sign up SIGN UP search


menyusui

Benarkah Menyusui Eksklusif Bikin Ibu Kurang Tidur? Simak Faktanya

Annisa Karnesyia Minggu, 12 Jul 2020 08:06 WIB
Ibu menyusui caption
Jakarta -

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan sangat dianjurkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Sebab, menyusui memiliki efek positif bagi bayi, Bunda.

ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi dalam enam bulan pertama kehidupan. Nutrisi ini mampu melindungi anak dari penyakit hingga dia tumbuh besar.

"Menyusui juga melindungi bayi dari diare dan penyakit pada anak-anak seperti pneumonia. Bahkan mungkin bermanfaat bagi kesehatan jangka panjang, seperti mengurangi risiko kelebihan berat badan dan obesitas pada masa kanak-kanak dan remaja," demikian mengutip laman resmi WHO.


Menyusui si kecil memang bukan perkara mudah, terlebih bayi baru lahir yang masih sering terbangun tengah malam. Waktu Bunda mungkin akan tersita untuk menyusui bayi.

Meski begitu, menyusui secara eksklusif memberikan banyak manfaat bagi ibu. Salah satunya, mendapatkan waktu tidur yang lebih baik.

Penelitian menunjukkan, ibu menyusui tidur rata-rata 45 menit lebih banyak di malam hari, daripada ibu yang memberi bayi susu formula. Penyebabnya karena ASI mengandung hormon prolaktin, Bunda.

ASI mengandung zat yang meningkatkan tidur dan ketenangan pada bayi. Ibu melepaskan hormon prolaktin ke dalam darah saat menyusui. Nah, ini juga yang membantu ibu lebih mudah tertidur.

Ibu menyusuiIbu menyusui/ Foto: iStock

Studi lain juga menunjukkan hal serupa. Dilansir Reuters, Dr. Hawley Montgomery-Downs dari Montgomery-Downs of West Virginia University, mengatakan, menyusui memberikan manfaat luar biasa pada ibu dan bayi.

Montgomery-Downs bersama rekan-rekannya meminta 80 ibu baru untuk melaporkan seberapa sering mereka bangun dan bagaimana waktu istirahat mereka. Para ibu lalu memakai sensor untuk mengukur berapa lama dan efisien mereka tidur.

Hasilnya tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara ibu yang menyusui langsung dengan yang memberikan susu formula. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics ini menunjukkan temuan baru, Bunda.

"Hasilnya memberikan informasi yang baik dan memberi tahu wanita bahwa tidak menyusui bayi, tidak akan membantu wanita mendapatkan waktu tidur yang lebih baik," kata Montgomery-Downs.

Bayi yang menyusu mungkin lebih banyak bangun dan membangunkan orang tuanya. Namun, pemberian makan di malam hari memiliki dampak lebih kecil pada ibu, dibandingkan pemberian dengan susu formula.

Menyiapkan botol, menyalakan lampu kamar, dan bergerak, membuat wanita harus terjaga. Efeknya membuat mereka lebih sulit untuk kembali tidur.

Jika ibu menyusui langsung bayinya, ada kemungkinan lebih mudah tidur karena menjaga sang buah hati di dekatnya. WHO merekomendasikan, bayi tidur bersama orang tuanya agar proses menyusui tidak terganggu.

Studi juga menemukan, ibu menyusui akan lebih banyak waktu tidurnya saat mereka tidur bersama sang buah hati.

Simak juga daftar perlengkapan wajib ibu menyusui, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi