menyusui

5 Kondisi yang Membuat Ibu Sakit Dilarang Menyusui

Siti Hafadzoh Minggu, 20 Oct 2019 10:00 WIB
5 Kondisi yang Membuat Ibu Sakit Dilarang Menyusui
Jakarta - Memberikan yang terbaik untuk anak merupakan keinginan setiap orang tua ya, Bun. Termasuk memberinya ASI. Tapi, gimana kalau Bunda sakit? Apakah masih boleh menyusui?

Sebenarnya, kalau cuma sakit flu atau penyakit ringan lainnya, Bunda boleh tetap menyusui kok. Menurut konselor laktasi dr Sylvia Haryeny, IBCLC, ASI mengandung antibodi dari penyakit yang dialami Bunda.

"Ibu perlu tetap menyusui bayinya. Kenapa? Karena ada antibodi penyakitnya ibu di dalam ASI. Jadi kalau ibu menyusui, dia memberikan antibodi terhadap penyakit yang dialami ibu kepada si bayi," kata Sylvia.


Tapi, ada beberapa penyakit dan kondisi yang tidak memperbolehkan ibu untuk menyusui. Melansir dari What to Expect dan Very Well Family, berikut beberapa kondisi yang tidak memperbolehkan ibu untuk menyusui.

1. HIV

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyebabkan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). Ibu yang mengidap HIV bisa menularkan virus tersebut kepada bayinya lewat ASI dan menyusui. Karena belum ada obat yang bisa menyembuhkan AIDS, ibu yang positif HIV tidak boleh menyusui.

"Yang nggak boleh kalau ibunya sakit HIV positif. Jadi hanya ibu dengan HIV positif yang tidak boleh menyusui. Tapi itu syarat dan ketentuannya berlaku," ujar Sylvia.

2. HTLV

Human T-cell Lymphotropic Virus 1 (HTLV-1) adalah virus yang dapat menyebabkan leukimia dan limfoma. Sedangkan, virus HTLV-2 dapat menyebabkan masalah otak dan paru-paru.

Virus ini tidak menimbulkan gejala sama sekali, Bun. Bahayanya adalah penyakit yang ditimbulkan oleh virus ini adalah kondisi seumur hidup dan belum ada obatnya.

HTLV dapat menular ke bayi melalui ASI. Makanya, bayi tidak boleh menyusu langsung pada ibu yang positif HTLV. Tapi, ada sebuah penelitian mengatakan bahwa sel HTLV-1 dapat hancur dengan cara membekukan dan mencairkan ASI jika disimpan di suhu -20 derajat celsius atau lebih dari 12 jam.

5 Kondisi yang Membuat Ibu Sakit Dilarang MenyusuiIlustrasi ibu menyusui/ Foto: iStock
3. Infeksi Tuberkulosis Aktif

Tuberkulosis (TB) adalah bakteri yang menginfeksi paru-paru. Bakteri ini dapat tersebar lewat pernapasan, seperti batuk dan bersin.

Meskipun bakteri ini tidak menular lewat ASI, ibu yang mengidap TB tidak diperbolehkan untuk menyusui, Bun. Ibu yang mengidap TB bisa menularkan bakteri ini pada bayinya lewat batuk, bersin, dan sentuhan. Makanya, ibu tidak bisa menyusui karena ibu tidak boleh kontak langsung dengan bayinya.

Tapi, ibu yang mengidap TB tetap bisa memberikan ASI kepada bayinya, dengan memberikan ASI perah sampai menyusui bisa dimulai setelah dua minggu ibu menjalani perawatan. Kalau keduanya mengidap TB, mereka bisa bersama-sama selama masa perawatan dan bayi bisa menyusu langsung pada ibunya.

4. Herpes

Herpes memang tidak menular melalui ASI. Penyakit ini bisa menular ke bayi kalau ada luka di payudara ibu. Sehingga, berbahaya jika ibu menyusui bayinya. Tapi, selama tidak ada luka di payudara dan selalu mencuci tangan dengan bersih, ibu tetap boleh menyusui bayinya kok, Bun.

5. Postpartum Depression

Meskipun sebenarnya fisik ibu mampu untuk menyusui ketika mengalami postpartum depression, penelitian menunjukkan ada hubungan antara keduanya, Bun. Ini bukan berarti menyusui adalah penyebab dari kondisi psikis ini.

Tapi, menyusui bisa jadi salah satu faktor penambah stres ibu yang mengidap postpartum depression. Kalau Bunda memiliki kondisi psikologis apapun, diskusikan risiko menyusui dengan dokter ya, Bun. Jangan merasa bersalah kalau Bunda tidak bisa menyusui untuk sementara karena kesehatan mental Bunda harus dijadikan prioritas utama.

Nah, selama penyakit yang diderita Bunda enggak menular lewat ASI dan enggak membahayakan bayi, Bunda tetap boleh menyusui ya.

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi