MENYUSUI
Bisa Jadi Camilan Sehat! Ini 8 Manfaat Kacang-kacangan bagi Ibu Menyusui
Kinan | HaiBunda
Rabu, 09 Jun 2021 12:09 WIBKacang (segar atau kering) merupakan anggota famili Fabaceae dan sumber yang kaya protein, serat, mikronutrien, dan fitokimia tertentu. Maka dari itu, diketahui ada banyak manfaat kacang-kacangan yang bisa didapat oleh bunda menyusui.
Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan Bunda saat mengonsumsi kacang-kacangan agar tetap aman.
Amankah bunda menyusui makan kacang-kacangan?
Dikutip dari Mom Junction, aman bagi bunda menyusui untuk mengonsumsi kacang-kacangan sebagai bagian dari diet seimbang sehari-hari. Salah satunya karena wanita disarankan untuk mengonsumsi protein tambahan 25 gram/hari selama masa menyusui.
Ya, bunda menyusui sebaiknya mengonsumsi dua hingga tiga porsi makanan kaya protein, termasuk kacang-kacangan, dalam diet sehari-harinya.
Jadi, jangan ragu untuk makan kacang saat menyusui ya, Bunda!
Manfaat kacang-kacangan untuk bunda menyusui
Agar mudah dikonsumsi, Bunda bisa menjadikan kacang sebagai menu camilan sehat. Dengan demikian, berbagai manfaat sehat kacang-kacangan pun bisa didapat lebih mudah.
Berikut beberapa manfaat kacang-kacangan untuk para bunda menyusui:
1. Sumber nutrisi harian
Selain kaya protein, kacang-kacangan adalah sumber mikronutrien, serat makanan, dan fitokimia yang sangat baik. Jad, jangan ragu untuk rutin mengonsumsi kacang setiap hari ya, Bunda!
2. Bahan pelengkap dengan kandungan lisin
Kacang mengandung lisin dalam jumlah besar. Lisin sendiri merupakan salah satu jenis asam amino esensial yang baik untuk kesehatan. Agar kebutuhan lisin dapat tercukupi, jangan lupa untuk rutin mengonsumsi kacang-kacangan.
3. Membantu mengendalikan berat badan
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makanan, seperti kacang-kacangan yang kaya serat makanan dan protein, sangat berpotensi dalam proses pengendalian berat badan.
Ini karena serat dan protein membantu mengontrol rasa lapar serta mengendalikan nafsu makan yang berlebihan. Manfaat kacang-kacangan sebagai sumber protein pun dapat membantu mengelola berat badan dengan baik.
4. Baik bagi kesehatan pencernaan
Seperti disebutkan sebelumnya, kacang mengandung serat, baik serat tidak larut maupun serat larut. Serat yang tidak larut dapat membantu meredakan sembelit.
Selain itu, kacang bisa Bunda jadikan menu camilan yang mengenyangkan sekaligus baik bagi kesehatan pencernaan.
5. Menjaga kesehatan usus
Sebuah studi menunjukkan bahwa karbohidrat dan senyawa fenolik yang ada dalam kacang dapat membantu menjaga mikrobiota usus yang sehat. Namun demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menegaskan kembali hasil temuan tersebut.
6. Membantu mengelola gula darah
Kacang adalah salah satu makanan rendah IG (indeks glikemik) dengan banyak serat larut yang membantu menjaga kadar gula darah. Jika kacang dijadikan sebagai bagian dari diet seimbang, maka berpotensi membantu dalam pengelolaan dan pencegahan diabetes tipe 2.
7. Bermanfaat untuk kesehatan jantung
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang secara teratur dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Manfaat ini didapat karena kandungan serat total dan senyawa bioaktif tertentu seperti polifenol.
8. Menjaga kadar kolesterol
Kandungan serat dalam kacang juga bermanfaat untuk menjaga kadar kolesterol darah tetap terkendali selama menyusui. Kandungan saponin dan pitosterol diketahui merupakan komponen utama kacang guna meminimalkan kadar kolesterol jahat.
Kapan sebaiknya makan kacang dihindari saat menyusui?
Meski kacang kaya nutrisi dan punya segudang manfaat bagi bunda menyusui, ada beberapa masa di mana konsumsi asupan ini sebaiknya dihindari dulu.
Dilansir Being the Parent, salah satunya yakni saat bayi menunjukkan tanda-tanda masalah kolik. Misalnya seperti menangis setelah disusui atau saat Bunda mengonsumsi kacang.
Selain itu, saat Bunda memiliki risiko kadar asam urat tinggi dalam tubuh, sebaiknya hindari dulu makanan yang kaya protein seperti kacang-kacangan.
Ada beberapa tips yang dapat membantu mengurangi atau menghindari masalah kolik pada bayi akibat Bunda mengonsumsi kacang-kacangan. Salah satunya yakni menggunakan kacang yang sudah direndam semalaman untuk memasak.
Jangan lupa untuk mengganti air rendaman sebanyak 2-3 kali sebelum digunakan untuk memasak, ya.
Untuk menghindari kolik pada bayi karena kacang-kacangan dalam makanan Bunda, tambahkan bumbu-bumbu seperti jintan. Unsur asam diketahui dapat membantu mencegah perut kembung.
Pada intinya, kacang merupakan sumber protein, zat besi, serta nutrisi lain yang baik bagi bunda menyusui. Namun tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya, ya.
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Normalkah Tidak Menstruasi Setelah Masa Nifas?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Serba-serbi Peran Hormon Oksitosin dalam Proses Menyusui
5 Kondisi yang Membuat Ibu Sakit Dilarang Menyusui
Cara Lakukan Pijat Oksitosin untuk Bantu Tingkatkan Produksi ASI
ASI Keluar Sebelum Bayi Lahir, Normal Nggak Sih?
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Cara Mengambil Keputusan
Instagram Bersih-Bersih, Kylie Jenner Kehilangan 14 Juta Followers
Dokter Sebut 13 Ciri Mengkhawatirkan Bayi Beberapa Jam Setelah Dilahirkan
15 Resep Sate Lezat dan Empuk, Cocok Dinikmati bersama Keluarga
Ciri Kepribadian Berdasarkan Model Rambut, Orang Tulus Biasanya Punya Gaya ini
REKOMENDASI PRODUK
10 Panci Presto Terbaik untuk Memasak Beragam Makanan Cepat & Mudah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vacuum Cleaner Wet and Dry, Sedot Debu Sekaligus Mengepel Lantai
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Wajan Penggorengan Stainless Steel Bahan Tebal & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Highlighter & Contour Stick Terbaik, Mudah Dipakai Cocok untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Buku untuk Ibu Hamil yang Berikan Banyak Tips Bermanfaat
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Cara Mengambil Keputusan
Instagram Bersih-Bersih, Kylie Jenner Kehilangan 14 Juta Followers
Keamanan Mainan Berbasis AI untuk Anak Usia Dini, Pakar Soroti Masalah Emosi
15 Resep Sate Lezat dan Empuk, Cocok Dinikmati bersama Keluarga
Dokter Sebut 13 Ciri Mengkhawatirkan Bayi Beberapa Jam Setelah Dilahirkan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Amalam yang Dianjurkan Dilakukan pada 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
-
Beautynesia
Hati-hati! Ini 6 Tanda Kamu Kecanduan Belanja
-
Female Daily
Cobain Blush On Hack yang Viral di China. Bisa Menutupi Mata Panda?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Review Glass Skin Treatment yang Bisa Buat Wajah Glowing dan Plumpy
-
Mommies Daily
Anak Terlihat Berprestasi, Tapi Diam-Diam Stres? Ini Tanda Ekspektasi Orang Tua Berlebihan