MOM'S LIFE

Anak Sulit Tidur, Hilary Duff Pakai Jasa Pelatih Profesional

Annisa Karnesyia Senin, 18 Feb 2019 - 19.33 WIB
Anak Sulit Tidur, Hilary Duff Pakai Jasa Pelatih Profesional/ Foto: Instagram/hilaryduff Anak Sulit Tidur, Hilary Duff Pakai Jasa Pelatih Profesional/ Foto: Instagram/hilaryduff
Jakarta -
Hilary Duff mengungkap masalah tidur yang dialami anak keduanya, Banks Violet. Sebagai ibu, Hilary Duff sampai stress memikirkan kebiasaan Violet yang mengalami kesulitan tidur. Ia sampai harus memperkerjakan pelatih khusus untuk mengatasi masalah itu.
Dikutip dari Today, Violet, yang saat ini berusia tiga bulan, hanya mau tidur kalau berada di dekapan orang saja. Jika ditinggal, dia akan menangis. Dan waktu tidur anaknya itu maksimal hanya 30-40 menit saja.
Duff merasa itu semua tidak masuk akal karena dirinya masih harus bekerja dan juga mengurus anak pertamanya, Luca Cruz Comrie yang saat ini berusia lima tahun.

Lelah dengan semua itu, Duff akhirnya mencari pertolongan dari seorang profesional yang bisa mengajari anaknya tidur lelap. Dia adalah Kimberly Von Slomski, pendiri Sweet Dreams LA, biro konsultasi khusus mengatasi anak sulit tidur.
Setelah ditangani oleh Von Slomski, terjadi perubahan positif pada Banks.
"Banks tidur selama 11 jam dan bangun dengan senyum lebar yang baru pertama kali aku lihat. Dia sekarang punya cara untuk tertidur sendiri dan itu benar-benar menakjubkan," tulis Duff di akun Instagram milliknya, @hilaryduff.
Sebenarnya apasih yang dilakukan pelatih tidur itu pada bayi ya, Bun?
Jennifer Waldburger, MSW, pendiri Sleepy Planer Pareting dan penulis buku The Sleepeasy Solution mengatakan, pekerjaan menjadi pelatih dan konsultan tidur pada anak tidaklah mudah dan butuh perencanaan.
"Tahap awal sleep coaching adalah melakukan pemantauan tentang aktivitas keluarga selama seharian, berbicara dengan keluarga, lalu membuat formula yang tepat agar rencana berhasil," kata Waldburger.
Metode yang diberikan kebanyakan dalam bentuk konsultasi, yaitu bagaimana cara orang tua mengajak anak untuk tidur, membangunkannya dengan baik sesuai dengan lingkungan, pemberian makan, dan emosi anak.
Dalam beberapa kasus yang ditanganinya, banyak anak di bawah lima tahun berhasil tidur nyenyak dalam waktu kurang dari seminggu.
Prosesnya memang tidak mudah, Bun. Banyak orang tua yang salah persepsi dengan cara seorang pelatih dan konsultan tidur bekerja, seperti saat membiarkan anak menangis sendiri bila kesulitan tidur. Padahal itu semua tidak benar, Bun.
Meskipun anak ditinggal sendirian, orang tua harus tetap memantau anak dan membantu dengan memberi dukungan.
"Tanpa meninggalkan anak sendirian menangis saat sulit tidur, ibu bisa terus mendampingi anak dengan memberikan cinta dan kasih sayang yang bisa anak pelajari," tutup Wealsburgh.

[Gambas:Video 20detik]



(ank/rap)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi