Sign Up search


menyusui

Hati-hati! Bayi yang Mudah Tertidur Ketika Disusui Rentan Kekurangan ASI

Annisa Karnesyia Kamis, 27 Feb 2020 15:42 WIB
Hati-hati! Bayi yang Mudah Tertidur Ketika Disusui Rentan Kekurangan ASI caption
Jakarta - Menyusui bayi yang baru lahir memang enggak mudah, Bunda. Salah satu tantangan yang sering muncul adalah bayi tertidur saat menyusu. Si kecil juga sering begitu?

Bayi baru lahir memang mudah tertidur di beberapa bulan pertama setelah lahir. Bahkan saat menyusu, mereka bisa tiba-tiba terlelap. Mengutip Times of India, bayi baru lahir cenderung tidur selama 14 sampai 18 jam sehari dan itu cukup normal.


Setiap anak berbeda dan mungkin butuh untuk menyesuaikan dengan lingkungan baru. Bayi yang tertidur saat menyusui bisa saja disebabkan pola tidur yang baru diadaptasinya, Bun.


Menurut konsultan laktasi Beth McMillan, bayi tertidur saat menyusu memang wajar terjadi. Namun, ada kalanya harus mendapat perhatian khusus.

"Ada saatnya itu baik-baik saja, tapi bisa saja menjadi masalah," kata McMillan, dilansir Today's Parents.

"Bayi menyusu secara efektif pada awalnya, namun terkadang akan tertidur sambil menyusu meskipun mereka belum mendapatkan banyak ASI," sambungnya.

Bayi-bayi ini mungkin tertidur setelah menyusui dalam waktu singkat karena mereka mudah lelah, atau berhenti karena frustrasi tidak mendapatkan cukup ASI yang diinginkan. Orang tua sering diberi tahu, ketika bayi tertidur saat menyusu, itu berarti si kecil kenyang. Padahal, itu belum tentu benar.

"Pada kenyataannya, bayi mungkin tidak bertambah berat badannya karena kurangnya pasokan ASI," ujar McMillan.

Ilustrasi ibu menyusuiIlustrasi ibu menyusui/ Foto: iStock

Kata McMillan, banyak ibu tidak tahu ini bisa menjadi sebuah masalah. Satu bayi bisa menyusu selama lima menit dan kenyang, sementara yang lain bisa menyusu selama 20 menit dan tertidur, tapi tidak mendapatkan cukup ASI.

Jika bayi tertidur saat menyusu, berikut tanda-tanda bayi tersebut cukup mendapatkan ASI:

1. Bayi menyusu dengan mata terbuka dan ekspresi fokus.

2. Setelah menyusu singkat, bayi terlihat beberapa kali menelan, atau setiap kali mengisap puting ibu.

3. Payudara terasa lebih lembut dan terasa sedikit pada akhir menyusui.

4. Jika bayi tertidur cukup ASI, tangannya akan terbuka dan rileks. Sebaliknya, jika tangan mengepal dan wajahnya tampak tegang, bayi mungkin masih lapar.

Pakar laktasi Nancy Mohrbacher, IBCLC, FILCA mengatakan, jika bayi tertidur dan dirasa belum cukup mendapatkan ASI, ibu bisa membangunkannya. Salah satu caranya dengan kontak langsung.


"Beberapa ibu menggelitik, membelai kaki bayi mereka, atau mengguncang lengan dan kaki untuk membuat bayi tetap terjaga dan mengisap dengan benar," kata Mohrbacher, melansir dari The Bump.

Beberapa ahli merekomendasikan strategi yang disebut 'beralih merawat'. Artinya, ketika bayi mulai mengantuk, lepaskan dia dari payudara, lalu rangsang dengan membuatnya berdiri dan mengajak berbicara.

Setelah itu susui dengan payudara yang lain. Ulangi cara ini sampai setidaknya 10 sampai 15 menit sekali menyusui.

Bunda, simak juga perlengkapan wajib bagi ibu menyusui, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi