sign up SIGN UP search


menyusui

Tips Anti Panik Menyusui Usai Cuti Melahirkan Berakhir

Dwi Indah Nurcahyani Senin, 13 Jul 2020 09:09 WIB
Smiling mother breastfeeding her baby daughter while being at home. caption
Jakarta -

Bagi Bunda bekerja, banyak yang harus dipersiapkan saat cuti melahirkan berakhir. Selain harus meninggalkan buah hati di rumah, urusan menyusui pun jadi PR besar yang harus segera dicari solusinya.

Salah satunya melakukan adaptasi saat harus bekerja di kantor seharian. Buat jadwal memompa ASI agar stok ASI perah (ASIP) tercukupi. Sehingga nutrisi si kecil terjamin selama 6 bulan pertama kehidupannya.

Menghadapi kebiasaan baru ini, tak sedikit Bunda bekerja dilanda stres. Biasanya, hal itu dikarenakan transisi mereka tidaklah mulus. Selain dihadapkan pada beban dan target kerjaan, Bunda juga perlu beradaptasi dengan ritme memompa ASI, serta kenyamanan tempat memompa ASI yang tidak semua kantor menyediakannya.


Nah, hal-hal itulah yang kemudian menjadi terkesan 'horor' untuk dilewati sebagian Bunda yang bekerja.

"Sebagai ibu baru, tak sedikit yang merasa bersalah untuk kembali bekerja. Apalagi, mereka memompa ASI di tempat yang tidak layak dan mengerikan," ujar Jennifer Senior, penulis buku No Fun: The Paradox of Modern Parenthood, dikutip dari laman Fastcompany.

Melansir dari Profesionalmomma, ada begitu banyak faktor yang membuat Bunda harus tetap teratur, fokus, dan siap menyeimbangkan antara hari kerja Bunda serta saat-saat untuk terus menyusui.

Smiling mother breastfeeding her baby daughter while being at home.Ilustrasi ibu menyusui/ Foto: iStock

Hal ini pun tidaklah mudah. Alih-alih mencoba fokus, tak sedikit Bunda yang terjebak dengan konflik pekerjaan, terhalang masalah saluran ASI yang tersumbat sehingga mengakibatkan mastitis, dan sebagainya. Tentu saja ini mendatangkan kepanikan tersendiri.

Untuk meminimalisir hal tersebut, pastikan Bunda yang berniat memompa ASI di tempat kerja menghubungi atasan terlebih dahulu. Kemudian, Bunda dapat memberitahukan mereka agar mereka dapat memberikan pengaturan yang diperlukan. Peluangnya ialah mereka akan memberikan Bunda kesempatan dan waktu khusus untuk memompa ASI.

Setelah itu, pastikan Bunda sudah mulai berlatih memompa ASI di rumah sebelum cuti berakhir. Sehingga, hari pertama kerja usai cuti hamil tidak menjadi pengalaman pemompaan yang menakutkan. Selama bayi tidur siang, Bunda pun dapat berlatih memompa ASI agar terbiasa dengan ritme tersebut.

Oh ya, jika kantor tidak menyediakan ruang laktasi pastikan Bunda mendiskusikan dengan atasan mengenai ruang memompa ASI. Pastikan ruangan bisa dikunci, sehingga tidak ada gangguan saat memompa ASI.

Terakhir, ingat ya, Bunda bahwa waktu memompa ASI di tempat kerja ikutilah jadwal menyusui bayi Bunda setiap 2-3 jam. Tetap semangat mengASIhi ya, Bunda!

Simak juga cerita perjuangan Winda 'Idol' untuk menyusui ketika mengidap darah tinggi berikut ini.

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi