mom-life

Kegunaan Amoxicillin yang Penting Bunda Ketahui

Radian Nyi Sukmasari Jumat, 16 Aug 2019 14:02 WIB
Kegunaan Amoxicillin yang Penting Bunda Ketahui ilustrasi amoxicillin/ Foto: iStock
Jakarta - Bicara antibiotik, amoxicillin merupakan salah topik yang sering dibahas. Sebenarnya, apa sih kegunaan amoxicillin?

Disampaikan Genita Savitri S.Farm., Apt, amoxcillin merupakan antibiotik golongan penisilin Kegunaannya antara lain untuk mengobati infeksi telinga, hidung, dan tenggorokan. Misalnya faringitis atau tonsillitis serta otitis media.

"Kemudian untuk menangani infeksi saluran genitourinari, menghilangkan Helicoacter pylori, infeksi saluran pernapasan bawah termasuk penumonia, rhinosinusitis akut yang disebabkan oleh bakteri, dan infeksi kulit," kata Genita saat berbincang dengan HaiBunda.


Seperti kita tahu, Bun, amoxicillin adalah jenis antibotik. Sehingga, harusnya dibeli dengan resep dokter. Tapi, pada kenyataannya amoxicillin bisa dibeli dengan mudah, tanpa resep dokter.

Kata Genita, ini bisa terjadi karena prinsip money oriented lebih dikedepankan ketimbang patient oriented. Dengan kata lain, penjualan lebih dipentingkan ketimbang patient safety.

"Kondisi ini yang membuat angka resistensi antibiotik di Indonesia tinggi. Soalnya gampang banget beli antibiotik tanpa resep," ujar Genita.

Dikutip dari detikcom, Dr Khancit Limpakarnjanarat dari WHO mengatakan, resistensi antibiotik bisa dicegah dengan perubahan perilaku, yang tadinya setiap berobat diresepkan antibiotik sekarang dikurangi. Penyebab munculnya resistensi antibiotik adalah mutasi bakteri atau kuman penyakit.

"Mutasi ini terjadi karena dua hal, penyalahgunaan antibiotik dan penggunaan antibiotik berlebihan. Penyalahgunaan antibiotik merupakan masalah paling umum. Pasien yang mendapatkan resep antibiotik seringkali tidak menghabiskan dosis obat ketika tubuh sudah terasa lebih enak. Hal ini membuat pengobatan tidak sempurna dan bisa memicu bakteri bermutasi," papar Limpakarnjanarat.

ilustrasi amoxicillinilustrasi amoxicillin/ Foto: ilustrasi/thinkstock
Kedua, penggunaan antibiotik berlebihan. Pada beberapa penyakit seperti pilek, demam atau batuk, seringkali pasien memiliki sugesti, jika tak diobati dengan antibiotik, penyakit tidak sembuh. Bakteri yang pada awalnya bisa dikalahkan dengan antibiotik biasa kini berubah menjadi lebih kuat karena sudah terbiasa menghadapi antibiotik.

"Karena itu dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini," ujarnya.

Bunda, ketahui juga bahan alami obat batuk dari resep rumahan di video berikut.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi