MENYUSUI
Tips Mencuci dan Mensterilkan Botol Susu Si Kecil saat Perjalanan Mudik Lebaran
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Sabtu, 22 Mar 2025 08:40 WIBMenjaga kebersihan alat menyusui sangatlah penting untuk menjaga kontaminasi bakteri yang mengintai kapan saja. Simak tips mencuci botol susu Si Kecil saat perjalanan mudik lebaran yuk, Bunda.
Liburan Idul Fitri sudah di depan mata. Bagi Bunda yang melakukan perjalanan mudik dan masih memiliki bayi tentu saja perlu mempersiapkan segala perlengkapan sejak dini. Berbagai alat menyusui hingga baju dan berbagai perlengkapan bayi lainnya tentu menjadi list yang masuk koper tersendiri kebutuhan Si Kecil.
Meskipun perjalanan mungkin akan sedikit terkendala karena kepadatan lalu lintas Lebaran, bagi Bunda yang masih menyusui tentu agenda tersebut tetap perlu dipenuhi ya, Bunda. Termasuk bagi Bunda yang memilih memberikan ASI perah melalui botol.
Ya, memang tidak mudah menjaga kebersihan botol susu selama perjalanan. Apalagi, keterbatasan alat sanitasi di perjalanan tentu membuat busui kesulitan membersihkannya. Meski demikian, jangan lupa untuk tetap membersihkan secara maksimal botol Si Kecil untuk menjaganya tetap higienis ya, Bunda.
Cara mensterilkan botol susu saat mudik Lebaran
Untuk bayi yang berusia di bawah 3 bulan atau bayi prematur, metode air mendidih adalah yang terbaik. Menurut USDA untuk bayi yang berusia di atas 3 bulan, botol harus dicuci bersih menggunakan sabun dan air panas.
Namun, saat bepergian, sumber air bisa jadi tidak dapat diandalkan. Jadi, untuk lebih amannya, rebus air dan rendam botol. Tetapi, lagi-lagi dalam perjalanan hal tersebut bukan pilihan yang tepat sehingga Bunda bisa menggunakan tisu basah untuk mensterilkan saat bepergian setelah sebelumnya dibersihkan dengan air matang dan sabun pencuci botol khusus perlengkapan bayi.
Mengapa botol susu perlu disterilkan?
Penting diketahui bahwa bayi sangatlah rentan terhadap infeksi ya, Bunda. Sehingga, kebersihan alat-alat yang digunakannya menjadi sebuah keharusan. Selain itu, bayi juga dapat tertular dari mikroorganisme dalam botol dan dot yang dicuci dengan air yang terkontaminasi, seperti dikutip dari laman Indinomads.
Bagaimana cara mendapatkan air panas dalam perjalanan?
Bunda dapat mempersiapkan air panas yang sudah direbus sendiri di rumah dan membawanya menggunakan termos. Jika di perjalanan Bunda menemukan ada rest area yang menyediakan air hangat, Bunda juga bisa memanfaatkan hal tersebut.
Atau, Bunda juga bisa membawa teko listrik dan memasak air hangat saat menemukan colokan listrik di rest area. Atau, Bunda juga bisa memanfaatkan kafe atau restoran dan membeli air panas di tempat tersebut. Tetapi, untuk lebih aman dan simpelnya, Bunda dapat membawa sendiri termos yang sudah dipersiapkan dari rumah agar lebih efektif ya, Bunda.
Oh iya, Bunda, jika benar-benar tidak menemukan air panas, Bunda dapat memanfaatkan air keran dingin untuk mencuci botol dan kemudian mensterilkannya kembali begitu menemukan air hangat kemudian.
Bagi Bunda yang melakukan perjalanan mudik dengan pesawat, Bunda dapat menanyakan kepada awak kabin saat berada di dalam pesawat untuk bisa mendapatkan air panas sebanyak yang Bunda perlukan.
Lalu, bagaimana cara membersihkan botol saat dalam penerbangan atau saat Bunda hanya memiliki termos berisi air?
Karena tidak ada sabun pencuci botol, dalam keadaan darurat, Bunda dapat membilas botol di air keran tanpa menggunakan sabun. Hal ini penting untuk menghilangkan lemak yang menempel karena bekas susu yang tertinggal.
Namun, pastikan melakukan hal ini segera setelah menyusui selesai ya, Bunda. Karena lebih mudah membersihkan endapan sisa-sisa lemak susu sebelum mengering.
Membersihkan botol susu di kamar hotel
Bunda yang melakukan perjalanan dan menginap sementara di hotel, Bunda dapat memanfaatkan teko pemanas yang ada di kamar hotel untuk memanaskan air. Jika tidak tersedia, Bunda dapat menanyakan kepada kru hotel untuk meminjam teko pemanas sementara waktu.
Ya, baik dengan menggunakan ASI perah atau susu formula, membersihkan botol susu memang sangat penting. Ketimbang membawa alat sterisilisasi botol saat perjalanan, lebih mudah untuk membawa plastik besar dengan tutup, dan menggunakan tablet sterilisasi.
Atau, jika Bunda memiliki microwave di tempat menginap, compact microwave steam sterilizer sangat cocok dibawa untuk bepergian.
Jika Bunda sama sekali tidak memiliki akses ke peralatan sterilisasi atau microwave, Bunda dapat menggunakan pre-sterilised bottle liners yang sudah disterilkan dan kemasan dot yang steril. Bunda juga dapat membeli botol sekali pakai yang sudah disterilkan, tetapi mungkin harganya sedikit mahal.
Pilihan lainnya ialah menggunakan kantong sterilisasi sekali pakai dan tablet sterilisasi ya, Bunda. Setiap kantong biasanya dapat menampung dan mensterilkan satu botol, seperti dikutip dari laman Baby Center.
Jika Bunda bepergian seharian, bawalah termos berisi air matang yang didinginkan hingga hampir hangat (kira-kira suhu tubuh). Termos akan menjaga air tetap panas selama sekitar empat jam. Ambil beberapa wadah kecil yang disterilkan, masing-masing berisi jumlah susu yang dibutuhkan untuk setiap pemberian susu. Bunda kemudian dapat memberikan susu dengan mudah ke dalam botol yang disterilkan.
Atau, Bunda dapat menuangkan air matang dalam jumlah tertentu ke dalam botol yang disterilkan, menutupnya rapat-rapat, dan menyimpan botol di lemari es. Kemudian bawa botol-botol tersebut dan tambahkan susu ke dalam botol lainnya saat bayi Bunda siap untuk menyusu.
Jika Bunda bepergian dan menggunakan ASI perah, simpan ASI dalam kantong dingin dengan kompres es hingga Bunda siap menggunakannya (tetapi tidak lebih dari 24 jam). Kemudian panaskan ASI dengan lembut dalam semangkuk air hangat. Jika Bunda tidak dapat mengakses air hangat saat bepergian, bawalah sebagian dalam termos.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Mommy Wrist: Nyeri Pergelangan Tangan saat Menyusui
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
3 Dampak Bingung Puting pada Bayi, Benarkah Akibat Terlalu Cepat Kenal Botol Susu?
Kapan Waktu Tepat Mengganti Botol Susu Bayi?
Trik Mengatasi Bayi yang Menolak Minum ASI dari Botol
Cara Terbaik Memberikan ASIP, Pakai Botol atau Sendok?
TERPOPULER
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Kapan Jadwal Hari Pertama Puasa Ramadhan 2026? Simak Tanggalnya
Bukan Sembarangan, Ini Alasan Uang Kusam Tak Dipakai dalam Angpao Imlek
Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal
Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Feni Rose Ikut Emosi Ibu Virgoun Terus Serang Inara Soal Rumah
-
Beautynesia
5 Negara Asia dengan Biaya Kuliah Terjangkau untuk Mahasiswa Internasional
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramadan Pret-A-Porter 2026: Modest Fashion Bazaar Hadir di PIK 2
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog