menyusui

5 Prinsip Menyusui Bayi Baru Lahir, Ibu Baru Mesti Tahu

Radian Nyi Sukmasari Jumat, 25 Oct 2019 13:02 WIB
5 Prinsip Menyusui Bayi Baru Lahir, Ibu Baru Mesti Tahu
Jakarta - Setelah si kecil lahir, biasanya masih ada pertanyaan di benak bunda, terlebih ibu baru. Salah satunya waktu menyusui bayi baru lahir dan bagaimana cara tepat menyusui bayi baru lahir.

Dikutip dari What To Expect, ada tiga tahap produksi ASI Bunda setelah melahirkan. Tahap tersebut adalah kolostrum, ASI transisi, dan mature milk. Kolostrum keluar sesaat setelah ibu melahirkan. Jumlahnya sedikit dan berwarna kekuningan.

Kolostrum berisi vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh guna melawan infeksi bakteri dan virus. Kolostrum juga baik untuk menstimulasi gerakan usus pertama bayi dan mengurangi risiko bayi kuning.


Sedangkan, ASI transisi mengandung imunoglobulin dan protein yang lebih rendah dari kolostrum, tetapi mengandung lebih banyak laktosa, lemak, dan kalori. Lalu, mature milk yang keluar di antara hari ke-10 sampai dua minggu setelah melahirkan. Meski warnanya mirip susu skin, mature milk kaya akan lemak dan nutrisi lain yang diperlukan untuk tumbuh kembang bayi.

Nah, bagi ibu baru, ada 5 panduan untuk menyusui bayi baru lahir, seperti dikutip dari Kids Health.

1. Frekuensi menyusui

"Bayi baru lahir umumnya akan menyusu 8 - 12 kali sehari di bulan pertama kelahirannya. Makin sering bayi menyusu, makin banyak produksi ASI ibu. Di usia 1 - 2 bulan, bayi akan menyusu 7 - 9 kali atau lebih per hari," kata dokter spesialis anak Elana Pearl Ben-Joseph, MD.

2. Kapan bayi harus disusui

Kata Elana, bayi perlu disusui setiap dia lapar. Beberapa tanda bayi lapar adalah gelisah, mengisap tangan, bibir mengecap, menjulurkan lidah, menoleh ke kiri dan kanan, sampai menangis. Tapi, belum tentu bayi yang menangis lapar ya, Bun. Perlu Bunda cek kembali.

k5 Prinsip Menyusui Bayi Baru Lahir, Ibu Baru Mesti Tahu/ Foto: iStock
3. Lama waktu bayi menyusu

Elana bilang, rata-rata bayi baru lahir perlu waktu menyusu selama sekitar 20 menit. Sebab, dia sedang dalam proses belajar. Tapi, makin besar biasanya anak butuh waktu 5 - 10 menit waktu untuk menyusu. Waktu ini juga tergantung produksi ASI, lancar tidaknya ASI, posisi menyusui, juga pelekatan.

4. Seberapa sering harus sendawakan bayi?

Elana menyarankan sebisa mungkin sendawakan bayi setelah menyusu. Dengan begini, perut bayi enggak akan begah, Bun. Meskipun, sendawa atau tidaknya bayi setelah menyusu tergantung juga dari makanan yang Bunda asup.

5. Apa tandanya bayi sudah kenyang?

"Ada ciri-ciri bayi kenyang setelah menyusu. Antara lain terlihat puas setelah menyusu, ganti diaper 4 - 6 kalo sehari, memiliki pergerakan usus yang normal, dan mudah tidur," papar Elana.

Simak juga cara tepat menyendawakan bayi di video berikut.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi