HaiBunda

MENYUSUI

Penyebab Siklus Menstruasi Tak Lancar pada Ibu Menyusui

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Kamis, 30 Jul 2020 15:27 WIB
Penyebab menstruasi tidak teratur pada ibu menyusui/ Foto: iStock
Jakarta -

Selama kehamilan, Bunda terbebas dari periode menstruasi. Selepas melahirkan dan masa nifas, biasanya siklus tamu bulanan tersebut akan kembali normal.

Namun, ada pula beberapa Bunda yang mengalami siklus bulanan terlambat dari seharusnya. Menurut Amina White, M.D, clinical associate professor of obstetrics and gynecology di University of North Carolina di Chapel Hill, proses menyusui setelah melahirkan bisa membuat siklus menstruasi tertunda.

"Bunda mungkin akan mendapatkan menstruasi lebih lama karena prolaktin (hormon untuk produksi ASI) mencegah ovulasi," ujarnya seperti dikutip dari laman Parents.


White menjelaskan, pada sebagian Bunda butuh beberapa minggu atau bulan untuk kembali normal. Siklus yang tidak teratur saat menyusui merupakan hal umum yang dialami wanita. Terutama, jika Bunda melakukan kombinasi pemberian susu formula dan menyusui.

Ketika menstruasi kembali normal, mungkin tidaklah terlihat sama seperti sebelumnya. Siklus Bunda bisa lebih pendek, lebih lama, lebih ringan, dan lebih berat. Dan, semua perubahan ini merupakan hal normal.

Penyebab menstruasi ibu menyusui tidak teratur/ Foto: iStock

Melansir Healthline, tidak ada jadwal khusus yang bisa mengembalikan siklus menstruasi ke kondisi normal. Hal itu karena kondisi setiap wanita berbeda-beda. Kemungkinannya ialah jika Bunda siklusnya cukup teratur sebelum hamil, maka menstruasi juga akan kembali dan menjadi normal setelah Bunda berhenti menyusui.

Menurut Dr Karen Leham, M.D, jangka waktu untuk siklus normal ialah antara enam bulan hingga dua tahun.

Penting juga untuk diketahui bahwa siklus menstruasi yang tidak teratur selalu berkaitan dengan kurangnya ovulasi. Beberapa wanita berasumsi bahwa mereka tidak bisa hamil saat menyusui jika mereka tidak menstruasi secara teratur.

Jadwal haid yang tidak teratur tidak dipengaruhi oleh siklus yang kurang atau lebih dari 28 hari. Ada banyak hal lain yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi tidak teratur, bahkan saat Bunda menyusui.

Menyusui bukan penyebab dari siklus menstruasi yang terlambat. Bunda juga sebaiknya mempertimbangkan gejala lain seperti kemunculan bercak, perdarahan yang lebih banyak dari perdarahan normal, atau siklus menstruasi yang lebih panjang.

Ada baiknya mendiskusikannya kepada dokter jika siklus menstruasi Bunda tidak teratur dalam jangka lama, terutama ketika sedang menyusui. Sehingga, Bunda pun mendapatkan penanganan terbaik dari dokter untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Semoga membantu ya, Bunda!

Bunda, simak juga yuk tips memperbanyak ASI saat masih menstruasi dalam video berikut:



(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Dijuluki Netizen 'Duta Bridesmaid', Ini Kompilasi Style Yuki Kato di Pernikahan para Sahabatnya

Mom's Life Pritadanes & Annisa Karnesyia

Potret Menggemaskan Rayven Anak Pebulu Tangkis Ribka Sugiarto & Rian Ardianto

Parenting Nadhifa Fitrina

10 Pertanyaan Seputar Seks yang Kerap Malu untuk Ditanyakan Ibu Hamil

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

9 Kalimat Bijak Ini Digunakan Orang Cerdas saat Adu Argumen

Mom's Life Amira Salsabila

Jadwal Cuti Bersama & Libur Lebaran 2026, Bisa Libur Panjang hingga 7 Hari

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dijuluki Netizen 'Duta Bridesmaid', Ini Kompilasi Style Yuki Kato di Pernikahan para Sahabatnya

Potret Menggemaskan Rayven Anak Pebulu Tangkis Ribka Sugiarto & Rian Ardianto

10 Pertanyaan Seputar Seks yang Kerap Malu untuk Ditanyakan Ibu Hamil

9 Kalimat Bijak Ini Digunakan Orang Cerdas saat Adu Argumen

Jadwal Cuti Bersama & Libur Lebaran 2026, Bisa Libur Panjang hingga 7 Hari

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK