sign up SIGN UP search


menyusui

Bikin Tak Nyaman, Ini 5 Faktor Penyebab Payudara Terasa Nyeri saat Menyusui

Kinan Rabu, 16 Jun 2021 10:25 WIB
Woman sitting in a white bedroom with little child and smiling caption

Fase menyusui tak kalah sulit jika dibandingkan dengan melahirkan. Berbagai masalah bisa terjadi dan membuat payudara terasa nyeri.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh The United States Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada tahun 2005–2007 menemukan bahwa lebih dari 75 persen ibu mengalami nyeri menyusui dalam 2 pekan pertama pascapersalinan.

Penyebab payudara terasa nyeri saat menyusui

Bisa membuat Bunda tak nyaman, perlu diketahui pemicu payudara terasa nyeri saat menyusui agar pengobatannya tepat. Nah, apa saja faktor penyebab payudara terasa nyeri? Berikut ulasan lengkapnya untuk Bunda:


1. Luka lecet pada puting

Luka pada puting merupakan salah satu keluhan penyebab payudara terasa nyeri saat menyusui. Ini seringnya terjadi pada awal-awal fase menyusui. 

Adanya masalah pelekatan yang belum sempurna kerap membuat puting Bunda rentan terluka. Namun jika pelekatan dirasakan sudah tepat namun luka tetap terjadi, segera konsultasi ke dokter laktasi untuk menemukan penyebabnya.

Masalah pelekatan biasanya disebabkan oleh belum terbiasa menerapkan posisi menyusui. Perhatikan gejala puting luka seperti tampak kering, nyeri saat menyusui dan bahkan bisa s ampai berdarah.

Agar puting tetap aman dan tak terjadi lagi payudara terasa nyeri saat menyusui, pastikan posisi pelekatan sudah tepat. Pegang bayi menghadap payudara, jika perlu Bunda bisa menggunakan bantal agar sanggahannya lebih nyaman.

2. Payudara bengkak

Pembengkakan akibat peningkatan produksi air susu ibu (ASI) juga bisa menyebabkan payudara terasa nyeri saat menyusui. Saat itu terjadi, peningkatan aliran darah dan produksi ASI dapat menyebabkan payudara bengkak, terasa lebih berat, dan keras.

Kondisi ini juga bisa terjadi jika Bunda melewatkan jadwal menyusui atau jarang memerah ASI di sela waktu menyusui. 

Meskipun pembengkakan bersifat sementara dan biasanya hanya berlangsung satu atau dua hari, ini tetap bisa membuat payudara terasa nyeri luar biasa. 

Bunda bahkan mungkin merasa tak nyaman dan sensitif di seluruh area payudara, dada, dan ketiak saat beraktivitas. Misalnya saat tidur atau mengenakan pakaian.

3. Sumbatan pada saluran ASI

Pada beberapa kondisi, ASI mungkin bisa tersumbat dan tak bisa keluar dengan lancar saat bayi menyusu. Ini juga dapat membuat payudara terasa nyeri saat menyusui lho, Bunda.

Perhatikan gejala sumbatan saluran ASI (clogged duct) berikut ini:

  • Ada benjolan yang terasa nyeri saat ditekan di satu area payudara
  • Tanda putih atau sumbatan pada puting 
  • Ketidaknyamanan pada payudara saat memompa atau menyusui

Sumbatan pada saluran ASI kemungkinan disebabkan oleh masalah pelekatan. Bisa juga disebabkan oleh kebiasaan Bunda memakai pakaian atau bra terlalu ketat. 

4. Nyeri saat let-down reflex

Dikutip dari Healthline, let-down reflex atau LDR merupakan respons hormonal tubuh terhadap sinyal saraf yang menunjukkan sudah waktunya untuk menyusui. Ini juga dapat terjadi ketika Bunda mendengar bayi menangis atau bahkan sekadar berpikir tentang menyusui.

Beberapa orang menggambarkannya seperti sensasi kesemutan, tapi ada pula yang tidak merasakan apa-apa. Sebagian lainnya bahkan mengalami rasa nyeri yang menusuk di payudara.

Rasa sakit ini mungkin hanya terjadi selama hari-hari awal menyusui, tetapi bisa juga terjadi terus-menerus selama menyusui. 

Buatlah diri Bunda nyaman saat mengalaminya, misalnya dengan kompres air hangat, skin-to-skin dengan si Kecil, atau tarik napas dalam sebagai teknik relaksasi.

5. Mastitis

Dilansir Very Well Family, mastitis atau infeksi payudara juga bisa menjadi penyebab payudara terasa nyeri saat menyusui. Kondisi  ini terjadi ketika bakteri (baik dari permukaan kulit atau dari mulut bayi) masuk ke payudara melalui celah di puting atau melalui salah satu saluran susu.

Meski dapat terjadi kapan saja selama masa menyusui, mastitis kemungkinan besar dialami Bunda selama 6 pekan pertama menyusui. Mastitis sendiri umumnya memengaruhi satu payudara saja.

Gejala mastitis meliputi demam, meriang, pembengkakan, payudara terasa nyeri, kemerahan, dan terasa hangat saat disentuh.

Demikian ulasan tentang ragam penyebab payudara terasa nyeri saat disentuh saat menyusui. Jika pelekatan sudah tepat namun nyeri masih terus terjadi, segera lakukan konsultasi ke dokter laktasi ya, Bunda!

(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi