HaiBunda

MENYUSUI

Tak Melulu karena Stres, 5 Hal Ini Juga Bikin Produksi ASI Bunda Turun

Kinan   |   HaiBunda

Minggu, 14 Jun 2020 08:01 WIB
Tak Melulu karena Stres, 5 Hal Ini Juga Bikin Produksi ASI Bunda Turun/ Foto: iStock
Jakarta -

Menjaga kestabilan produksi air susu ibu (ASI) sangat penting bagi ibu menyusui. Saat produksi ASI terus turun, Bunda pun perlu tahu apa yang menjadi penyebabnya.

Dengan begitu, perbaikan kondisi demi meningkatkan kembali produksi ASI pun bisa dilakukan.

Menurut konsultan laktasi Diana West, IBCLC menemukan faktor penyebab akan memudahkan ditemukannya perubahan teknik menyusui yang tepat, terutama demi meningkatkan produksi ASI secara signifikan.


Berikut adalah beberapa alasan paling umum untuk penurunan produksi ASI, seperti dikutip dari Today's Parent:

1. Masalah hormonal atau endokrin

Jika Bunda memiliki riwayat sindrom ovarium polikistik atau PCOS, tiroid rendah atau tinggi, diabetes, hipertensi atau masalah hormonal lainnya, hal ini dapat berkontribusi terhadap rendahnya produksi ASI.

Ini karena pada dasarnya produksi ASI sangat dipengaruhi oleh sinyal hormon yang dikirim ke payudara. Segera cek ke dokter untuk menemukan terapi yang sesuai dengan kondisi kesehatan Bunda.

2. Penggunaan kontrasepsi hormonal

Banyak ibu menyusui yang minum pil KB dan produksi ASI-nya tidak terpengaruh, tapi ada juga yang sebaliknya. Kontrasepsi yang berbentuk hormonal ada kemungkinan dapat menyebabkan penurunan signifikan dalam produksi ASI. Jika Bunda mengalaminya, cobalah untuk konsultasi ke dokter.

Ilustrasi ibu menyusui. (Foto: Getty Images/iStockphoto/tatyana_tomsickova)

3. Minum obat atau jamu tertentu

Pseudoephredine (bahan aktif dalam beberapa obat flu), methergine, bromocriptine atau herbal seperti daun sage dalam jumlah besar, diyakini dapat memengaruhi suplai ASI. Oleh sebab itu, saat flu sebaiknya Bunda tak sembarangan minum obat tanpa resep dokter, ya.

4. Masalah anatomi pada bayi

Adanya masalah anatomi seperti misalnya lip tie atau tongue tie dapat menghambat kelancaran pengeluaran ASI. Akibatnya, produksi ASI lama-kelamaan juga menurun. Untuk memastikan lebih lanjut apakah si kecil memiliki masalah ini, lakukan pemeriksaan ke dokter anak atau konselor laktasi.

5. Penyakit kuning saat lahir

Jaundice atau penyakit kuning yang merupakan suatu kondisi umum pada bayi baru lahir, juga dapat membuat bayi lebih mudah mengantuk daripada biasanya. Frekuensi menyusunya pun kemungkinan akan berkurang, jika didiamkan hal ini bisa pula memengaruhi produksi ASI.

Demikian beberapa hal yang bisa membuat produksi ASI menurun. Untuk menemukan secara pasti apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya yang tepat, lakukan pemeriksaan segera ya, Bunda.

Simak juga tips meningkatkan produksi ASI dalam video berikut:



(som/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Tanda Orang Cerdas Dilihat dari Caranya Menggunakan Handphone

Mom's Life Amira Salsabila

Kisah Shoko Kawata Jadi Wali Kota Jepang Pertama Ambil Cuti Melahirkan, Tuai Pro-Kontra

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Deretan Pekerjaan di Indonesia dengan Gaji Minimal Rp100 Juta

Mom's Life Tim HaiBunda

Jadwal Hari Pertama Masuk Sekolah Wilayah DKI Jakarta hingga Jawa Timur

Parenting Novita Rizki

Alice Norin Temukan Chat Ayah asal Norwegia untuk Erling Haaland yang Curi Perhatian di Piala Dunia

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Hukum Istri Mengambil Uang Suami yang Pelit Tanpa Izin

Kisah Aktor Xu Pen, Dahulu Jadi CEO di Drama China Kini Jualan Sayur Gara-gara AI

7 Tanda Orang Cerdas Dilihat dari Caranya Menggunakan Handphone

30 Surat Pendek Juz Amma yang Mudah Dihafal, Bisa Diajarkan pada Anak

Kisah Shoko Kawata Jadi Wali Kota Jepang Pertama Ambil Cuti Melahirkan, Tuai Pro-Kontra

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK