MENYUSUI
Kenapa Bayi Terbangun dan Menangis saat Lepas Menyusui? Ini Penyebabnya
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Kamis, 22 Jan 2026 09:10 WIBBayi memang bisa menangis kapan saja baik saat lapar atau setelah menyusui. Kira-kira, kenapa bayi terbangun dan menangis saat lepas menyusui ya, Bunda? Cari tahu penyebabnya, Bun.
Tangisan bayi kerap membuat busui panik dan khawatir berlebihan. Padahal, saat bayi menangis itu belum tentu mereka sedang lapar ya, Bunda.
Sebab pada praktiknya, bayi yang sudah disusui pun saat dilepaskan dari payudara tetap saja menangis. Padahal, mereka sudah menyusu cukup lama dan pastinya sudah tak lagi lapar. Namun, kondisi bayi menangis setelah menyusui memang tetap saja muncul.
Mengapa bayi menangis setelah menyusui?
Bayi menangis memang tak mengenal waktu ya, Bunda. Termasuk saat sesi menyusu selesai, mereka bisa saja menangis kembali. Padahal, mereka sudah menyusu sampai kenyang dan kemudian tertidur pulas.
Biasanya, ketika bayi menangis setelah menyusu, penyebabnya memang bisa beragam. Salah satunya yakni mereka merasa tidak nyaman dikarenakan beberapa hal berikut ini:
1. Perut kembung
Sebagian besar gangguan setelah menyusui banyak dikaitkan dengan gas yang terjebak dalam sistem pencernaan. Kondisi ini sering terlihat sebagai perut yang bengkak atau mengeras.
2. Tangisan kesakitan
Bayi mungkin lebih sering menangis setelah menyusui di malam hari. Bunda mungkin akan mengenalinya sebagai tangisan yang lebih serius daripada tangisan biasanya.
3. Menarik atau meregangkan kaki
Bunda mungkin memperhatikan Si Kecil menarik kakinya ke arah perut atau meregangkannya dengan kaki. Sering kali, ini merupakan tanda gangguan perut.
Penyebab umum lainnya
Jadi, apa sebenarnya penyebab paling umum bayi menangis setelah menyusui ya, Bunda? Beberapa penyebabnya yakni sebagai berikut, Bunda:
1. Kolik
Kolik merupakan salah satu penyebab umum bayi menangis setelah menyusui. Pada dasarnya, ini kondisi yang biasa terjadi. Tetapi, karena bayi kolik menangis setidaknya tiga jam sehari, minimal tiga hari seminggu selama setidaknya satu minggu, hal ini dapat membuat orang tua merasa tertekan.
2. Refluks asam
Kondisi ini menjadi penyebab lain dari tangisan bayi selama dan setelah menyusui. Bahkan, ada setidaknya 4 dari 10 bayi mengalami refluks dalam tahun pertama mereka. Refluks sendiri ialah ketika bayi secara teratur memuntahkan ASI selama atau segera setelah menyusui.
3. Gas
Si Kecil memang masih mengembangkan keterampilan dasar baik secara eksternal maupun internal. Selain itu, terkadang bayi dapat menelan sedikit udara saat menyusu, tetapi tubuh mereka tidak mampu memproses udara tersebut melalui sistem pencernaan. Ini artinya, gas yang terperangkap dapat menyebabkan tekanan dan perut kembung sehingga membuat ketidaknyamanan pada bayi.
4. Sensitivitas dan alergi makanan
Terkadang, bayi mungkin menangis usai menyusu karena sensitivitas atau alergi makanan. Hal ini biasanya berasal dari sesuatu yang Bunda makan dan membuat mereka sensitif atau alergi seperti dikutip dari laman Healthline.
5. Tumbuh gigi
Sebagian besar bayi mulai tumbuh gigi sekitar usia enam bulan tetapi ada juga yang mulai tumbuh giginya sebelum usia empat bulan dan beberapa diantaranya setelah usia 12 bulan. Tumbuh gigi ini bisa membuat bayi tiak nyaman sehingga membuat mereka rewel.
Apakah bayi setelah menyusu disebabkan ASI seret?
Adakalanya, kekhawatiran pasokan ASI terhadap diri sendiri memang muncul terutama ketika bayi terus menangis baik saat menyusui ataupun setelahnya.
Terkait hal tersebut, Bunda tidak perlu khawatir berlebihan. Sebab, tangisan bayi tak selalu terkait dengan mereka sedang lapar atau Bunda tidak memiliki cukup ASI untuk memberikannya nutrisi secara maksimal. Selama bayi BAB dan BAK normal serta berat badannya bertambah dengan baik, maka ia pastinya mendapatkan cukup ASI.
Bahkan, ada juga banyak alasan mengapa bayi menangis. Misalnya, ketika popoknya penuh, terlalu panas cuacanya atau terlalu dingin, lelah, sakit, atau mengalami kolik, dan merasa kesepian, serta lainnya seperti dikutip dari laman Fhs.
Semua hal tersebut bisa membuat bayi tidak nyaman dan kemudian mulai menangis. Jika bayi masih menangis setelah menyusui dan Bunda menghilangkan faktor-faktor lain, tangisan tersebut mungkin berkaitan dengan cara Bunda menyusui.
Berikut ini tips yang dapat membantu mengurangi tangisan bayi yang bisa Bunda lakukan:
1. Mulailah menyusui begitu melihat tanda-tanda awal bayi ingin menyusu
2. Menyusui sebelum payudara bengkak atau penuh
3. Kompres dingin pada payudara untuk meredakan pembengkakan sebelum menyusui
4. Cobalah berbagai posisi menyusui
5. Tenangkan bayi menangis dengan kontak kulit ke kulit
6. Kurangi asupan produk susu, kafein, atau stimulan lainnya dalam asupan harian
Jika situasi terus berlanjut dan Bunda merasa kewalahan menghadapinya, segera konsultasikan dengan dokter ya, Bunda, untuk mendapatkan saran lebih lanjut. Semoga informasinya membantu, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Masalah Menyusui di Tiga Bulan Pertama & Cara Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
6 Penyebab Bayi Menangis setelah Menyusu, Ketahui Cara Mengatasinya
Kurang ASI Bisa Sebabkan Bayi Terus Menangis di Malam Hari?
Tak Perlu Panik Bun, Ini 10 Penyebab Bayi Menangis Saat Menyusu
4 Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi Setelah Menyusu
TERPOPULER
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya
Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari
LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari
Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya
LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Speaker Karaoke Portable 80W: Cukup Kuat Buat Acara Outdoor?
-
Beautynesia
Trueve Luncurkan Acne Soothe Series, Solusi Baru Atasi Jerawat dengan Teknologi AI
-
Female Daily
no na Tampil Memukau di Head In The Clouds 2026, Intip Fashion Colorful Mereka
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Foto: Pesona Nicole Rossi 'Asmara Gen Z', Ini Rahasia Cantiknya
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love