sign up SIGN UP search


menyusui

Pompa Asi Manual Lebih Cocok untuk Bunda Jarang Memerah ASI

Melly Febrida Kamis, 08 Apr 2021 14:02 WIB
ASI Perah caption

Bunda menyusui itu wajib mempunyai pompa ASI? Ya, benda tersebut memang wajib dipertimbangkan untuk ada dalam daftar perlengkapan bayi menjelang persalinan, Bun. Tapi untuk jenis yang bagaimana, bisa dikembalikan dan disesuaikan dengan kondisi Bunda.

Dikutip Web MD, Renee A. Alli, MD, mengatakan apabila Bunda menyusui, mungkin ada saatnya Bunda harus jauh dari Si Kecil. Saat itu pompa ASI akan amat dibutuhkan agar Bunda bisa memerah ASI dan diminumkan ke bayi nantinya.

"Jika Anda tidak akan sering memompa, Anda dapat belajar hanya menggunakan tangan Anda untuk memompa, atau pompa ASI manual yang dioperasikan dengan tangan. Tetapi jika Anda akan memompa secara teratur, Anda pasti menginginkan pompa ASI elektrik otomatis yang nyaman untuk Anda," kata Alli.  


Tak sedikit juga Bunda menyusui yang menggunakan pompa ganda, yang bekerja pada kedua payudara pada saat yang bersamaan. Tapi, kalau Bunda membeli pompa ASI baik itu manual atau elektrik, Alli bilang jangan berbagi pompa ASI Bunda dengan orang lain, atau membeli pompa ASI bekas. 

"Bahkan setelah dicuci, bakteri mungkin tetap terperangkap di dalam dan dapat membahayakan Anda dan bayi Anda," ujar Alli.

Banner 2 Wanita Korea Nikahi Pria Indonesia


Kalau Bunda kaget, kok pakai pompa ASI manual malah sedikit hasilnya? Apa perlu ganti yang elektrik? Alli mengatakan, untuk menggunakan pompa ASI dengan nyaman itu membutuhkan waktu. Banyak Bunda menyusui yang awalnya tak banyak menghasilkan ASI. Jadi beri waktu waktu untuk menyesuaikan diri.

"Mulailah di rumah satu atau dua minggu sebelum Anda perlu memompa secara teratur. Jika Anda melakukannya tepat setelah bayi Anda menyusu atau di antara waktu menyusunya, itu akan memberi sinyal pada tubuh Anda untuk membuat lebih banyak ASI," Alli menambahkan.

Mengenai pompa ASI ini, Debra Sullivan, Ph.D., MSN, R.N., CNE, COI juga mengatakan setiap pompa itu memiliki kebiasaannya sendiri, langkah dasarnya akan sama untuk setiap jenis.

Pilihlah pompa ASI yang paling sesuai dengan kebutuhan Bunda. Kalau Bunda memompa ASI secara eksklusif atau akan jauh dari bayi Anda delapan jam atau lebih setiap harinya, pompa ASI elektrik dengan corong ganda adalah investasi yang berharga.

"Jika Anda hanya berencana untuk memompa sesekali, Anda mungkin hanya membutuhkan pompa ASI manual atau pompa tunggal," jelasnya.

Pertimbangkan juga merek dan model pompa ASI. Beberapa lebih berat atau lebih besar untuk dibawa-bawa daripada yang lain. 

Apabila Bunda menggunakan pompa ASI manual atau tangan, pastikan semua bagian pompa ASI bersih dan disterilkan sebelum digunakan. Bacalah manual untuk mengetahui caranya. Temukan tempat yang tenang untuk memompa, kemudian ikuti langkah-langkah umum berikut:

  • Cuci tangan untuk memastikan kebersihan
  • Mulailah gunakan tangan dengan memijat lembut setiap payudara dengan gerakan memompa, sehingga Bunda meremas dan menarik payudara keluar, lalu lepaskan saat jatuh kembali ke tempatnya
  • Setelah Bunda menstimulasi payudara, pusatkan salah satu puting susu di dalam flensa pompa dan posisikan rata di payudara. 
  • Mulailah memompa pegangan pompa dengan lembut dengan gerakan yang ritmis dan halus yang meniru siklus isapan bayi Anda.
  • Ulangi langkah 3 dan 4 di payudara lainnya. Bergerak di antara payudara sebanyak yang diperlukan untuk membantu aliran ASI.

Demikian informasi yang bisa disampaikan, semoga bermanfaat Bun!

Bunda juga bisa, lho, memompa ASI dengan tangan. Simak tipsnya di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(fia/fia)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi