MENYUSUI
Kunci Turunkan Berat Badan Usai Melahirkan & 4 Diet yang Dilarang untuk Busui
Winda Ekayanti, MND, APD | HaiBunda
Senin, 05 Jul 2021 14:13 WIBMenyusui menjadi salah satu cara untuk memenuhi hak anak dalam mendapatkan nutrisi terbaik di awal kehidupannya. Itu sebabnya, para Bunda pun berupaya mengonsumsi berbagai makanan bergizi untuk mendapatkan ASI yang bernutrisi tinggi.
Tapi sayangnya, dalam proses ini banyak pola makan Bunda yang salah. Menyusui dianggap harus banyak makan, karena ASI terus diserap oleh Si Kecil. Hasilnya pun berat badan pun semakin naik. Harapan untuk kurus pun semakin susah untuk diwujudkan.
Setelah melahirkan, banyak Bunda menyusui mengeluh jika berat badan susah untuk kembali ke ukuran normal. Lalu, apakah diet diperbolehkan ketika masih dalam fase menyusui?
Diet pada ibu menyusui
Tahukah Bunda, menyusui ternyata ampuh untuk menurunkan berat badan usai melahirkan lho. Penelitian menunjukkan bahwa Bunda menyusui lebih mudah menurunkan berat badan dibanding Bunda yang tidak menyusui.
Tapi, cara ini hanya akan efektif selama kira-kira 6-8 bulan pertama pemberian ASI eksklusif. Jadi, selama proses ini, Bunda sudah bisa manfaatkan untuk mulai mengembalikan berat badan ke ukuran sebelum hamil.
Selain itu, sebuah penelitian lainnya menyatakan bahwa pola makan juga dapat memengaruhi penurunan berat badan selama menyusui. Banyak yang beranggapan bahwa setelah melahirkan dan mulai menyusui, mereka bisa mengonsumsi makanan apa pun untuk menunjang produksi ASI-nya. Tapi pada kenyataannya, Bunda tidak diperbolehkan makan sembarangan selama menyusui.
Saat menyusui, tubuh membutuhkan tambahan 500 kkal dalam setiap menu makan. Penambahan kebutuhan kalori ini diperlukan untuk produksi ASI, Bunda.
Jenis makanan untuk bantu turunkan berat badan
Bunda perlu tahu juga, dalam menurunkan berat badan ada beberapa jenis makanan yang dapat memengaruhi keberhasilannya. Jenis makanan seperti apa?
Jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi harus tinggi protein dan rendah karbohidrat. Makanan yang tepat bisa membantu Bunda menurunkan berat badan lebih banyak sekaligus memproduksi ASI yang cukup.
Porsi makan sehari, bisa bagi menjadi tiga bagian, Bunda. Catat ya, isi piring dengan porsi 50 persen sayur-mayur, 25 persen sumber karbohidrat kompleks, dan 25 persen sumber protein.
Sedangkan sumber lemak biasanya sudah ditemukan di makanan sumber protein yang sudah melalui proses masak, seperti ditumis dengan minyak. Sebagai tambahan porsi makan, kita bisa mengonsumsi 2 potong buah atau sekitar 150 gram.
Pola makan ibu menyusui
Sebenarnya Bunda nggak perlu banyak makanan tambahan saat menyusui. Penambahan 500 kkal dalam porsi makan setara dengan dua porsi camilan sehat.
Meski begitu, porsi makan harus seimbang, yakni mengandung sumber protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Jenis makanan ini bisa didapatkan dari menu makan sehari-hari, seperti daging, kacang-kacangan, sayur, dan buah.
Porsi makanan tambahan 500 kkal bisa didapatkan dari buah yang mengandung sekitar 150 kalori. Sisanya bisa dari yogurt atau susu yang dapat dikonsumsi dua kali sehari.
Bunda tidak disarankan untuk melakukan diet ketat, pengurangan kalori, atau membatasi makanan secara ekstrim sebelum melewati enam bulan, dengan asumsi ASI eksklusif selama 6 bulan.dua bulan pasca melahirkan. Meski belum ada penelitian yang menyebutkan kapan bisa mulai weight loss diet saat ASI eksklusif, yang penting dilakukan adalah menjaga total asupan kalori agar tidak lebih dari 2500 kkal per hari.
Lalu, bagaimana pola makan yang tepat agar badan cepat kembali turun usai melahirkan? Langsung simak penjelasan di halaman berikutnya!
Intip juga rahasia diet Ussy Sulistiowati dalam video di bawah ini:
FAKTOR PENDUKUNG UNTUK CEPAT MENURUNKAN BERAT BADAN
Halaman Selanjutnya
Simak video di bawah ini, Bun:
Resep Diet Ice Cream Vegan Alpukat
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Kiat Aman Turunkan Berat Badan Ibu Menyusui, Sukses Diet Tanpa Tersiksa
5 Panduan Diet Sehat untuk Ibu Menyusui, Batasi Jus dan Buah Kering
Pola Makan Ibu Menyusui agar ASI Lancar dan Tinggi Nutrisi untuk Si Kecil
8 Langkah Penuhi Kebutuhan Gizi Ibu Menyusui, Penting Jauhi Junk Food
TERPOPULER
5 Kebiasaan Orang Kaya yang Membuatnya Hidup Semakin Sukses
Fakta Mengejutkan Tragedi Pura-pura Hamil di Balik Kasus Taylor Parker yang Diangkat di Netflix
Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah
11 Ucapan Orang Tua yang Membantu Anak Tumbuh Lebih Cerdas
15 Cafe yang Dilengkapi Playground di Jakarta Lengkap dengan Estimasi Harga Menu
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Deep Fryer Kecil Multifungsi Stainless Steel Anti Lengket dan Tahan karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sampul Buku Lengkap dari Aesthetic, Plastik Bening, Cokelat, dan Warna
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Alat Pel Lantai yang Bagus dari Putar, Tanpa Bilas & Otomatis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Hair Tonic Bantu Atasi Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Lap Microfiber Terbaik untuk Membersihkan Rumah, Motor, dan Mobil
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan Emosional dari 'Kebiasaan Buruk'
11 Ucapan Orang Tua yang Membantu Anak Tumbuh Lebih Cerdas
Fakta Mengejutkan Tragedi Pura-pura Hamil di Balik Kasus Taylor Parker yang Diangkat di Netflix
5 Kebiasaan Orang Kaya yang Membuatnya Hidup Semakin Sukses
Sarapan Sehat Jadi Bekal Penting Anak untuk Lebih Fokus Belajar, Energen Ajak Orang Tua Biasakan Sejak Dini
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
ART Diduga Disiram Air Panas hingga Tewas, Keluarga Desak Polisi Bongkar Semua Fakta
-
Beautynesia
7 Zodiak yang Nggak Percaya Cinta Pandangan Pertama
-
Female Daily
MASSHIRO&Co. Rayakan 1 Dekade Lewat The Summer Capsule 2026!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Most Pop: Gaya Wulan Guritno Liburan ke Bali Bareng 3 Anak, Bak ABG
-
Mommies Daily
7 Event Jakarta 29 Juni–5 Juli 2026, dari Jakarta X Beauty hingga Konser Seru