HaiBunda

MENYUSUI

Tips Mengatasi Milk Blister, Jerawat Putih di Payudara Ibu Menyusui

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 26 May 2020 12:49 WIB
Tips Mengatasi Milk Blister, Jerawat Putih di Payudara Ibu Menyusui/ Foto: Getty Images/iStockphoto/NoSystem images
Jakarta -

Bunda pernah mengalami ASI tak lancar atau seperti tersumbat di payudara? Bisa jadi itu disebabkan oleh milk blister.

Perlu Bunda ketahui, milk blister atau dikenal dengan jerawat puting ini sering dialami ibu menyusui. Bentuk milk blister seperti bintik kecil putih atau kuning di puting atau pori-pori puting.

"Kondisi ini mungkin tak mengganggu sama sekali, atau justru menyebabkan sakit yang luar biasa selama menyusui," kata perawat anak bersertifikat Donna Murray, RN, BSN, dikutip dari Very Well Family.


Penting bagi ibu untuk sering menyusui bayinya untuk menjaga persediaan ASI. Ini juga dapat membantu menghilangkan milk blister dan mencegah saluran tersumbat, pembengkakan payudara, dan mastitis.

"Jika sakitnya dapat ditanggung, teruslah menyusui lebih sering," ujar Murray.

Sedangkan menurut perawat Rachel Nall, RN, MSN, CRNA, milk blister biasanya disebabkan karena bayi salah menyusu. Berikut beberapa penyebab lainnya:

- Masalah mengisap pada bayi
- Kelebihan pasokan ASI
- Tekanan berlebih pada area payudara tertentu
- Thrush karena jamur
- Payudara lecet yang bisa menyumbat saluran ASI

Ilustrasi ibu menyusui/ Foto: iStock

Perawatan milk blister

Sering menyusui bisa mengurangi kondisi milk blister, Bunda. Selain itu, bisa juga melakukan kompres hangat dan lembab di atas puting selama dua hingga tiga menit sebelum menyusui. Suhu hangat bisa 'membuka' saluran yang mungkin tersumbat.

"Tempatkan bayi Anda di payudara setelah dikompres. Bayi yang menyusui bisa membantu melepaskan sumbatan," kata Nall, dilansir Healthline.

Cara lainnya adalah menjaga puting tetap lembab karena bisa mengurangi sakit dan rasa tidak nyaman, saat sedang mengalami milk blister. Beberapa cara ini termasuk:

1. Meletakkan kapas yang sudah diberikan minyak zaitun dan diletakkan di atas puting saat mengenakan bra.

2. Mengoleskan cuka ke breast pad yang diletakkan di atas puting.

3. Basahi payudara dalam larutan 2 sendok teh garam jenis Epsom dengan satu gelas air, lakukan empat kali sehari.

Jika kondisi ini tidak hilang dengan perawatan di rumah, maka Bunda disarankan langsung ke dokter. Dokter biasanya akan menggunakan teknik membersihkan dan menggunakan jarum steril untuk mengurangi risiko infeksi.

Bunda, simak juga tips mengatasi lecet pada payudara saat menyusui, di video berikut:

(ank/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK