MENYUSUI
Penyebab Payudara Mengecil dan Kendur Setelah Berhenti Menyusui
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 08 Jul 2020 05:40 WIBPayudara mengecil setelah berhenti menyusui kerap dialami beberapa ibu yang memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif. Perubahan bentuk payudara ini terkadang bikin ibu enggak percaya diri.
Menyusui memang proses panjang yang membutuhkan energi lebih dari seorang ibu. Menurut perawat bersertifikat Donna Murray, RN, BSN, menyusui bukanlah penyebab utama payudara kendur atau mengecil usai berhenti menyusui.
Baca Juga : 4 Tanda Bayi Cukup ASI yang Bunda Perlu Tahu |
"Meskipun menyusui cenderung membuat payudara kendur, tapi bukan menyusui saja yang jadi penyebabnya," kata Murray, dikutip dari Very Well Family.
"Kendur sebenarnya adalah hasil dari kehamilan dan pengaruh lainnya," sambungnya.
Payudara wanita mengalami banyak perubahan selama kehamilan dan tumbuh lebih besar untuk mempersiapkan menyusui. Kemudian, setelah bayi lahir, ASI mengisi dan meregangkan kulit payudara.
Setelah Bunda menyapih anak dan ASI mengering, payudara mungkin terlihat lebih kecil, bahkan kendur. Perubahan payudara ini juga dapat terjadi pada wanita memutuskan untuk tidak menyusui.
Hal yang sama juga diungkapkan dokter obgyn dari Indiana University Health, Kelly M. Kasper, MD., seperti melansir dari Redbook. Menurutnya, menyusui adalah proses yang dimulai selama kehamilan dan memicu sejumlah perubahan metabolisme, hormon, struktural, dan bahkan mental di seluruh tubuh wanita.
Tetapi semakin lama wanita menyusui, semakin banyak payudara harus menyesuaikan diri dengan banyaknya perubahan ini.
"Produksi ASI dan peningkatan ukuran payudara dapat menyebabkan kulit dan jaringan payudara meregang. Jadi, setelah wanita selesai menyusui, payudara menjadi kurang padat dan tampilannya seperti kosong, kendur, atau rata," ujar Kasper.
Saat menyusui, aliran ASI dapat merenggangkan kulit dan jaringan payudara wanita. Ini membuat beberapa payudara wanita kecil.
Bunda enggak perlu khawatir ya, payudara mengecil setelah berhenti menyusui adalah adalah masalah kosmetik, bukan kendala medis.
Beberapa wanita sering takut menyusui akan membuat payudara kendur dan mengecil. Padahal ada banyak faktor lain yang dapat mengubahnya selain menyusui. Faktor tersebut seperti indeks masa tubuh, persentase lemak tubuh, jumlah kehamilan yang pernah dijalani, ukuran payudara sebelum kehamilan, usia, dan riwayat merokok.
Lalu apakah bentuk payudara tak bisa kembali normal setelah menyusui?
Payudara yang mengecil setelah melahirkan mungkin akan kembali ke ukuran semula, Bunda. Meskipun kemungkinannya menjadi berukuran kecil dari sebelumnya.
Sebuah studi menemukan, meskipun 73 persen ibu baru memperhatikan perbedaan payudara postpartum mereka, perubahan itu tidak terkait dengan menyusui. Menurut penelitian lain, peluang seorang wanita untuk memiliki payudara yang kendur meningkat setiap kehamilan, tetapi tampaknya tidak terpengaruh oleh menyusui.
Dalam laman Belly Belly dijelaskan bahwa bagi banyak ibu, nyeri payudara adalah salah satu tanda awal kehamilan. Faktanya, sejak awal kehamilan, payudara mulai mempersiapkan diri untuk menyusui.
Beberapa perubahan payudara yang terjadi saat hamil, di antaranya:
- Warna areola dan puting menjadi gelap
- Ukuran areola semakin besar
- Kelenjar montgomery di sekitar areola menjadi lebih menonjol
- Vena di permukaan payudara menjadi lebih menonjol
- Payudara bertambah besar ketika jaringan yang memproduksi susu tumbuh di dalamnya
Saat payudara tumbuh selama kehamilan, ligamen yang menopang payudara bisa meregang. Ini dapat menyebabkan payudara kendur setelah kehamilan dan mengecil usai berhenti menyusui.
Saat menyusui, payudara dipenuhi ASI. Begitu Bunda mulai menyapih, sel-sel penghasil susu di payudara secara bertahap menyusut dan sel-sel lemak kembali.
Proses ini dapat memakan waktu beberapa bulan. Ketika itu terjadi, payudara biasanya kembali ke ukuran sebelum hamil.
Bunda bisa meminimalkan perubahan payudara usai menyusui kok. Berikut 4 tipsnya:
1. Kenakan bra menyusui yang mendukung pada waktu siang dan malam saat sedang hamil dan menyusui. Bra khusus menyusui memberikan dukungan untuk ligamen di payudara saat tumbuh dan menjadi berat karena ASI.
2. Tetap jaga berat badan selama hamil. Semakin banyak penambahan berat badan selama kehamilan dan menyusui, payudara akan semakin besar. Nantinya saat Bunda ingin menurunkan berat badan, kulit cenderung mengendur.
3. Gunakan pelembap yang aman di payudara. Kulit yang sehat dan lembab mudah pulih daripada kulit kering. Pastikan untuk memilih produk yang aman untuk ibu menyusui atau minta rekomendasi dari dokter.
4. Cobalah untuk menurunkan berat secara perlahan. Sebab, menurunkan berat badan dengan cepat bisa memengaruhi kulit dan bentuk payudara.
Simak juga cara memperbanyak ASi saat menstruasi, di video berikut:
(ank/jue)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Cara Mengecilkan Payudara secara Alami, Minum Teh Hijau hingga Olahraga
6 Manfaat Menyusui, Salah Satunya Cegah Depresi Usai Melahirkan Bun
Kunci agar ASI Melimpah bagi Ibu Menyusui yang Memiliki Payudara Kecil
5 Posisi Nyaman Menyusui untuk Bunda yang Punya Payudara Kecil
TERPOPULER
Momen Raisa Nangis saat Rekaman Lagu 'Kuharap Duka Ini Selamanya'
Deretan Nama Bayi Laki-laki Paling Populer 2026, dari Nuansa Alam hingga Nostalgia Y2K
Bolehkah Anak Mengganti Puasa Ramadhan Orang Tua?
19 Tempat Nonton Pertunjukan Barongsai Gratis di Jakarta & Sekitarnya, Ajak Anak ke Atraksi Kelas Dunia!
Haruskah ASI Kolostrum Keluar Sebelum Melahirkan?
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ingin Rumah Minimalis Lebih Estetik? Ini 7 Cara Mudah dan Hemat, Bun
Parama Hansa Bocah 7 Tahun Raih Penghargaan di Kompetisi Piano Internasional, Intip 5 Potretnya
Deretan Nama Bayi Laki-laki Paling Populer 2026, dari Nuansa Alam hingga Nostalgia Y2K
Bolehkah Anak Mengganti Puasa Ramadhan Orang Tua?
Momen Raisa Nangis saat Rekaman Lagu 'Kuharap Duka Ini Selamanya'
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Hukum Merayakan Valentine dalam Islam, Ini Penjelasan MUI
-
Beautynesia
5 Kebiasaan Orang Kurang Cerdas saat Menerima Komentar Kebencian
-
Female Daily
PlayStation Rayakan Awal 2026 dengan ‘Love of Play’ bersama Kim Chaewon LE SSERAFIM!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pemotretan Lebaran Keluarga Nia Ramadhani, Paras Cantik Mikhayla Bikin Salfok
-
Mommies Daily
Anak Libur Puasa, Ini 18 Ide Kegiatan Ramadan Seru dan Edukatif