HaiBunda

MOM'S LIFE

Normalkah Sakit Perut Setelah Makan Yoghurt?

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Rabu, 14 Aug 2019 16:00 WIB
Penyebab sakit perut saat makan yoghurt/ Foto: iStock
Jakarta - Lagi asyik menikmati sebungkus yoghurt tiba-tiba kok sakit perut menyerang ya, Bun. Duh, normal enggak sih gejala sakit perut usai mengonsumsi yoghurt?

Melansir Live Strong, sakit perut setelah makan yoghurt sebenarnya tidaklah normal dan harus segera diperiksa dokter, Bun. Penyebab paling umumnya dari gejala ini adalah intoleransi laktosa. Biasanya dapat menyebabkan kram dan alergi susu, serta peradangan pada saluran pencernaan.

Nyeri perut dari kedua kondisi ini dapat timbul secara ringan hingga berat. Normalnya hanya berlangsung selama satu atau dua jam saja. Untuk itu, Bunda perlu memperhatikan semua gejala sakit perut yang dirasakan. Jika semakin parah sebaiknya segera memeriksakan ke dokter, Bun.


Berbicara mengenai serangan sakit perut setelah mengonsumsi yoghurt, biasanya hal ini terjadi pada orang yang mengalami intoleran laktosa sehingga dapat menyebabkan sakit perut. Seperti diketahui, yoghurt sendiri terbuat dari susu sapi yang mengandung laktosa dan gula kompleks, yang tidak dapat diserap oleh tubuh.

Foto: iStock

Banyak orang selama masa remaja menjadi tidak toleran terhadap laktosa karena usus kecil mereka berhenti membuat laktase sebanyak mungkin. Laktase sendiri merupakan enzim yang digunakan untuk memecah laktosa menjadi gula yang lebih sederhana sehingga mudah diserap tubuh. Sehingga, ketika seseorang kekurangan laktase, laktosa tidak dapat dicerna dan menyebabkan sakit perut, gas, kembung, kram, dan diare.

Nyeri perut ini biasanya ada kaitannya dengan alergi susu yang dialami seseorang. Meskipun biasanya alergi susu lebih sering terjadi pada anak kecil. Tetapi, dapat juga menyerang orang dewasa, Bun.

Untuk itu, jika Bunda memiliki alergi terhadap susu, biasanya akan mengalami lebih dari sekadar sakit perut setelah makan yoghurt. Alergi susu merupakan reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh.

"Susu mengandung laktosa yang merupakan gula yang dipecah dalam tubuh menjadi energi oleh enzim yang disebut laktase. Jika Bunda kekurangan laktase, produk susu dan susu akan menyebabkan gas, kembung, dan diare yang signifikan. Mereka yang kurang laktase juga dikenal intoleran laktosa juga tidak dapat memecah laktosa dimana dapat menyebabkan diare, gas, dan rasa sakit," ujar Dr Kathleen Dass, MD, ahli alergi-imunologi di Allergy & Asthma, dikutip dari Bustle.

Selain menyebabkan sakit perut, gejala lain seperti hidung tersumbat, gatal-gatal, bengkak di wajah, kesemutan, asma, sesak napas, dan nyeri dada juga biasanya ikut timbul, Bun. Perhatikan gejala yang dirasakan untuk segera mendapatkan penanganan dokter.

Semoga membantu, Bun.

Simak juga membuat camilan sehat dari yoghurt dalam video di bawah ini!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

TERPOPULER

Momen Raisa Nangis saat Rekaman Lagu 'Kuharap Duka Ini Selamanya'

Mom's Life Amira Salsabila

19 Tempat Nonton Pertunjukan Barongsai Gratis di Jakarta & Sekitarnya, Ajak Anak ke Atraksi Kelas Dunia!

Parenting Natasha Ardiah

Haruskah ASI Kolostrum Keluar Sebelum Melahirkan?

Menyusui Indah Ramadhani

Bolehkah Anak Mengganti Puasa Ramadhan Orang Tua?

Parenting Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

7 Masalah Kesehatan yang Bikin Bunda Sulit Hamil

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Deretan Nama Bayi Laki-laki Paling Populer 2026, dari Nuansa Alam hingga Nostalgia Y2K

Bolehkah Anak Mengganti Puasa Ramadhan Orang Tua?

Momen Raisa Nangis saat Rekaman Lagu 'Kuharap Duka Ini Selamanya'

19 Tempat Nonton Pertunjukan Barongsai Gratis di Jakarta & Sekitarnya, Ajak Anak ke Atraksi Kelas Dunia!

Haruskah ASI Kolostrum Keluar Sebelum Melahirkan?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK