mom-life

Keluarga Yakin Ani Yudhoyono Sembuh dari Kanker Darah

Muhayati Faridatun Jumat, 15 Feb 2019 16:25 WIB
Keluarga Yakin Ani Yudhoyono Sembuh dari Kanker Darah
Jakarta - Ani Yudhoyono tengah menjalani perawatan di National University Hospital (NUH) Singapura, setelah divonis mengidap kanker darah, awal pekan lalu. Istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini masih ditangani dengan tindakan medis yang intensif.

Berbagai doa dan dukungan terus mengalir untuk Ani Yudhoyono, tak terkecuali sejumlah elite Partai Demokrat (PD). Wakil Bendahara Umum PD Rico Rustombi kemudian mengabarkan kondisi terkini ibu dari Agus Harimurti dan Edhi Baskoro, atau akrab disapa Ibas Yudhoyono, tersebut.

"Kondisi Ibu Ani stabil, Alhamdulillah, dan dokter saat ini masih intensif menjalankan perawatan kepada ibu," ungkap Rico kepada detikcom, Jumat (15/2/2019).



Sementara itu, Hatta Rajasa, yang tak lain ayah dari istri Ibas Yudhoyono, Aliya Rajasa, ini juga mendampingi SBY di Singapura, sejak awal Februari lalu. Ia begitu meyakini kalau Ani Yudhoyono mendapat penanganan yang tepat di rumah sakit tersebut.

"NUH ini memiliki pengalaman menangani penyakit kanker dan Alhamdulillah sukses. Di samping teknologi yang berkembang, kita juga bantu doa, mari kita sama-sama beri support doa agar segera pulih kembali," ujar Hatta, melansir laporan koresponden CNN Indonesia, Rivana Pratiwi, langsung dari Singapura, Kamis (14/2/2019).

Hatta sangat yakin kalau Ani Yudhoyono bisa segera sembuh. Terlebih dengan bantuan doa dari berbagai lapisan masyarakat di Tanah Air. Memang, Bunda, doa dan dukungan sejatinya menjadi kekuatan tersendiri bagi pasien, sehingga makin termotivasi untuk kembali sehat.

"Tentu saja kita sangat yakin dengan kemajuan teknologi saat ini, di mana Ibu Ani mendapatkan terapi atau perawatan yang betul-betul on the track," tutur Hatta.

Ani Yudhoyono bersama keluarga/ Ani Yudhoyono bersama keluarga/ Foto: Instagram
Ya, bertahan dari kanker tidaklah mudah. Tidak cukup penanganan secara medis, tapi juga dukungan keluarga yang tak kalah penting. Senada dengan yang diungkapkan Prof. Dr. dr.Susworo, SP.Rad(K). ONK.RAD.

"Sangat amat penting selama tidak sesat. Artinya, keluarga mengarahkan ke prosedur medis yang benar," tegasnya, dikutip dari detikcom.


Menurut Susworo, kanker membutuhkan pengobatan dalam jangka waktu lama, bahkan hingga tahunan. Ia memahami bahwa keluarga mungkin dihinggapi rasa bosan, atau memikirkan biaya besar yang dikeluarkan sepanjang pengobatan pasien.

Susworo kemudian menyarankan agar keluarga pasien bergabung dengan komunitas cancer survivor. "Komunitas seperti ini tidak hanya untuk pasien, tapi juga pendampingnya. Kalau merasa jenuh gabunglah ke situ," imbuhnya.


[Gambas:Video 20detik]

(muf/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi