sign up SIGN UP search


menyusui

5 Kemungkinan Penyebab Puting Sakit pada Ibu Menyusui

Asri Ediyati Minggu, 01 Nov 2020 09:31 WIB
ilustrasi menyusui caption
Jakarta -

Puting payudara adalah salah satu bagian tubuh paling sensitif. Puting bisa terasa sakit apabila Bunda mengalami beberapa masalah, terutama ketika sedang menyusui.

Bagaimana jika puting yang sebelumnya jarang sakit saat menyusui, tiba-tiba terasa sakit? Ternyata ada kemungkinan penyebab lainnya yang bisa terjadi.

Apa saja penyebabnya? Berikut penjelasannya, Bunda:


1. Perubahan hormonal

Konselor laktasi Kelly Bonyata, IBCLC mengatakan bahwa perubahan hormonal saat menyusui bisa menyebabkan puting sakit selama beberapa hari. Perubahan hormonal terjadi ketika Bunda sudah mulai menstruasi kembali.

"Biasanya, kedua sisi akan terasa nyeri. Banyak ibu dari bayi yang lebih besar merasa lebih terganggu dengan pelekatan selama waktu-waktu ini, dan mungkin terasa seolah-olah bayi menjepit atau menggesek giginya pada puting," tulis Kelly Bonyata, dikutip dari Kelly Mom.

Menurut Bonyata, beberapa ibu meredakan nyeri dengan mengonsumsi minyak evening primrose atau suplemen kalsium / magnesium.

Apakah ada kemungkinan hamil? Seringkali tanda pertama kehamilan untuk ibu menyusui adalah puting yang sakit. Lebih lanjut, coba perhatikan tanda-tanda lainnya.

2. Trauma

Apakah bayi belakangan suka menarik-narik puting susu, menggigit, menggesek gigi pada puting Bunda? Segala jenis trauma pada puting dapat menyebabkan nyeri, dan nyeri dapat terjadi di satu atau kedua sisi.

Bonyata mengingatkan untuk waspada bila puting mengalami trauma. Ini karena kulit yang rusak juga akan membuat Bunda lebih rentan terhadap infeksi bakteri.

3. Iritasi kulit

Apakah bayi Bunda tumbuh gigi? Sering kali para ibu mengalami iritasi pada puting akibat tumbuh gigi. Air liur yang meningkat dan enzim di dalamnya bisa mengiritasi puting.

Hal ini dapat dikurangi dengan membilas air liur bayi dari puting susu setelah menyusu. Dengan tumbuh gigi, kedua sisi biasanya akan terasa sakit.

"Apakah bayi sudah mulai makan makanan padat? Sisa makanan yang tertinggal di mulut bayi juga bisa menyebabkan nyeri. Bilas mulut bayi atau beri dia seteguk air sebelum menyusui," kata Bonyata.

Selain itu, iritasi puting juga bisa ditimbulkan dari produk perawatan tubuh yang digunakan. Seperti sabun baru, deterjen, salep/krim puting susu, losion kulit, sampo, bedak, semprotan rambut, parfum, atau deodoran bisa sebabkan reaksi alergi yang kemudian membuat puting sakit.

4. Sariawan

Jika puting terasa sakit atau pecah-pecah secara tiba-tiba, sebaiknya periksa gejala sariawan atau thrush. Sariawan biasanya menyebabkan nyeri di kedua sisi.

Kalau mengalami ini coba konsultasikan dengan konselor laktasi atau cari tahu informasi tentang cara mengobati sariawan ya, Bunda.

5. Pakaian, bra tidak pas

Baju atau bra yang longgar dapat menggesek puting dan mengiritasi kulit, terutama dengan gerakan berulang. Terlalu banyak gesekan bahkan bisa membuat puting berdarah.

Hindari masalah ini dengan mengenakan atasan dan bra yang pas untuk Anda. Misalnya Bunda ingin olahrag lari, sebelumnya tutupi puting dengan pelindung puting.

Semoga informasi ini bisa membantu Bunda ya.

Simak juga cara mencegah mastitis melalui video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi