MENYUSUI
Ketahui Waktu yang Tepat Minum ASI Booster agar Hasilnya Maksimal
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Rabu, 17 Apr 2024 09:37 WIBProduksi ASI yang turun naik kerap membuat ibu menyusui khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan asupan bayinya. Menambahkan ASI booster banyak ditempuh untuk meningkatkan pasokan ASI. Yuk, ketahui waktu yang tepat minum ASI booster agar hasilnya maksimal, Bunda.
Jika Bunda sedang menyusui dan khawatir dengan rendahnya pasokan ASI, Bunda mungkin sudah tahu apa yang harus dilakukan sebagai langkah selanjutnya. Sebagai ibu, tentu saja memastikan bayi mendapatkan apa yang mereka butuhkan untuk menjadi sehat merupakan prioritas utama.
Tak mengherankan, segala cara pun ditempuh untuk memenuhi kebutuhan Si Kecil. Termasuk ketika pasokan ASI mulai menurun sementara kebutuhan ASI bayi sedang tinggi-tingginya. Memang ya, Bunda, tidak semua ibu memproduksi ASI lebih banyak dibandingkan lainnya.
Waktu tepat minum ASI booster
Untuk meningkatkan pasokan ASI, tak sedikit ibu menyusui yang memutuskan mengonsumsi ASI booster agar produksi ASI mereka meningkat. Seperti diketahui ya, Bunda, bahwa sebagian besar makanan, teh, suplemen, dan pil diklaim dapat meningkatkan suplai ASI meskipun tidak didukung oleh penelitian.
“Ada banyak produk berbeda di luar sana yang diiklankan untuk meningkatkan pasokan susu karena produk tersebut menghasilkan uang,” kata Kam Lam, MD, seorang breastfeeding physician, seperti dikutip dari laman Clevelandclinic.
Dilanjutkan Dr Lam bahwa tetapi tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras mengosongkan dan menstimulasi payudara. Serta, tidak ada suplemen laktasi ajaib yang dapat sepenuhnya menggantikan fisiologi normal pembuatan susu.
Apa itu galactagogue?
Galactagogue merupakan suplemen yang dipercaya dapat meningkatkan suplai ASI pada orang yang sedang menyusui. Beberapa galactagogue telah digunakan selama beberapa generasi sebagai pengobatan rumahan untuk meningkatkan suplai ASI.
Beberapa suplemen alami yang telah digunakan secara historis dengan harapan dapat meningkatkan pasokan ASI diantaranya, teh herbal, kue laktasi, fenugreek, milk thistle, adas, marshmallow root, dan lainnya.
Namun, ada perbedaan besar antara bukti anekdotal dari praktik tradisional dan hasil uji klinis terkontrol secara acak yang masuk akal secara ilmiah. Dan sejauh menyangkut bukti ilmiah yang valid, keamanan dan efektivitas sebagian besar galactagogue tidak diketahui.
“Studi terhadap sebagian besar galactagogue memiliki banyak keterbatasan. Sangat sulit untuk mengatakan bahwa suplemen laktasi tertentu dapat membantu Bunda menghasilkan lebih banyak ASI,"kata Dr Lam.
Perlukah mencoba suplemen laktasi?
Mungkin benar ada beberapa kasus ketika suplemen menyusui tertentu dapat bermanfaat bagi sebagian orang dalam beberapa kondisi. Seperti jika busui memiliki resitensi insulin atau kadar prolaktin yang rendah dan ketika persediaan ASI benar-benar sedikit.
Dr Lam merekomendasikan untuk mencoba suplemen laktasi hanya seperti yang disarankan oleh dokter. "Saya merekomendasikan proses pengambilan keputusan bersama antara orang yang menyusui dan petugas medis yang berkualifikasi yang dapat memeriksa kontraindikasi dan memantau efek samping," tambah Dr Lam.
Kontraindikasi adalah alasan mengapa seseorang tidak ingin mengonsumsi suplemen berdasarkan hal-hal seperti riwayat kesehatan, alergi, kondisi medis, atau riwayat pengobatan orang tersebut.
Berapa lama suplemen laktasi bekerja?
Tubuh setiap orang memang unik dan memiliki kecocokan pada suplemen laktasi yang berbeda-beda. Bunda yang ingin menggunakan ASI booster ataupun suplemen laktasi dapat memilihnya sesuai dengan kecocokan masing-masing.
Mulai dari yang berbentuk bubuk, kapsul, camilan lezat, dan berbagai model lainnya ya, Bunda. Bunda dapat memilih yang paling sesuai dengan tubuh dan gaya hidup Bunda, seperti dikutip dari laman Wildwoodbirhtpdx.
Bagi kebanyaka orang, peningkatan nyata dalam suplai susu akan terlihat dalam waktu 24 hingga 72 jam saat mengonsumsi suplemen laktasi. Dua faktor penting lainnya yang ikut membantu peningkatan suplai ASI ialah seringnya menyusui atau memompa ASI, dan tetap terhidrasi.
Waktu terbaik mengonsumsi ASI booster atau suplemen laktasi
Walaupun banyak ibu hamil yang akan merasakan kolostrum (zat kental dan padat nutrisi yang dihasilkan tubuh sebelum ASI) pada minggu-minggu menjelang kelahiran, tidak perlu khawatir mengenai suplai ASI pada hari-hari awal setelah melahirkan.
Jika Bunda mempertimbangkan suplementasi laktasi, Bunda tidak perlu memulainya sampai proses transisi ASI dimulai, yang biasanya antara hari 3-5 setelah kelahiran.
Tepat setelah bayi Bunda lahir, ASI yang mereka konsumsi sebagian besar berupa kolostrum, dan perut mereka yang kecil tidak membutuhkan banyak makanan untuk membuat mereka kenyang. Tetapi, jika Bunda menyadari bahwa persediaan ASI Bunda berkurang setelah sekitar lima hari, Bunda dapat mempertimbangkan untuk mencari ASI booster ataupun suplemen laktasi.
Pada saat inilah, kehadiran ASI booster akan sangat membantu. Bunda juga bisa melakukan konsultasi dengan konsultan laktasi untuk mengetahui perkembangan pasokan ASI Bunda dan mendapatkan solusi lebih lanjut.
Keamanan ASI booster untuk ibu menyusui
Meskipun mengonsumsi makanan sehat itu sempurna kapan saja sepanjang hari, Bunda mungkin ingin lebih berhati-hati jika mengonsumsi kapsul, teh, atau kue yang diformulasikan khusus.
Meskipun tidak ada waktu tertentu dalam sehari Bunda perlu meminumnya, disarankan untuk mengonsumsi suplemen laktasi tiga kali sehari. Jadi, Bunda dapat menyesuaikan dengan jadwal Bunda sendiri, atau, Bunda juga bisa memasangkan suplemen Bunda dengan makanan lain di pagi, siang, dan malam hari.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
Simak video di bawah ini, Bun:
5 Rempah yang Bagus untuk Ibu Menyusui, Bisa Dijadikan ASI Booster Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Pakar Minta Ibu Menyusui Hati-hati Pilih Suplemen ASI Booster, Ini Alasannya
Bunda Perlu Tahu, 5 Asupan yang Diyakini Bisa Menambah Produksi ASI
7 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami
Wow! Kandungan Susu Kambing Menjadi Sumber ASI Booster Terbaik
TERPOPULER
Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah
Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian
Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya
Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?
5 Fakta tentang Momen Pertama Anak yang Penting Diketahui Orang Tua
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Stainless Steel 316 Terbaik, Lebih Aman, Tahan Panas & Karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen, Lindungi Kulit Wajah dari Sinar UV dengan Coverage Natural
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Matcha Bubuk yang Enak, Berkualitas hingga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin D untuk Promil, Bagus untuk Suami Istri
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Deep Fryer Kecil Multifungsi Stainless Steel Anti Lengket dan Tahan karat
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya
Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian
Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?
Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah
5 Fakta tentang Momen Pertama Anak yang Penting Diketahui Orang Tua
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: 5 Berita Populer: Sarah Gibson Pilih Cerai, Mamah Dedeh Tegur Para Istri
-
Beautynesia
5 Ciri Orang yang Kurang Menghargai Diri Sendiri, Apakah Kamu Pernah Mengalaminya?
-
Female Daily
Belanja Lebih Praktis, Kini TUMI Resmi Hadir di ZALORA!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Viral Huening Bahiyyih Naik Ojol di Bali, Interaksi dengan Sopir Bikin Iri
-
Mommies Daily
Walkaway Wife Syndrome: Kenapa Suami Sering Kaget saat Istri Minta Cerai?