MENYUSUI
7 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami
Siti Hafadzoh | HaiBunda
Minggu, 17 May 2020 09:40 WIBBerbagai kendala mungkin dialami oleh ibu baru. Salah satunya adalah produksi ASI sedikit. Bagaimana cara mengatasinya?
Sebenarnya, tubuh ibu sudah mulai memproduksi ASI ketika usia kehamilan 16 minggu. Jadi, saat bayi lahir, tubuh Bunda sudah siap memproduksi ASI.
Baca Juga : 5 Tips Menyusui yang Tepat Setelah Melahirkan |
"Saat bayi lahir, plasenta sudah tidak ada. Alhasil, hormon progesteron dan estrogen menurun, sedangkan hormon prolaktin meningkat dan memberi sinyal pada otak untuk memproduksi ASI," kata perawat anak bersertifikat, Donna Murray, RN, BSN, dikutip dari Very Well Family.
Nah, ada beberapa cara alami untuk memperbanyak ASI, Bun. Dilansir Parents, ini 7 cara alami memperbanyak ASI.
1. Konsumsi makanan sehat anti-inflamasi
Makanan anti-inflamasi berupa buah-buahan, sayuran, dan gandum utuh. Selain itu, konsumsi juga makanan yang kaya omega 3 seperti salmon dan protein nabati. Targetkan sekitar 2.500 kalori per hari.
2. Minum banyak air
Tubuh Bunda tidak akan memproduksi banyak ASI kalau mengalami dehidrasi. Bunda membutuhkan lebih banyak asupan air, bahkan lebih dari 8 gelas per hari.
3. Tidur kapan pun bisa
Tidur nyenyak di malam hari sesering mungkin. Di siang hari, Bunda bisa istirahat dan tidur siang ketika bayi tidur juga.
4. Hilangkan stres
Cobalah cari cara untuk mengurangi stres. Bunda bisa melakukan latihan pernapasan untuk mengurangi stres.
5. Minta bantuan
Mintalah bantuan dari pasangan, keluarga, atau teman untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Sehingga, Bunda bisa lebih fokus mengurus bayi dan beristirahat.
6. Sering menyusui
Semakin sering dan lama bayi menyusu, semakin banyak ASI yang dihasilkan. Selain itu, posisi menyusui juga bisa memberikan hasil maksimal dari menyusui.
Baca Juga : 8 Cara Alami Meningkatkan Produksi ASI |
7. ASI booster
Bunda bisa mencari ASI booster alami. Salah satunya adalah semangkuk oatmeal sehari yang dipercaya bisa menambah produksi ASI.
Semoga bermanfaat, Bunda.
Lihat juga cerita drama ASI yang dialami Eriska Rein berikut ini.
(sih/rap)