sign up SIGN UP search


menyusui

Mengenal Teknik Power Pumping, Cara Efektif Dapatkan ASI Melimpah

Erni Meilina Rabu, 27 Jan 2021 15:21 WIB
Young mother hands holding full plastic breast pump bottle. Closeup. Preparing milk for baby feeding. Front view. caption

ASI adalah hal yang paling berharga yang dapat Bunda berikan untuk anak Bunda. ASI memiliki kandungan gizi yang bermanfaat untuk tumbuh kembang Si Kecil. Tapi, tak semua Bunda dapat secara langsung memberikan ASI nya kepada Si Kecil. Kebanyakan ini terjadi pada Bunda yang bekerja. Tentunya hal ini yang sering menjadi dilema pada wanita karier yang sudah memiliki anak.

Dengan banyaknya kegiatan yang Bunda lakukan saat bekerja, tidak menutup kemungkinan Bunda akan mengalami kelelahan. Hal ini akan mempengaruhi menurunnya produksi ASI. Jika Bunda perlu menghasilkan lebih banyak ASI, power pumping sering kali merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan suplai ASI Bunda. 

Perlu Bunda ketahui bahwa fakta yang didapat dari American Academy of Pediatrics (AAP), menyusui dapat melindungi bayi dari infeksi saluran pernapasan, infeksi telinga, infeksi saluran kemih, dan bahkan menurunkan risiko obesitas pada masa kanak-kanak. Jadi, meskipun Bunda bekerja ASI tetap harus diberikan kepada Si Kecil.


Power pumping

Dilansir Health Line, power pumping adalah teknik yang dirancang untuk meniru cluster feeding, dan pada gilirannya, mendorong tubuh Bunda untuk mulai memproduksi lebih banyak ASI. Dengan cluster feeding, bayi Bunda yang disusui lebih sering menyusu dari biasanya. Jadi, daripada satu kali menyusu penuh setiap 3 jam, Si Kecil mungkin mendapat dua atau tiga kali menyusu singkat selama beberapa jam setiap hari. Karena Si Kecil menyusu lebih sering, tubuh Bunda merespons permintaan tersebut dengan meningkatkan suplai ASI Bunda secara alami.

Power pumping dapat menghasilkan hasil yang serupa. Idenya adalah untuk memompa lebih sering dalam jangka waktu yang ditentukan setiap hari sehingga tubuh Bunda meningkatkan suplai ASInya secara alami.

Tetapi meskipun power pumping adalah cara terbaik untuk menghasilkan lebih banyak ASI, teknik ini hanya direkomendasikan untuk wanita yang perlu meningkatkan suplai ASInya. Jadi, jika tubuh Bunda memproduksi cukup ASI untuk memenuhi kebutuhan Si Kecil, teknik ini bukan untuk Bunda ya. Pasokan berlebih sebenarnya bisa menjadi masalah. Jadi jika pasokan Bunda bagus, pertahankan.

Baby bottle with breast pump attachement and empty bottle against a wood backgroundPower pumping. (Foto: Getty Images/iStockphoto/yannp)

Cara power pumping

Pada dasarnya, tidak ada aturan tegas terkait dengan jadwal atau durasi power pumping, Bun. Namun, pada umumnya adalah memompa lebih sering selama rentang waktu setiap hari sehingga tubuh Bunda secara alami dapat merespons permintaan ekstra.

Untuk hasil terbaik, Bunda mungkin perlu mencurahkan setidaknya satu jam sehari selama seminggu untuk power pumping, meskipun beberapa Bunda dapat melakukan power pumping hingga 2 jam dalam sehari.

Perlu Bunda ingat bahwa penting untuk beristirahat selama sesi power pumping untuk menghindari nyeri pada puting atau payudara. Bunda bisa mencoba mengikuti jadwal power pumping seperti pompa 20 menit, istirahat 10 menit, pompa 10 menit, istirahat 10 menit, dan pompa 10 menit. Bunda dapat mengulangi jadwal ini satu atau dua kali sehari. Atau alternatif lainnya adalah pompa 5 menit, istirahat 5 menit, pompa 5 menit, istirahat 5 menit,  dan pompa 5 menit. Bunda dapat mengulangi jadwal ini sampai 5 atau 6 kali sehari.

Lamanya waktu yang Bunda perlukan untuk melakukan power pumping tergantung pada tubuh Bunda. Jadi, sementara beberapa Bunda mungkin memperoleh hasil yang bagus dengan sesi 1 jam setelah beberapa hari, Bunda lain mungkin perlu melakukan pumping selama 2 jam sehari selama seminggu untuk melihat peningkatan pasokan.

Meskipun Bunda dapat menggunakan pompa manual atau pompa listrik, pompa listrik mungkin bekerja lebih baik mengingat frekuensi pemompaannya. Dengan pompa manual, ada kemungkinan tangan Bunda lelah sebelum Bunda dapat menyelesaikan sesi latihan.

Bunda juga dapat mencoba pompa ganda, yaitu menggunakan kedua payudara selama setiap sesi. Sebagai alternatif, Bunda mungkin ingin menyusui Si Kecil dengan satu payudara sambil memompa payudara lainnya.

Tips sukses power pumping

Melansir dari Verry Well Family, Bunda dapat mengikuti saran berikut untuk meningkatkan pengalaman power pumping Bunda:

• Lanjutkan sepanjang jam.
• Minum banyak air.
• Makan satu atau dua camilan ekstra untuk mendorong produksi ASI ekstra.
• Jika menggunakan pompa tangan, cukup ganti sisi daripada istirahat. Targetkan untuk memompa empat kali di setiap sisi, selama 12 menit, diikuti dengan sesi 8 menit.
• Jika Bunda membawa bayi, pilihan lain adalah menyusui di satu sisi, sambil memompa di sisi lain.
• Bersantailah sebanyak mungkin karena tingkat stres yang lebih rendah mendorong kekecewaan,
• Tetap memompa bahkan jika tidak ada yang keluar karena tindakan pemompaan yang berkelanjutan akan mengaktifkan produksi ASI tambahan untuk pemerasan di masa mendatang.

Power pumping bekerja untuk banyak Bunda, tetapi tidak semua ya. Sangat mudah untuk berkecil hati jika Bunda tidak dengan mudah menghasilkan persediaan ASI yang memadai. Namun Bunda bisa meminta pertolongan ahli.

Bunda simak juga cara memerah ASI dengan tangan dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner nama anak AsmirandahFoto: HaiBunda
(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi