MENYUSUI
Dari Mencegah Obesitas hingga Meredakan Stres, Ini 12 Manfaat Tak Terduga dari Menyusui
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Selasa, 11 Aug 2026 08:55 WIBMenyusui bukan hanya cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, tetapi juga memberikan banyak manfaat yang mungkin belum banyak disadari. Selain membantu tumbuh kembang Si Kecil, menyusui juga berdampak positif bagi kesehatan fisik dan mental ibu.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI, terutama ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan, dapat memberikan manfaat jangka pendek maupun jangka panjang. Mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh bayi hingga membantu ibu mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.
12 Manfaat tak terduga dari menyusui
Lantas, apa saja manfaat tak terduga dari menyusui? Simak penjelasannya berikut ini, Bunda.
1. Membantu mencegah obesitas pada anak
ASI mengandung komposisi nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan bayi. Bayi yang mendapat ASI juga cenderung lebih mampu mengatur rasa lapar dan kenyang sehingga risiko makan berlebihan saat tumbuh menjadi lebih rendah.
Sebuah tinjauan sistematis yang diterbitkan dalam World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa menyusui dikaitkan dengan penurunan risiko kelebihan berat badan dan obesitas pada masa kanak-kanak.
2. Memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi
ASI mengandung antibodi, sel imun, laktoferin, dan oligosakarida yang membantu melindungi bayi dari berbagai infeksi, seperti diare, infeksi saluran pernapasan, hingga infeksi telinga. Menurut American Academy of Pediatrics, bayi yang mendapatkan ASI memiliki risiko lebih rendah mengalami berbagai penyakit infeksi dibandingkan bayi yang tidak disusui.
3. Mendukung perkembangan otak
Asam lemak DHA, kolin, dan berbagai nutrisi bioaktif dalam ASI berperan penting dalam perkembangan otak bayi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa menyusui berkaitan dengan perkembangan kognitif yang lebih baik, meski hasilnya juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti lingkungan dan pendidikan orang tua.
4. Mengurangi risiko diabetes tipe 2
Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang disusui memiliki risiko lebih rendah mengalami diabetes tipe 2 di kemudian hari dibandingkan bayi yang tidak memperoleh ASI. WHO juga memasukkan penurunan risiko diabetes sebagai salah satu manfaat jangka panjang menyusui bagi anak.
5. Membantu ibu lebih cepat pulih setelah melahirkan
Saat menyusui, tubuh ibu melepaskan hormon oksitosin yang membantu rahim berkontraksi. Hal ini dapat mempercepat proses kembalinya ukuran rahim seperti sebelum hamil sekaligus mengurangi perdarahan setelah persalinan.
6. Membantu menurunkan berat badan setelah melahirkan
Produksi ASI membutuhkan energi sekitar 400–500 kalori per hari. Bila diimbangi dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik sesuai anjuran dokter, menyusui dapat membantu sebagian ibu menurunkan berat badan secara bertahap setelah melahirkan. Namun, hasilnya bisa berbeda pada setiap ibu.
7. Menurunkan risiko kanker payudara
Semakin lama seorang ibu menyusui, semakin besar manfaat perlindungan terhadap kanker payudara. Menurut World Health Organization, menyusui merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan risiko kanker payudara pada ibu.
8. Menurunkan risiko kanker ovarium
Selain kanker payudara, menyusui juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker ovarium. Hal ini diduga berkaitan dengan berkurangnya frekuensi ovulasi selama masa menyusui. Meta-analisis yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Medicine menemukan adanya hubungan antara riwayat menyusui dengan risiko kanker ovarium yang lebih rendah.
9. Menurunkan risiko penyakit jantung
Beberapa studi menunjukkan bahwa ibu yang menyusui memiliki risiko lebih rendah mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, hingga stroke di kemudian hari. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Heart Association menemukan bahwa durasi menyusui yang lebih lama berkaitan dengan kesehatan jantung yang lebih baik.
10. Membantu meredakan stres
Menyusui memicu pelepasan hormon oksitosin dan prolaktin. Kedua hormon ini berperan dalam menciptakan rasa tenang, memperkuat ikatan ibu dan bayi, serta membantu menurunkan respons tubuh terhadap stres.
Meski demikian, bila ibu mengalami stres berat atau gejala depresi setelah melahirkan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar mendapat penanganan yang tepat.
11. Membantu menunda kesuburan secara alami
Menyusui eksklusif dapat menunda kembalinya ovulasi melalui metode Lactational Amenorrhea Method (LAM). Namun, metode ini hanya efektif bila memenuhi syarat tertentu, yaitu:
- Bayi berusia kurang dari enam bulan.
- Bayi mendapat ASI eksklusif.
- Ibu belum mengalami menstruasi kembali.
Jika salah satu syarat tidak terpenuhi, efektivitas metode ini akan menurun sehingga tetap diperlukan kontrasepsi bila ingin menunda kehamilan.
12. Menghemat pengeluaran keluarga
ASI tersedia secara alami tanpa biaya pembelian susu formula. Selain itu, bayi yang disusui cenderung lebih jarang sakit sehingga berpotensi mengurangi biaya pengobatan dan perawatan kesehatan.
Tips agar proses menyusui lebih nyaman
Untuk memperoleh manfaat optimal dari menyusui, Bunda dapat melakukan beberapa hal berikut:
- Susui bayi sesuai kebutuhannya (on demand).
- Pastikan pelekatan mulut bayi sudah benar.
- Konsumsi makanan bergizi seimbang dan cukup minum.
- Istirahat saat bayi tidur bila memungkinkan.
Jangan ragu meminta bantuan konselor laktasi bila mengalami kesulitan menyusui.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Blind Ranking, Seberapa Challenging Jadi Bunda Menyusui
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tips Cegah Anak Rewel saat Imunisasi, IDAI: Beri ASI dan Pelukan
10 Manfaat Menyusui untuk Bunda, Menurunkan Risiko Penyakit hingga Lebih Hemat
Benarkah Menyusui Bisa Menurunkan Risiko Kanker Payudara?
Bunda Perlu Tahu, 5 Manfaat Menyusui bagi Kesehatan
TERPOPULER
Potret Rumah Baru Poppy Sovia, Asri Bergaya Klasik
Karakter Anime hingga Artis Luar Negeri yang Banyak Dijadikan Nama Anak di Indonesia
20 Contoh Soal Volume Prisma Segitiga dan Kunci Jawabannya
Dari Mencegah Obesitas hingga Meredakan Stres, Ini 12 Manfaat Tak Terduga dari Menyusui
Orang yang Lahir di Bulan Ini Disebut Punya EQ Langka
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
9 Perangkat Elektronik yang Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Karakter Anime hingga Artis Luar Negeri yang Banyak Dijadikan Nama Anak di Indonesia
Potret Rumah Baru Poppy Sovia, Asri Bergaya Klasik
20 Contoh Soal Volume Prisma Segitiga dan Kunci Jawabannya
Dari Mencegah Obesitas hingga Meredakan Stres, Ini 12 Manfaat Tak Terduga dari Menyusui
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Otot Pegal Habis Olahraga? Ini Cara Percepat Pemulihan dari Rumah
-
Beautynesia
5 Tips Mengatasi Sembelit Secara Alami
-
Female Daily
Hair Oiling, Ritual Perawatan Rambut yang Bisa Bikin Rambut Lebih Lembap dan Sehat
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Profil Cha Woo-min, Idol K-Pop di Drakor My Bias My Boss
-
Mommies Daily
12 Kegiatan Gap Year yang Bisa Dilakukan Sebelum Kuliah