HaiBunda

MOM'S LIFE

Kisah Duma Riris Sempat 'Tumbang' karena Urus Anak Sakit

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 05 Apr 2019 09:00 WIB
Kisah Duma Riris Sempat 'Tumbang' karena Urus Anak Sakit/ Foto: Instagram
Jakarta - Sering ditinggal Judika bepergian untuk urusan pekerjaan, Duma Riris mengaku sedikit kerepotan mengurus dua buah hatinya, Cleo Deora Boru Sitohang (4) dan Judeo Volante Sitohang (3). Apalagi mereka biasa tidur bersama Judika dan Duma.

"Harus kuat ya, untung ada mbak yang bantuin. Cuma kita biasanya tidur bareng, jadi kerasa banget saat mau tidur," kata Duma, dikutip dari InsertLive.

Dalam urusan mengurus kedua anaknya, Duma mengaku jika dirinya sempat tumbang karena sakit. Soalnya, Dum tertular kedua anaknya yang juga sakit batuk.


"Waktu itu yang satu (anak) batuk, satunya lagi muntah. Dua-duanya ingin sama ibunya, aku juga jadi bingung. Akhirnya aku batuk dan pertama kali ini tumbang," ucap Duma.

Judika dan Keluarga Foto: instagram



Saat anak sakit memang yang paling dipercayai untuk merawatnya adalah seorang ibu. Sebab, seorang ibu diyakini memiliki naluri yang untuk bisa mendeteksi sakit anak, Bun.

"Kita bisa percaya naluri ibu khususnya dalam mendeteksi sakit anak. Naluri ini juga digunakan untuk merawat anak dengan baik sebelum penyakit bertambah parah," kata Dr.Matius Thompson, dilansir Daily Mail.

Namun, meski seorang ibu memerankan peran penting dalam merawat anak yang sakit, ibu juga harus memikirkan kondisi tubuhnya sediri. Jangan karena sibuk mengurus anak, ibu jadi ikutan sakit dan akhirnya 'tumbang'.


Menurut dr.Michael Triangto SpKO, seorang ibu harus bisa menjaga kondisi tubuhnya dengan berolahraga. Namun ingat ya, Bun. Kegiatan domestik seperti pekerjaan rumah tangga tidak bisa digolongkan dalam olahraga atau exercise.

"Olahraga harus mempunyai rule atau aturan. Aktivitas fisik seperti pekerjaan rumah tangga sebenarnya bisa ditingkatkan menjadi aktivitas fisik yang bermanfaat bagi kesehatan ataupun menjadi suatu olahraga," ujar Michael.

Contohnya jalan cepat. Kalau dibuat jadwal seminggu 3 kali dalam waktu 30 menit, kata Michael, itu bisa masuk kegiatan fisik yang ada aturannya. Selain olahraga, ibu juga harus memperhatikan asupan makanan dan istirahat yang cukup.

"Konsumsi makanan dengan gizi seimbang dan yang penting, jika lelah segera istirahat. Karena tubuh juga punya batas kemampuan dan enggak bisa dipaksakan untuk terus bekerja," tutur Michael.

Selain itu, jika anak sakit dan ibu kesulitan mengatasinya, bisa minta bantuan pengasuh atau seseorang yang dipercaya ya. Jangan pernah merasa sungkan untuk mencari bantuan.

[Gambas:Video 20detik]

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kapan Diperbolehkan Berhubungan setelah Haid agar Tidak Hamil?

Kehamilan Amrikh Palupi

9 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Bicara Blak-blakan Tanpa Filter

Mom's Life Annisa Karnesyia

Daftar Negara yang Terletak Paling Selatan di Dunia dan ASEAN, Beri Tahu Si Kecil Bun

Parenting Elia Amaliana

Potret Ummi Quary Umrah, Menangis hingga Bahagia Bisa Pegang Ka'bah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Termakan Hoaks Keramas Pakai Telur Mentah agar Hamil, Bunda Ini Kini Bangun Komunitas Online

Kehamilan Amrikh Palupi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Amaira Anak Farah Quinn, Jadi Anak Kelas 2 SD di Amerika

Kapan Diperbolehkan Berhubungan setelah Haid agar Tidak Hamil?

9 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Bicara Blak-blakan Tanpa Filter

Daftar Negara yang Terletak Paling Selatan di Dunia dan ASEAN, Beri Tahu Si Kecil Bun

Kisah Pilu dari Gempa di Manggarai Timur NTT, Ibu dan 2 Anak Tewas Tertimbun Reruntuhan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK