Sign Up search


moms-life

Pelajaran untuk Ortu dari Meninggalnya Balita Terkunci di Mobil

Amelia Sewaka Sabtu, 22 Dec 2018 14:04 WIB
Pelajaran untuk Ortu dari Meninggalnya Balita Terkunci di Mobil caption
Jakarta - Ini menjadi peringatan untuk para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya. Seorang balita ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang parkir di sebuah tanah kosong, di Kota Tangerang, Banten, Kamis (20/12/2018) siang. Korban meninggal setelah terkunci di dalam mobil rusak tersebut selama lebih dari tiga jam.

Bocah bernama Hafiz diketahui sedang bermain bersama temannya, Bayu, dan masuk ke dalam mobil yang tidak terkunci tersebut. Saat ditemukan, keduanya pingsan karena diduga kehabisan oksigen. Hafiz meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, sedangkan temannya dapat diselamatkan.

"Anak kecil main-main, dari semalem dia main di mobil kemudian pagi ketemu temannya dan ajak temannya main lagi di mobil. Para ibunya nyari anak-anak ini dan punya feeling main di mobil, ternyata benar," papar Kompol Abdul Salim, Kapolsek Karawaci dilansir CNN Indonesia.





[Gambas:Youtube]



Kejadian seperti ini tak baru kali ini saja. Oktober lalu ditemukan balita lelaki berusia 3,5 tahun meninggal akibat terkunci di dalam mobil di lahan parkir apartemen di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Dikatakan, bocah berinisial R ini awalnya sempat dikabarkan hilang 2 hari. Bahkan pihak keluarga pun sempat melapor polisi. Ternyata, R ditemukan di mobil salah satu kerabatnya dalam keadaan tak bernyawa.

"Pemilik mobil lupa mengunci pintu mobil dan saat itulah R masuk dan bermain dalam mobil. Kemudian R tak sengaja memencet pintu otomatis, pintu tak bisa terbuka dan R terjebak. Korban sudah berusaha membuka kaca tapi tidak bisa akhirnya meninggal," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Reza Arief dikutip dari CNN Indonesia.

dr Marwa Abdelfattah, spesialis pediatri di Brightpoint Royal Women's Hospital, mengatakan sangat penting untuk orang tua memahami bahaya medis saat anak yang tidak diawasi ketuka berada di dalam mobil. Termasuk seberapa cepat kondisi tersebut bisa mematikan bagi si anak.

"Seorang anak yang terperangkap dalam mobil panas dapat mengalami dehidrasi, syok dan sengatan panas. Heatstroke dapat terjadi dalam beberapa menit di dalam mobil karena suhu naik sangat cepat," kata dr Marwa dilansir The National UAE.

Hal ini diamini dr Maya Madam, dokter anak di rumah sakit Lifeline di Abu Dhabi. Dia mengatakan, anak-anak tanpa memandang usia, tidak dapat mengatur suhu tubuh seperti orang dewasa. Tubuh anak mulai mati rasa ketika terkena suhu yang sangat tinggi.




"Karena panas, anak dapat kehilangan kesadaran dan terkadang menjadi sangat gelisah dan bingung. Mereka akan dilanda kepanikan," papar dr Maya.

dr Maya berkata satu menit anak sendirian di dalam mobil, akan ada risiko. Ia juga menjelaskan tak ada waktu yang aman ketika orang tua meninggalkan anaknya sendirian di mobil meski dalam waktu singkat.

"Orang tua sering kali lupa kalau anak itu di dalam mobil. Mereka mudah terdistraksi. Kadang mereka sambil menelepon atau ketika mereka terburu-buru karena rutinitas. Alhasi, oraang tua lupa kalau anak ada di mobil," papar dr Maya.

dr Maya menyarankan, selalu biasakan sebelum orang tua mengunci mobil, selalu cek kursi belakang. Selalu simpan tas atau barang milik anak di kursi depan. Lalu, ingatlan orang dewasa di sekitar agar ingat bahwa ada seorang anak duduk di belakang. (aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi