moms-life

Efek Samping dan Kontraindikasi Amoxicillin, Bunda Perlu Tahu

Radian Nyi Sukmasari Minggu, 18 Aug 2019 13:31 WIB
Efek Samping dan Kontraindikasi Amoxicillin, Bunda Perlu Tahu
Jakarta - Setiap obat memiliki efek samping juga kontraindikasi. Termasuk pula antibiotik golongan penisilin, amoxicillin yang umum digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri. Tapi, apa saja efek samping dan kontraindikasi amoxicillin?

Disampaikan Genita Savitri, S.Farm., Apt, efek samping yang paling sering terjadi dari konsumsi amoxicillin yaitu diare, mual muntah, dan ruam kulit. Lalu, kontraindikasinya jika pasien memiliki hipersensitivitas serius.

"Misalnya pada orang yang bisa mengalami reaksi alergi parah atau anaphylaxis, lalu pasien Stevens-Johnson syndrome," ujar Genita saat berbincang dengan HaiBunda.


Dikutip dari Health Line, farmakolog klinis Dr.Alan Carter mengatakan efek samping serius amoxicillin antara lain reaksi hipersensitivitas dengan gejala mirip flu yaitu gatal, demam, batuk, dan ruam merah yang menyebar. Kemudian, kerusakan liver, meski jarang. Gejalanya antara lain kadar enzim di hati yang meningkat, nyeri perut, kelelahan, lalu mata dan kulit kuning.

"Penting untuk menghabiskan obat yang sudah diresepkan dokter. Jangan berhenti mengonsumsinya jika Anda merasa lebih baik. Justru itu membuat infeksi berlangsung lebih lama di samping terjadi resistensi antibiotik," tutur Carter.

Terkait efek samping, jika diare dialami terus menerus setelah konsumsi amoxicillin, segera hubungi dokter ya, Bun. Carter menambahkan, perhatikan juga reaksi alergi seperti susah bernapas atau bengkak di tenggorokan maupun lidah. Jika mengalaminya segera konsultasi ke dokter ya, Bun.

Ilustrasi amoxicillinIlustrasi amoxicillin/ Foto: iStock
Amoxicillin juga mesti diperhatikan konsumsinya pada:
1. Orang dengan mononucleosis karena bisa meningkatkan risiko ruam parah.
2. Pasien diabates. Sebab, amoxicillin bisa menghasilkan reaksi positif palsu saat cek gula darah lewat urine.
3. Orang dengan penyakit ginjal dan ibu hamil atau menyusui mesti berkonsultasi dengan dokter lebih dulu.



Bunda, ketahui yuk kebenaran di balik kabar antibiotik bisa picu keguguran di video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi