sign up SIGN UP search


menyusui

6 Tips Merawat Puting untuk Ibu Menyusui, Jangan Dianggap Sepele Bunda

Yuni Ayu Amida Jumat, 29 May 2020 17:10 WIB
Young beautiful woman is breastfeeding a little baby in a cozy room. On the table there is a white Cup and a green plant. On the wall hang a white empty picture frames. No images of nudity caption
Jakarta -

Menyusui merupakan salah satu momen terpenting bagi seorang ibu dan bayi. Hanya saja, kadang menyusui menjadi hal yang sulit, khususnya bagi para ibu baru, salah satunya karena mengalami puting lecet.

Diungkapkan konselor laktasi dari Sentra Laktasi Indonesia (Selasi), dr.Hikmah Kurniasari MKM, CIMI, puting payudara lecet umumnya disebabkan karena pelekatan yang kurang tepat. Sehingga, jika ibu menyusui mengalami puting lecet, yang pertama kali harus diperbaiki adalah pelekatannya.

"Kemudian pada payudara atau putingnya sendiri, olesi dengan ASI-nya karena kan itu mengandung anti-infeksi," tutur Hikmah, dikutip detikcom.


Sementara itu, jika puting lecet diobati dengan obat berbentuk losion, akan lebih rumit, Bunda. Karena nantinya sebelum menyusui si kecil, ibu harus membersihkan putingnya. Tak hanya itu, khawatirnya ada risiko hipersensitivitas pada puting.

Lebih lanjut, kata Hikmah saat puting lecet, ibu bisa tetap menyusui. Asal, pelekatan menyusui diperbaiki. Sehingga, bayi bisa mengisap dengan benar dan lecet pun bisa cepat sembuh.

Young adult Caucasian woman is sitting on sofa at home in living room. She is breastfeeding her six month old baby daughter. Mother is smiling lovingly at baby while nursing her.Young adult Caucasian woman is sitting on sofa at home in living room. She is breastfeeding her six month old baby daughter. Mother is smiling lovingly at baby while nursing her./ Foto: iStock

Nah, jika Bunda ingin merawat puting agar tidak mengalami lecet saat akan menyusui, Bunda bisa lho coba tips berikut ini, seperti dilansir Medela.

1. Cuci payudara hanya dengan air saat mandi. Benjolan kecil (kelenjar Montgomery) pada areola menghasilkan minyak yang melembabkan dan melindungi puting. Sementara itu, sabun mandi bisa menghilangkan minyak alami ini, menyebabkan kekeringan dan iritasi.

2. Keringkan puting atau usap dengan lembut menggunakan handuk. Tidak disarankan untuk menggosok puting terlalu keras.

3. Tidak perlu membersihkan payudara atau puting sebelum menyusui. Faktanya, bakteri dari permukaan payudara dapat membantu mengembangkan mikrobioma usus bayi.

4. ASI segar dapat membantu menyembuhkan puting yang lecet. Jadi cobalah memijat puting dengan beberapa tetes ASI sebelum dan sesudah menyusui.

5. Ganti bantalan menyusui secara teratur. Jangan digunakan apalagi sudah dalam kondisi lembab. Ini untuk mengurangi risiko infeksi bakteri atau jamur.

6. Hindari meningkatkan jarak antara menyusui dan mengistirahatkan puting. Bayi butuh makan kapanpun mereka ingin untuk tetap sehat dan tubuh. Ingatlah, semakin sering bayi menyusui, maka stok ASI Bunda juga akan semakin baik. Dengan terus menyusui pula, puting nantinya akan terbiasa.

Simak juga tips aman cegah kehamilan untuk ibu menyusui dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(yun)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi