sign up SIGN UP search


menyusui

10 ASI Booster Terbaik Bagi Bunda, Salah Satunya Makan Enak Nih

Nanie Wardhani Jumat, 19 Nov 2021 15:21 WIB
Ilustrasi ibu menyusui atau menggendong bayi caption

Stress dan khawatir ASI tidak keluar pada periode awal kehamilan adalah hal yang sangat wajar. Biasanya Bunda sudah mulai memikirkan apa saja yang harus dimakan atau disiapkan untuk menjadi ASI booster agar kebutuhan Si Kecil tidak terganggu. 

Biasanya, ada banyak sekali jenis sayuran, suplemen, rempah, dan makanan lainnya yang dianggap mampu menjadi ASI booster dan membantu meningkatkan suplai produksi ASI Bunda. Namun tahukah Bunda ASI booster terbaik bagi Bunda sebenarnya apa saja?

Yuk simak beberapa ASI booster terbaik yang dilansir dari Web MD berikut ini.


1. Jangan berpikir berlebihan

Salah satu ASI booster terbaik adalah dengan tidak memikirkan ASI itu sendiri, Bunda. Banyak Bunda baru berpikir bahwa mereka memiliki persediaan ASI yang rendah padahal sebenarnya tidak ada yang salah.

Selama bayi Bunda aktif, teratur menyusui dan mengompol, persediaan ASI Bunda kemungkinan baik-baik saja. Ingat, dibutuhkan beberapa hari setelah melahirkan agar ASI keluar. Sementara itu, bayi Bunda akan mendapat kolostrum, yang merupakan ASI tahap pertama yang kental dan kaya akan nutrisi.

2. Usahakan istirahat

Istirahat yang cukup juga merupakan ASI booster terbaik bagi Bunda menyusui. Sebab, kurang tidur sangat mengganggu produksi ASI Bunda. Jika Bunda bisa luangkan waktu untuk istirahat.

Kurangi komitmen di luar, dan habiskan beberapa hari untuk melakukan sesedikit mungkin selain bersantai dengan bayi, beristirahat, makan, dan menyusui.

3. Berusaha kurangi stres

Meskipun stres mungkin tidak membatasi produksi ASI, namun ia dapat menghambat refleks let-down Bunda. Untuk Bunda ketahui, ini adalah refleks yang melepaskan susu ke saluran susu di payudara Bunda.

Jika refleks let-down terhambat maka akan mempersulit Si Kecil mendapatkan apa yang mereka butuhkan. Jangan sungkan meminta pasangan, keluarga, atau teman, jika Bunda butuh bantuan.

4. Dapatkan dukungan dari lingkungan terdekat

Jika memungkinkan Bunda berdiskusi dengan Bunda baru lainnya yang sedang menyusui. Tanyakan apa yang menjadi ASI booster mereka. Jika Bunda merasa rentan saat Bunda mendapatkan suplai ASI, hindari orang-orang yang kritis atau tidak mendukung menyusui Bunda atau yang mempersulit Bunda untuk menyusui.

5. Minum banyak air

Jika Bunda mengalami dehidrasi, Bunda akan menghasilkan lebih sedikit ASI. Bawalah sebotol air, dan simpan botol di tempat Bunda biasanya menyusui. Selain itu, cobalah makan makanan yang secara alami kaya akan air, seperti buah-buahan dan sayuran.

6. Bantuan herbal

Tumbuhan tertentu dianggap oleh beberapa orang memiliki efek penambah ASI bagi banyak wanita. Salah satunya adalah fenugreek, biji yang sering digunakan dalam masakan. Meski demikian, hindari mengonsumsi fenugreek selama kehamilan, karena dapat menyebabkan kontraksi rahim. Konsultasi dengan dokter dahulu sebelum menggunakan suplemen herbal apa pun ya.

7. Makanan dan ASI

Bunda tidak perlu makan makanan tertentu untuk bisa memproduksi lebih banyak ASI. Tapi makanan yang sangat Bunda sukai dan membuat Bunda merasa nyaman dan bahagia saat memakannya justru merupakan ASI booster terbaik bagi Bunda.

Selain itu, jalani pola makan seimbang meliputi berbagai sayuran, buah-buahan, biji-bijian, protein, dan sedikit lemak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih, bawang bombai, dan mint membuat ASI terasa berbeda, sehingga bayi Bunda dapat menyusu lebih banyak, dan akhirnya memicu payudara Bunda menghasilkan lebih banyak ASI. Jika Si Kecil tampak kembung setelah Bunda makan brokoli, kubis, atau kacang-kacangan, hindari makanan tersebut ya Bunda.

8. Pijat payudara bunda

Pijat payudara dapat membantu meningkatkan volume dan kandungan lemak ASI Bunda. Ketika Si Kecil menyusui dengan nyaman, pijat payudara Bunda di dekat dada dan kemudian sedikit lebih jauh ke arah puting susu. Kemudian tunggu bayi Bunda menelan beberapa kali. Setelah itu pijat area lain dari payudara yang sama, dan tunggu Si Kecil lebih banyak menelan. Ulangi lagi jika dibutuhkan.

9. Perhatikan obat-obatan Bunda

Beberapa obat dapat memengaruhi ASI. Obat-obatan yang dapat mengurangi suplai ASI termasuk antihistamin dan dekongestan, diuretik, kontrasepsi hormonal yang mengandung estrogen, dan beberapa obat penurun berat badan. Konsultasi dengan dokter untuk alternatif obat lainnya saat sedang menyusui.

10. Bertemu dengan ahli

Jika Bunda kesulitan memahami bagaimana cara menyusui, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter atau ahli laktasi. Bunda juga bisa mempertimbangkan untuk menyewa doula pascamelahirkan atau konsultan laktasi untuk memberi Bunda nasihat tentang hal-hal seperti menyusui dan perawatan terbaik untuk Bunda. 

Demikian berbagai hal yang merupakan ASI booster terbaik bagi Bunda. Yang terpenting adalah Bunda harus merasa bahagia. Sebab semakin Bunda bahagia, semakin lancar ASI nya, percaya deh, Bunda. Selamat meng-ASI-hi, Bunda. 

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!