MOM'S LIFE

Galaunya Khloe Kardashian Saat Cuti Melahirkannya Selesai

Radian Nyi Sukmasari Selasa, 10 Jul 2018 - 15.53 WIB
Khloe Kardashian /Foto: (instagram Khloe Kardashian) Khloe Kardashian /Foto: (instagram Khloe Kardashian)
Los Angeles - Untuk ibu bekerja, cuti melahirkan adalah masa-masa menyenangkan di mana saat itu ibu bisa menghabiskan banyak waktu dengan si kecil. Alhasil, ketika cuti melahirkan habis dan ibu harus kembali bekerja, kegalauan pun bisa dirasa. Seperti yang dialami Khloe Kardashian nih, Bun.

Jumat (6/7) lalu Khloe Kardashian harus kembali bekerja setelah cuti melahirkannya selama 12 minggu habis. Seperti ibu bekerja lainnya, Khloe merasa galau meninggalkan si kecil True Thompson. Hal ini diungkapkan Khloe di Snapchat-nya. Dalam sebuah video dengan backsound lagu anak, Khloe menceritakan kegalauannya.

"Saya selalu memikirkan tanggal 6 Juli. Ya Tuhan, saya harus kembali bekerja di tanggal 6 Juli. Saya cuma cemas memikirkan itu dan hari ini saya benar-benar cemas. Saya nggak tahu apa yang akan saya rasakan ketika harus meninggalkan True untuk bekerja," kata Khloe Kardashian.

Sebelumnya, saudara Khloe Kardashian, Kourtney sempat merasakan hal yang sama. Nah, sekarang Khloe pun merasakan apa yang Kourtney rasakan kala itu: galau harus meninggalkan si kecil karena cuti melahirkan sudah selesai.

"Kourtney, sekarang saya merasakan apa yang kamu rasakan waktu itu," ujar Khloe Kardashian. Nah, di hari pertama dirinya kembali bekerja Khloe lagi-lagi mengungkapkan perasaannya. Jam 04.35 waktu setempat Khloe sudah bangun dan menulis inilah hari pertamanya kembali bekerja setelah melahirkan True. Dia merasa cemas meninggalkan True tapi juga bersemangat karena sekarang Khloe pergi bekerja nggak cuma untuk dirinya. Ya, karena True jadi salah satu alasan Khloe untuk tetap memilih bekerja.



Memang, buat ibu bekerja, kembali bekerja setelah cuti melahirkan habis bisa menimbulkan kegalauan. Terlebih ada perasaan nggak tega meninggalkan si kecil apalagi kalau si kecil adalah anak pertama ya, Bun. Kata psikolog anak dan keluarga dari Tiga Generasi, Anna Surti Ariani yang akrab disapa Nina, perasaan sedih atau tak tega meninggalkan anak setelah cuti melahirkan wajar kok.

Apalagi kalau ibu sebenarnya nggak terlalu ingin bekerja atau dengan kata lain tuntutan bekerja berasal dari luar si ibu, itu lebih rentan membuat ibu stres atau sulit berpisah dengan anak. Beda jika memang ibu menyukai pekerjaannya. Stres memang dirasa setelah tiga bulan bareng si kecil. Tapi dengan menikmati pekerjaannya cepat berkuranglah stresnya.

"Supaya bisa tegar, pada dasarnya hadapi saja apa yang terjadi. Justru, nggak dianjurkan ibu berusaha sok perkasa. Sebaliknya, terimalah kalau ibu memang kerap menangis, sedih, dan tiba-tiba bisa galau seperti tidak mau bekerja lagi. Memang itu transisi yang dialami sebagai ibu. Semakin ibu menolak dan menghindar dari apa yang dialami, justru ibu lebih rentan merasakan kegalauan itu lebih lama," kata Nina.

Dukungan yang baik dari support system di sekitar ibu juga bisa membantu ibu mengurangi kegalauannya lebih cepat. Bunda sendiri pernah merasa galau ketika harus kembali bekerja setelah cuti melahirkan selesai seperti Khloe Kardashian?

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi