moms-life

Haru-biru Perasaan Hamish Daud Menjadi Ayah Baru

Amelia Sewaka Kamis, 14 Feb 2019 15:32 WIB
Haru-biru Perasaan Hamish Daud Menjadi Ayah Baru
Jakarta - Apa sih rasanya jadi ayah baru? Berjuta rasanya hingga sulit diungkapkan pasti ya, Bun. Sepertinya ini pula yang dirasakan Hamish Daud.

Suami Raisa yang baru saja menjadi Ayah pada Selasa (12/2/2019) dini hari, sudah mengunggah foto bersama putri pertamanya beberapa jam setelah si gadis cilik lahir. Dengan kata-kata yang sweet dan bikin meleleh, ia katakan...

"Saya kehilangan kata...," tulis Hamish dalam foto sambil menggendong sang putri yang diberi nama Zalina Rayne Wyllie.




[Gambas:Instagram]


Kesenangan Hamish Daud sebagai ayah baru juga terpancar sejak sebelum sang istri melahirkan. Di unggahan Instagram Story Raisa dan Hamish, yang kemudian di-repost akun gosip, Hamish tampak asyik mencoba baby carier.

Di video lainnya, Hamish terlihat sedang memilih-milih baby stroller dan tampak serius mendengar penjelasan pramuniaga toko. Tak hanya itu, ia juga mengaku telah mempersiapkan segala sesuatu untuk anak pertamanya dengan cara berinvestasi.

"Udah waktunya juga untuk mulai investasi. Semua orang yang berkeluarga pasti arahnya ke situ. Ya pasti kita pikirkan untuk berkeluarga dan kita pikirkan yang paling aman" ujar Hamish dilansir detikcom.

Bicara soal menjadi ayah baru, tak hanya ibu tapi ayah juga bisa lho ikut stres ketika baru mempunyai anak. Dikutip dari detikcom, gangguan kecemasan pada ayah terjadi ketika mereka terbebani dengan pikiran tentang pekerjaan, mengganti popok, membersihkan rumah, dan sebagainya. Ketika memuncak, mereka tidak segan untuk melempar sesuatu bahkan menyalahkan anak mereka.




Menurut ahli, ini disebut dengan paternal postnatal depression (PPND). PPND adalah kondisi yang sering menyerang pria setelah anak lahir. Depresi, kecemasan atau masalah lain dengan suasana hati dapat terjadi kapan saja selama tahun pertama anak lahir.

"Memiliki bayi adalah proses yang menegangkan bagi semua orang. Selain kurang tidur, pria akan mengalami masalah hormonal ketika bayi lahir dan masalah ini dapat menyebabkan komplikasi psiko-emosional lainnya," kata Christina Hibbert, psikolog klinis dari Arizona.

Hibbert menyarankan, jangan ragu untuk mengunjungi ahli jika keadaan yang dialami semakin serius. Dengan dukungan dan support, pria akan lebih bisa menghadapi dan bersiap menjadi seorang ayah.

[Gambas:Video 20detik]

(aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi