sign up SIGN UP search

menyusui

Jenis Makanan Pelancar ASI untuk Ibu Menyusui

Tim HaiBunda Minggu, 24 Jan 2021 15:28 WIB
Young parents with baby girl having breakfast in bed caption
Jakarta -

Bagi Bunda, salah satu hal yang diinginkan ketika memiliki Si Kecil adalah memiliki anak yang sehat. Selain itu, Bunda juga akan berusaha memberikan seluruh nutrisi yang mendukung pertumbuhannya yang dimulai sejak dari pemberian ASI eksklusif .

Akan tetapi, terkadang keluarnya ASI tidak dapat selancar yang diharapkan. Oleh karena itu, penting untuk Bunda mengetahui makanan pelancar ASI apa saja yang dapat dikonsumsi agar ASI keluar dengan lancar.

Makanan untuk memperlancar ASI pada ibu menyusui

Dalam memperlancar keluarnya ASI, banyak cara yang dapat dilakukan. Misalnya, Inisiasi Menyusu Dini (IMD) tepat setelah Bunda melahirkan dan mengonsumsi berbagai jenis makanan pelancar ASI. Bunda yang menyusui dianjurkan untuk mengkonsumsi sayuran hijau yang mengandung banyak senyawa berguna untuk memperlancar produksi ASI.


Berbagai jenis sayuran hijau tersebut antara lain bayam, daun katuk, dan kacang panjang. Selain itu, Bunda menyusui juga dapat mengkonsumsi dari pohon pepaya, yaitu buah atau bunganya. Pepaya sendiri kaya akan vitamin A dan C serta juga kalium serta asam folat.

Asian mother holding a 1.5-month-old child, leaning over her shoulderIlustrasi makanan pelancar ASI/ Foto: iStock

Bunda menyusui juga dapat mengkonsumsi berbagai macam kacang-kacangan yang banyak mengandung serat, kalsium, zat besi, serta protein yang juga baik untuk pencernaan. Selain itu, ibu dapat mengkonsumsi oatmeal yang dinilai dapat membantu kelancaran produksi ASI.

Masalah sulitnya keluar ASI pada ibu menyusui

Selama masa pemberian ASI dari Bunda kepada Si Kecil tentu saja diharapkan dapat keluar air ASI secara lancar. Namun, terdapat beberapa kejadian di mana air ASI  tidak dapat sehingga mengganggu proses menyusui. Air ASI yang tidak dapat keluar ini terjadi karena terdapat gangguan hormon pada tubuh Bunda.

Gangguan terhadap hormon ini dapat dipengaruhi oleh beberapa kejadian, salah satunya yaitu rasa stress atau lelah yang terjadi pada Bunda pasca melahirkan. Selain itu, terjadinya pendarahan pasca proses persalinan juga dapat menjadikan air ASI tidak dapat keluar.

Kondisi kesehatan Bunda memegang peran penting dalam lancar atau tidaknya ASI yang diberikan. Jika Bunda memiliki kondisi diabetes atau anemia, ini juga dapat menjadi alasan mengapa ASI tidak dapat keluar. Selain itu konsumsi beberapa jenis obat juga dapat menjadi faktor tidak dapat keluarnya ASI.

Perhatikan juga posisi perlekatan ya, Bun. Karena posisi juga dapat memberikan pengaruh pada keluar atau tidaknya ASI. Dan, larangan yang paling besar untuk Bunda menyusui adalah rokok dan konsumsi alkohol. (PK)

Simak juga video berikut mengenai drama menyusui yang dialami oleh Marissa Nasution. Bunda dua anak ini miliki banyak ASI namun Si Kecil tidak mau menyusui, lho kok?

[Gambas:Video Haibunda]

Banner Pasangan Kritis Karena Ngeyel Covid-19

(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi