sign up SIGN UP search


menyusui

5 Kesalahan Sepele Saat Memompa ASI, Corong Tidak Pas hingga Kurang Minum

Asri Ediyati Selasa, 09 Jun 2020 13:00 WIB
Close up of breastfeeding supplies. A mom holds a newborn in the background. The supplies are on a table along with a doctor's bag. caption
Jakarta -

Baik Bunda yang belum atau sudah berpengalaman memompa air susu ibu (ASI), akan selalu ada pelajaran setiap kita memulainya lagi. Untuk itu, sebagai ibu kita perlu belajar lagi dan lagi agar tidak terjadi kesalahan yang fatal saat memompa.

Ada beberapa kesalahan sepele namun berpengaruh saat memompa ASI, apa saja? Berikut lima kesalahannya yang HaiBunda rangkum dari berbagai sumber:

1. Pastikan ukuran corong pompa ASI cocok


Ukuran corong pompa sangat penting, Bunda. Untuk mengetahui apakah corong pompa pas dan terpasang dengan benar, amati apakah puting Bunda pas di corongnya. Puting susu harus bergesekan di sisi corong dan areola yang tidak boleh didorong ke dalam corong.

Pastikan corong pompa ASI ke arah depan. Jika mengarah mengarah ke bawah maka Bunda mungkin menempatkannya dengan cara yang salah dan akhirnya dapat merusak bentuk puting. Demikian dikutip dari Exclusive Pumping.

2. Enggak disiplin jadwal pompa

Jadwal pemompaan 24 jam tanpa henti sangat penting untuk menjaga persediaan ASI, seperti halnya penting bagi ibu menyusui langsung untuk selalu menjaga bayi mereka sesering yang mereka inginkan.

Dilansir Baby Gaga, jadwal adalah cara untuk memberi tahu tubuh kita bahwa ada kebutuhan konstan untuk menghasilkan susu. Jika tidak, Bunda bisa berisiko kena mastitis atau berkurangnya suplai ASI.

3. Tak mengenakan pakaian yang 'busui friendly'

Kenakan pakaian yang salah saat memompa bisa memusingkan kita. Meskipun ini bukan masalah besar namun bagi beberapa ibu bekerja, pakaian yang 'busui friendly' ini memudahkan.

4. Tak bawa kantong ASI ekstra

Saat bepergian atau sedang di tempat kerja sebaiknya Bunda membawa kantong ASI ekstra. Tak ada yang tahu bila hari itu produksi ASI kita lebih banyak dari biasanya kan? Belum lagi jika Bunda ada lembur di kantor.

5. Enggak cukup minum

Tetap terhidrasi adalah prinsip paling dasar dari dunia menyusui, entah itu Bunda menyusui secara langsung atau memompa. Hidrasi adalah faktor yang baik untuk menghasilkan banyak ASI meskipun ada tubuh juga berupaya untuk memproduksi ASI walau Bunda kekurangan cairan.

Simak juga video cara memperbanyak ASI pada saat menstruasi:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi