sign up SIGN UP search


menyusui

3 Tips Menyusui agar Berat Badan Bayi Cepat Naik

Yuni Ayu Amida Rabu, 11 Dec 2019 11:39 WIB
Bunda ingin berat badan bayi cepat naik? Begini tips menyusui yang tepat. caption
Jakarta - Sebagian orang tua ada yang mendapati berat badan bayinya tidak cepat naik, padahal ia sudah memberikanair susu ibu (ASI). Kira-kira kenapa bisa demikian, Bunda? Simak penjelasan ahli ini ya.

Menurut dr.Jennifer Shu, M.D., seorang pediatri di Atlanta, Amerika Serikat (AS), salah satu penyebab kenapa berat badan bayi tidak cepat naik adalah dia tidak sering menyusu. Bayi baru lahir perlu makan setiap dua setengah jam, atau kira-kira 8 sampai 12 kali dalam periode 24 jam.


Lebih lanjut, saat si kecil tidak sering menyusu, tubuh ibu tidak akan terangsang untuk meningkatkan persediaan ASI. Yang artinya bayi mungkin tidak mendapatkan nutrisi yang cukup karena ASI ibu kurang, dan membuatnya merasa lelah untuk makan. Di samping itu, bayi juga biasanya sering tidur, bahkan saat mulutnya menempel di payudara.


"Beberapa bayi, benar-benar sering mengantuk, seperti mereka belum bangun setelah dilahirkan," kata Shu, dilansir Parents.

Kata Shu, daripada membiarkannya tertidur di payudara, gosok kakinya untuk membangunkan, sehinga dia terus mengisap. Jika tidak berhasil, lepaskan dia dari payudara untuk membangunkannya, lalu lekatkan kembali. Nah, agar berat bayi cepat naik dengan menyusu, berikut ini tips yang bisa dilakukan, dikutip dari Lactation Link.

3 Tips Menyusui agar Berat Badan Bayi Cepat Naik3 Tips Menyusui agar Berat Badan Bayi Cepat Naik /Foto: iStock


1. Gunakan bantuan tangan saat mulai menyusui

Memerah ASI dengan tangan dapat membantu dalam hal pengosongan payudara secara efisien. Memerah payudara dapat dilakukan ketika bayi sedang mengunci di payudara, karena ini membantu mengeluarkan ASI secara ekstra.

2. Biarkan bayi kembali ke payudara yang sama

Ketika bayi melepaskan diri dari payudara dan keluar untuk istirahat, daripada berganti sisi, pertimbangkan untuk kembali ke payudara yang sama. Ini akan meningkatkan kemungkinan bayi mengakses ke ASI di bagian belakang sel, yang bertekstur lebih kental dan dapat mengenyangkan. ASI ini disebut hindmilk, yang keluar saat sesi menyusui hampir berakhir, atau mendekati ASI di payudara kering.

3. Sering memberikan ASI

Jangan khawatir kalau sering menyusui. Selama bayi melakukan pelekatan dengan baik dan ASI pun masuk dengan baik, tidak masalah. Bunda perlu tahu, bayi dilahirkan dengan keinginan kuat untuk menyusu. Ketika kita sering menyusui, ASI cenderung akan mengandung lebih banyak lemak. Dengan begitu, lebih sering menyusu akan membuat berat badan bayi cepat naik.


Simak juga intimate interview dengan Eriska Rein ini,

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi