HaiBunda

MENYUSUI

Tak Perlu Diet, Ini Jumlah Kalori yang Terbakar Saat Menyusui

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Minggu, 03 May 2020 10:30 WIB
Tak Perlu Diet, Ini Jumlah Kalori yang Terbakar Saat Menyusui/ Foto: iStock
Jakarta - Seperti Bunda ketahui, ada banyak manfaat menyusui bagi ibu dan juga bayi. Salah satunya bisa menurunkan berat badan ibu secara alami, lho. Hal ini karena menyusui dapat membakar kalori dalam tubuh ibu. Lalu, kira-kira berapa jumlah kalori yang terbakar ya?

Menurut penjelasan American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), setiap harinya kalori yang terbakar saat memproduksi ASI adalah sekitar 450 hingga 500 kalori. Angka tersebut bisa jadi lebih tinggi jika menyusui secara eksklusif, yakni 8 hingga 12 kali sehari, dan tidak menggabungkan pemberian ASI dengan susu formula.


Jika membuat persediaan ASI berlimpah dengan rutin melakukan pompa ASI, Bunda juga akan membakar lebih banyak kalori. Selain itu, kalori dalam tubuh Bunda juga lebih banyak terbakar ketika menyusui anak yang lebih muda. Sementara saat menyusui anak lebih tua, kalori yang terbakar jadi lebih sedikit. Ini karena bayi yang lebih besar sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI). Demikian dilansir Very Well Family.


Di samping itu, Bunda tentunya perlu asupan kalori juga ketika menyusui. Nah, secara umum, jika kita tidak hamil atau menyusui, tubuh membutuhkan antara 1800 hingga 2000 kalori setiap hari. Tapi angka ini tergantung pada tinggi badan, berat badan, dan tingkat aktivitas.

Ketika hamil, dokter merekomendasikan tambahan 300 kalori sehari. Kemudian, setelah anak lahir, dan Bunda mulai menyusui, maka perlu menambahkan sedikit lebih banyak kalori, karena memproduksi ASI membutuhkan energi ekstra.

Tak Perlu Diet, Ini Jumlah Kalori yang Terbakar Saat Menyusui/ Foto: Getty Images/iStockphoto/tatyana_tomsickova

Jika Bunda menyusui satu anak, Bunda harus mengonsumsi sekitar 2.200 hingga 2.500 kalori setiap hari. Saat menyusui bayi baru lahir 8 hingga 12 kali sehari, tubuh akan membutuhkan kalori ekstra tersebut. Kemudian, ketika anak sudah lebih besar dan mulai MPASI serta menyusui lebih jarang, Bunda tidak perlu makan terlalu banyak.

Namun yang perlu diingat, kebanyakan ahli tidak menganjurkan diet saat menyusui ya, Bun. Ini karena tubuh membutuhkan bahan bakar ekstra untuk membuat ASI, yakni sekitar 500 atau lebih kalori tambahan sehari, demikian kata Mary Jane Detroyer, MS, RD, CDN, ahli gizi yang berbasis di New York City.

"Kami sangat merekomendasikan agar para ibu tidak melakukan diet ketat khusus, karena tidak ada yang lebih rendah dari 1.500 kalori sehari, yang membuat produksi susu tidak akan kuat," tambah Shannon Davids, MD, seorang OB-GYN di Thomas Jefferson University Hospital di Philadelphia, dikutip dari The Bump.

Secara umum, kata Davids, mengonsumsi 1.800 hingga 2.200 kalori sehari sudah optimal untuk nutrisi, pemulihan, dan menyusui secara keseluruhan. Dan sebaiknya jangan sampai asupan kalori lebih rendah daripada angka tersebut.


Simak juga yuk, tips memperbanyak ASI dalam video ini:

(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Orang IQ Tinggi yang Terlihat dari Cara Menyelesaikan Masalah

Mom's Life Tim HaiBunda

Intip Keindahan Lovenest, Rumah Pevita Pearce yang Serba Aesthetic dan Homey

Mom's Life Annisa Karnesyia

Fanny Ghassani Umumkan Kehamilan usai 9 Tahun Menanti Momongan, Sempat Ungkap Promil Lewat IVF

Kehamilan Annisa Karnesyia

15 Contoh Soal Bentuk Akar dan Pembahasannya dalam Matematika

Parenting Asri Ediyati

Kisah Cinta Eks Supermodel Korea yang Dinikahi Petinggi Samsung, Terpaut Usia 25 Tahun

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Intip Keindahan Lovenest, Rumah Pevita Pearce yang Serba Aesthetic dan Homey

15 Contoh Soal Bentuk Akar dan Pembahasannya dalam Matematika

Ciri Orang IQ Tinggi yang Terlihat dari Cara Menyelesaikan Masalah

Fanny Ghassani Umumkan Kehamilan usai 9 Tahun Menanti Momongan, Sempat Ungkap Promil Lewat IVF

Kisah Cinta Eks Supermodel Korea yang Dinikahi Petinggi Samsung, Terpaut Usia 25 Tahun

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK