HaiBunda

MENYUSUI

9 Makanan Ibu Menyusui agar Bayi Lancar BAB

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Kamis, 03 Oct 2024 18:35 WIB
9 Makanan Ibu Menyusui agar Bayi Lancar BAB/Foto: Getty Images/aywan88
Jakarta -

Meskipun minum ASI, bayi juga bisa terindikasi kena sembelit. Pastikan Bunda tahu makanan ibu menyusui agar bayi lancar BAB ya, Bunda.

Sembelit pada bayi baru lahir merupakan masalah bagi orang tua, tetapi merupakan gejala umum pada bayi yang diberi ASI dan susu formula. Selain mengobati sembelit pada anak, nutrisi ibu juga sangat penting. 

Pada bayi yang mendapatkan ASI eksklusif, fesesnya biasanya cair atau kental, berwarna kuning, berbusa, atau berbintik-bintik putih seperti bunga lilac dan sawi. Anak dapat buang air besar beberapa kali dalam sehari, terkadang saat menyusu sambil buang air besar, namun anak tidak merasakan gejala sakit perut, berat badan bertambah, dan beraktivitas normal.


Pada bayi yang diberi susu formula, fesesnya biasanya lebih kental dan lebih jarang karena ASI lebih mudah dicerna daripada susu formula.

Bayi baru lahir juga bisa terkena risiko sembelit ya, Bunda. Ini adalah kondisi bila anak buang air besar sedikit, berhari-hari (lebih dari 3 hari) tidak buang air besar, fesesnya sering kering dan keras, saat buang air besar harus mengejan agar bisa keluar. Penyebab utama sembelit pada bayi sering kali karena bayi kurang mengisap, tidak cukup minum ASI, sehingga menyebabkan dehidrasi pada tubuh.

Makanan ibu menyusui agar bayi lancar BAB

Pada bayi yang mendapat ASI eksklusif, untuk mengatasi sembelit pada bayi baru lahir, ibu harus memperhatikan pola makan berikut:

1. Brokoli dan perbanyak serat lainnya
2. Minum air putih yang cukup
3. Jus jeruk
4. Chia seeds
5. Kubis brussel
6. Kacang-kacangan
7. Oatmeal
8. Beras merah
9. Pasta gandum utuh

Resep yang dapat dicoba untuk melancarkan BAB

Berikut beberapa resep yang bisa Bunda coba untuk melancarkan BAB pada Si Kecil yang masih menyusu:

1. Plum dan pir dengan kayu manis

Potong 2 atau 3 buah pir dan plum menjadi potongan-potongan kecil. Masukkan ke dalam panci berisi sedikit air dan didihkan hingga lunak. Tambahkan sedikit kayu manis. Aduk hingga rata.

2. Ubi jalar dengan apel

Potong setengah ubi jalar, satu apel, dan setengah persik menjadi potongan-potongan kecil. Masukkan ke dalam keranjang kukusan dan masak hingga empuk. Aduk hingga halus.

3. Bubur bayam dan apel

Potong dua apel menjadi potongan-potongan kecil dan masak dalam panci berisi sekitar 1/2 cangkir air. Saat sudah empuk, tambahkan sekitar 1 cangkir bayam dan masak lagi selama 2 hingga 3 menit. Haluskan hingga halus. Dapat dibumbui dengan kayu manis dan jahe.

4. Jus pir dan apel

Beberapa jus diketahui dapat membantu meningkatkan kadar air dalam tinja dan dapat meredakan sembelit. Termasuk campuran buah prune, pir, dan apel.

Namun, The American Academy of Pediatrics merekomendasikan untuk menghindari jus buah bagi anak-anak yang berusia di bawah 1 tahun. Bunda dapat tetap mengonsumsi buah-buahan ini dalam bentuk lainnya untuk mendapatkan efek yang sama. 

Apa yang harus dilakukan pada bayi sembelit?

ASI mudah dicerna sehingga menjadi nutrisi terbaik bagi bayi. Jika bayi menyerapnya dengan baik, fesesnya bisa lambat, hanya 5-6 hari sekali. Jika feses anak masih lunak, tidak kering, keras, anak tidak rewel atau tidak nyaman, ibu dapat mengusap perut anak searah jarum jam beberapa kali sehari, dikombinasi dengan gerakan memutar kaki dan dilakukan dalam keadaan perut kosong untuk merangsang buang air besar. 

Jika bayi baru lahir sembelit karena asupan ASI yang rendah, ibu perlu menambah jumlah pemberian ASI (1-2 jam) untuk menambah jumlah ASI, memastikan bayi mendapat cukup ASI, cukup air, dan membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik. Jika ASI ibu kurang, bayi perlu diberi ASI lebih banyak, sekitar 12-15 kali sehari. 

Bila bayi diberi susu formula dan mengalami sembelit, orangtua perlu memperhatikan cara mencampur susu. Sebaiknya campurkan sesuai petunjuk resep, hindari mencampur terlalu kental, agar bayi dapat menyerap susu dengan baik. Namun, untuk mengatasi sembelit pada anak, orangtua perlu memperhatikan agar anak tidak terlalu sering dipompa seperti dikutip dari laman Vinmec.

Selain itu, bila melakukan hal-hal di atas, bayi mengalami sembelit dengan gejala seperti kembung, ASI muntah, mudah marah, atau menangis, orangtua sebaiknya membawa anak ke dokter. Untuk menghindari bayi baru lahir mengalami sembelit, ibu sebaiknya banyak makan buah dan sayur, seperti biji chia, jeruk bali, dan pastikan minum cukup air 2-3 liter per hari.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

3 Obat Maag yang Bisa Dikonsumsi Ibu Menyusui

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Orang Baik tapi Tidak Tulus, Sering Ucapkan 12 Kalimat Ini Menurut Psikolog

Mom's Life Natasha Ardiah

Viral Dokter Selamatkan Balita Kejang dalam Pesawat Citilink, Ini Kronologinya

Parenting Nadhifa Fitrina

Stres Ibu Hamil Berkaitan dengan Gigi Bayi Tumbuh Lebih Cepat, Simak Faktanya

Kehamilan Angella Delvie & M Prima Fadhilah

Sidang Lanjutan Cerai Boiyen Kembali Digelar Minggu Ini

Mom's Life Annisa Karnesyia

Google dan YouTube Luncurkan AKSI Digital, Upaya Dukung Kesehatan Mental Remaja

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Akhirnya, Denada Akui Ressa Rossano Sebagai Anak Kandung & Berharap Sang Putra Memaafkan

Melisa Idol Melahirkan Anak Kedua, Bagikan Pengalaman Kembali Jalani Operasi Caesar

Google dan YouTube Luncurkan AKSI Digital, Upaya Dukung Kesehatan Mental Remaja

Viral Dokter Selamatkan Balita Kejang dalam Pesawat Citilink, Ini Kronologinya

Stres Ibu Hamil Berkaitan dengan Gigi Bayi Tumbuh Lebih Cepat, Simak Faktanya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK