ini bisa dijadikan solusi untuk mendongkrak produksi ASI.


Jumlah ASI yang dipompa juga sebenarnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, usia bayi, tingkat stres yang dihadapi, seberapa nyaman menggunakan pompa, lamanya waktu menyusui atau memompa terakhir dan tentu saja waktu untuk memompa.


Kapan waktu terbaik untuk teknik power pumping? Spesialis laktasi setuju bahwa pagi adalah waktu terbaik untuk memompa jika Bunda ingin memanfaatkan jumlah susu yang dipompa selama 24 jam. Sesi pompa pertama setelah Bunda beristirahat (bangun tidur) adalah kesempatan terbaik untuk memompa ASI paling banyak.

"Sangat disarankan untuk memompa setidaknya dua kali antara jam 1 dan 6 pagi karena hormon penghasil susu memuncak pada saat itu. Ini akan mengirimkan sinyal ke otak Anda untuk menghasilkan lebih banyak susu dan membantu meningkatkan persediaan ASI," tulis Baby Gaga.

Memompa pertama di pagi hari dan antara jam 1 hingga 6 pagi sangat penting untuk membangun dan menjaga persediaan ASI. Nah, agar teknikĀ power pumping menghasilkan ASI dengan maksimal, Bunda juga dapat melakukan beberapa tips berikut lho, seperti dikutip dari laman Fedisbest.

1. Menghangatkan payudara selama 10 menit sebelum memompa sangat membantu melemaskan otot-otot sebelum aktivitas memompa ASI dilakukan.

2. Membilas pompa ASI dengan air hangat dan memastikan ukuran dalam perangkat pompa ASI sesuai dengan payudara Bunda.

3. Pompalah dengan kekuatan hisap maksimum sesuai dengan kenyamanan Bunda.

4. Oleskan sedikit pelumas sebelum memompa untuk meminimalisasi gesekan dari pemompaan yang dapat menyebabkan puting sakit jika tidak dilakukan dengan benar.

5. Serta pastikan pompa bekerja dengan baik dengan mengujinya dengan pengukur tekanan.


Simak juga cara senam lidah untuk bayi tongue tie:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi