HaiBunda

MOM'S LIFE

Meski Cerai, Denada dan Jerry Tetap Kompak Dukung Kesembuhan Anak

Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Jumat, 20 Jul 2018 13:50 WIB
Meski Bercerai, Denada dan Jerry Kompak Dukung Kesembuhan Anak/ Foto: Palevi S/detikHOT
Jakarta - Shakira, putra semata wayang Denada dan Jerry Aurum saat ini sedang menjalani pengobatan di Singapura. Saat ini, semua harus menguatkan hati. Karena pasti nggak tega melihat anak 5 tahun menjalani pengobatan leukemia yang tidak sebentar.

Meski sudah bercerai pada 2015 lalu, Denada dan Jerry Aurum tetap menjaga kekompakan. Ya, mereka paham benar putri mereka butuh dukungan luar biasa dari kedua orang tuanya. Nggak cuma dukungan moril, tapi juga materi.

Ibunda Denada, Emilia Contessa, mengatakan Denada dan Jerry Aurum sudah menggelontorkan uang hingga ratusan juta rupiah. "Sepuluh hari pertama Mas Jerry sama Denada itu mengeluarkan uang Rp 400 juta sepuluh hari. Ini sudah satu setengah bulan, tiap minggu itu nanti bayar SGD 6 ribu," terang Emilia, dikutip dari detikHot.




Denada dalam interview khusus di Rumpi Trans TV beberapa waktu lalu menyebut dirinya dan Jerry Aurum tetap kompak untuk saling mendukung Shakira, meskipun saat ini mereka bukan suami-istri lagi. "Yang Shakira butuhkan, paling butuhkan kita berdua. Jerry dan aku," ucap Denada...

Bicara dukungan, psikolog klinis, Christina Tedja MPsi, menuturkan pada dasarnya dukungan orang tua sangat penting bagi anak. Bukan hanya terhadap anak yang sakit, anak sehat pun juga membutuhkan dukungan kedua orang tuanya.

Dukungan orang tua yang utama, menurut psikolog yang akrab disapa Tina ini, adalah dengan bersikap akur dan tulus untuk peduli terhadap pasangan. "Dengan adanya kepedulian tersebut setidaknya anak sudah turut merasakan kepedulian dari orang tua. Peduli, sayang, harmonis ya pokoknya berangkat dari hubungan suami istri terlebih dahulu buat anak," papar Tina saat ngobrol dengan HaiBunda.

Meskipun bercerai, jika ada masalah maka sebaiknya diselesaikan dulu di belakang anak. Selain itu perlu juga belajar saling memaafkan dan tetap berteman demi anak.

Dukungan selanjutnya adalah dari segi waktu, sebisa mungkin terus dampingi anak, terlebih untuk kondisi anak yang sakit serius. "Pada keadaan sakit seperti itu, anak akan merasa takut, tidak paham dalam kondisi apa dan harus bagaimana. Baiknya orang tua semaksimal mungkin terus mendampingi," papar Tina.

Dengan adanya pendampingan anak akan merasa ada 'teman berbagi' atas sakit yang dialaminya. Selain itu anak juga merasa ada teman untuk berbagi cerita tentang apapun yang dirasa.
(Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Parenting Nadhifa Fitrina

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

Mom's Life Amira Salsabila

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK