MENYUSUI
Cara Mencegah Mastitis setelah Ibu Menyusui Habiskan Liburan Panjang
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Selasa, 15 Apr 2025 14:20 WIBAncaman mastitis sering kali menghantui sepanjang perjalanan menyusui tak terkecuali ketika Bunda usai menjalani liburan. Hmm, bagaimana sebenarnya cara mencegah mastitis setelah Bunda habiskan liburan panjang?
Liburan panjang Idul Fitri memang membawa kebahagiaan tersendiri. Ramah tamah bersama keluarga besar, berwisata bersama anggota keluarga, dan makan dengan rekan-rekan tentu menjadi hiburan bagi siapa pun. Termasuk para ibu menyusui yang biasanya hanya disibukkan dengan agenda menyusui dari hari ke hari.
Meskipun tentunya tidak mudah menjalani proses menyusui di tengah liburan, hal ini tak mengurangi kebahagiaan para ibu yang mendapatkan suntikan energi ketika melewati momen tersebut. Walaupun ada saja kendala yang menghampirinya ya, Bunda. Seperti halnya sumbatan di payudara karena jadwal menyusui jadi berantakan di tengah liburan.
Ya, liburan, berlibur ke luar kota, dan agenda plesiran lainnya memang dapat mengganggu jadwal memompa ASI para orang tua baru dan bahkan bisa menyebabkan mastitis atau radang jaringan payudara. Jika sudah begini, liburan pun jadi kacau.
Sebagai orang tua baru, Bunda mungkin memiliki daftar panjang hal yang harus dilakukan, dengan berbagai acara, rencana perjalanan, dan tenggat akhir tahun yang semuanya berlomba-lomba menarik perhatian. Sayangnya, risiko mastitis dalam kondisi tersebut juga kerap mengintai ya, Bunda. Apalagi ketika agenda menyusui tak lagi rutin seperti halnya hari-hari biasa di rumah.
Perlu Bunda ketahui bahwa mastitis paling umum terjadi dua hingga tiga minggu setelah melahirkan ketika orang tua dan bayi mereka baru mulai menjalani rutinitas, tetapi mastitis dapat terjadi pada setiap tahap laktasi. Peradangan biasanya terjadi dengan cepat dan dapat disertai dengan gejala seperti demam tinggi, menggigil, nyeri, dan area payudara yang nyeri dan hangat saat disentuh.
Cara mencegah mastitis pada ibu menyusui
Mastitis memang jadi salah satu risiko yang perlu diwaspadai para pejuang ASI, Bunda. Sehingga, pastikan Bunda menerapkan beberapa antisipasi sehingga mastitis dapat dihindari. Berikut ini beberapa cara di antaranya yang bisa dilakukan:
1. Perhatikan isyarat menyusui
Agar mastitis bisa diminimalisasi kehadirannya, sebagai ibu menyusui ada baiknya Bunda memperhatikan isyarat menyusui dari Si Kecil. Jadi, pastikan untuk menetapkan beberapa parameter dengan kunjungan liburan dan ketika jadwal menyusui tiba, segeralah menyusui Si Kecil.
Batasan tersebut akan membantu Bunda mengawasi isyarat menyusui Si Kecil dan memungkinkan Bunda untuk merespons dengan cepat. Karena, menunggu terlalu lama untuk menyusui atau memompa ASI dapat menyebabkan pembengkakan.
Dan, akan lebih sulit bagi bayi untuk menempel pada payudara yang bengkak, yang menyebabkan sesi menyusui serta memompa yang terlewat dan kemungkinan komplikasi laktasi terjadi.
2. Jangan terburu-buru
Menyusui dan memompa membutuhkan waktu, jadi jangan mempercepat waktu menyusui atau membatasi waktu Bunda bersama. Melewatkan, menunda, atau bahkan terburu-buru menyusui dapat menyebabkan masalah laktasi.
Dan jika Bunda menggunakan pompa ASI, bawa serta aksesori Bunda dan atur di tempat yang nyaman. Apa pun yang terjadi, berikan diri semua waktu dan ruang yang dibutuhkan untuk menyediakan kebutuhan bayi.
3. Hilangkan tekanan
Mengenakan bra atau pakaian ketat dapat menyebabkan kompresi saluran susu. Apa pun yang memberi tekanan pada saluran termasuk membawa gendongan bayi yang ketat atau tas selempang yang berat harus dihindari demi kesehatan payudara. Ingatlah bahwa jaringan payudara meluas hingga ke ketiak, jadi pastikan payudara Bunda tertopang dengan baik tanpa tertekan seperti dikutip dari laman Lactationnetwork.
4. Sembuhkan luka dengan cepat
Area terbuka atau puting yang sangat nyeri merupakan titik masuk infeksi. Jika Bunda mengalami puting yang nyeri, hubungi dokter atau konsultan laktasi sesegera mungkin untuk mendapatkan pengobatan.
5. Luangkan waktu untuk diri sendiri
Liburan memang waktu yang menyenangkan tetapi jangan sampai melupakan waktu untuk diri sendiri ya, Bunda. Ingatlah bahwa stres dan kelelahan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga Bunda rentan terhadap infeksi.
Ingatkan diri sendiri bahwa memberi makan bayi adalah pekerjaan besar, dan Bunda melakukannya dengan sangat baik. Di tengah-tengah memberi kepada orang lain, berikan diri sendiri hadiah terbaik. Sisihkan waktu dan saatnya untuk beristirahat dan beristirahat saat Bunda bisa melakukannya.
Semoga informasinya membantu, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Mommy Wrist: Nyeri Pergelangan Tangan saat Menyusui
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bunda Terkena Mastitis, Berbahaya kah Bila Menyusui Bayi?
Bunda Jangan Takut Menyusui Bayi saat Alami Mastitis, Begini Caranya
Cara Mengatasi Abses Payudara yang Sering Dialami Ibu Menyusui
5 Cara Alami Mengatasi Saluran ASI Tersumbat
TERPOPULER
7 Kebiasaan Orang yang Kurang Mandiri Sejak Kecil
Denada Digugat Rp7 M Atas Dugaan Penelantaran Anak, Begini Respons Manajemennya
7 Kata-kata yang Sering Diucapkan Orang Kelas Menengah agar Terlihat Kaya Raya
Ini Jenis Screen Time Terburuk yang Bisa Perpendek Fokus Anak dan Berisiko ADHD
Sering Tak Disadari, Ini 7 Ciri Tubuh Kekurangan Vitamin dan Mineral
REKOMENDASI PRODUK
3 Tips Jaga Pencernaan Anak saat Bepergian
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Lip Tint, Pas untuk Makeup Look Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomedasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
Review Eomma Head to Toe Happiness, Sampo & Sabun Mandi untuk Perawatan Bayi
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lipstik Warna Muted, Ada Pilihan Bunda?
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Cara Sederhana Ubah Kebiasaan Screen Time Anak di Rumah, Sudah Lakukan Bun?
3 Resep Sop Iga Sapi Berkuah, Hangat dan Gurih ala Restoran
Bayi 8 Bulan Belum Bisa Merangkak, Harus Bagaimana?
7 Kebiasaan Orang yang Kurang Mandiri Sejak Kecil
Denada Digugat Rp7 M Atas Dugaan Penelantaran Anak, Begini Respons Manajemennya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
10 Drama China Paling Banyak Ditonton di Netflix Sepanjang 2025
-
Beautynesia
Intip Penampilan Perdana Yihyun Baby DONT Cry Jadi MC Tetap di Acara Musik Inkigayo
-
Female Daily
Viu Hadirkan Viu Shorts yang Dapat Disaksikan Secara Vertikal Berdurasi Singkat
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Viral Pengakuan Aurelie Moeremans Jadi Korban Child Grooming, Apa Artinya?
-
Mommies Daily
7 Jas Hujan Waterproof Mulai Rp69 Ribu, Baju Kerja Anti Basah!