moms-life

Cerita di Balik Selendang Putih Ainun Iringi Kepergian BJ Habibie

Asri Ediyati Jumat, 13 Sep 2019 16:38 WIB
Cerita di Balik Selendang Putih Ainun Iringi Kepergian BJ Habibie
Jakarta - Dahulu, kepergian Hasri Ainun Besari meninggalkan duka begitu mendalam bagi BJ Habibie. Selepas kepergian Ainun, BJ Habibie selalu terlihat memakai selendang tiap berziarah ke makam istrinya. Ya, selendang putih itu milik cinta sejatinya, Ainun.

Hingga BJ Habibie mengembuskan napas terakhir pada Rabu (11/9) pukul 18.05, selendang putih itu masih dipakai. Sekretaris pribadi BJ Habibie, Rubijanto, bercerita sedikit tentang selendang putih itu.

"Selendang yang beliau pakai adalah selendang Ibu Ainun sejak awal dipakai Ibu Ainun sampai bapak wafat itu selalu diselendangkan di lehernya, sampai akhir hayat bapak," cerita Sekretaris Pribadi BJ Habibie, Rubijanto dilansir InsertLive.

Kata Rubijanto, selendang itu menjadi barang khusus, tak ada barang kecintaan BJ Habibie selain selendang putih Ainun. Sementara itu, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Roy Suryo terharu, BJ Habibie lontarkan keinginan terakhir sebelum berpulang. Keinginan terakhir adalah diselimuti selendang putih Ainun.
Habibie dan AinunHabibie dan Ainun/ Foto: Dok. Instagram/@b.jhabibie
"Saat-saat terkahir, Pak Habibie minta diselimuti dengan selendangnya Bu Ainun, ini luar biasa, jadi kecintaan beliau kepada Ibu Ainun jadi contoh generasi muda untuk bisa meneladani bagaimana beliau," kata Roy Suryo.


Terkait tentang kisah Habibie Ainun, menurut psikolog klinis dan forensik, Samantha Smithstein, Psy.D., bahwa cinta sejati itu ada dan nyata. Romansa pasangan memang bisa bertahan sepanjang hayat. Smithstein mengungkap ada penelitian menemukan bahwa cinta romantis didefinisikan sebagai cinta dengan intensitas, keterlibatan dan chemistry.

"Umumnya, orang percaya bahwa romansa (seiring waktu) mau tidak mau menghilang dan hubungan perlahan berubah menjadi cinta tipe persahabatan. Ternyata percintaan itu tidak terhindarkan dan mereka yang mampu mempertahankannya, akan lebih puas dalam hubungan mereka," kata Smithstein dikutip dari Psychology Today.

Tidak hanya itu, dalam penelitian, pasangan yang melaporkan lebih banyak kepuasan dalam hubungan mereka juga lebih bahagia dan memiliki harga diri yang lebih tinggi. Kata Smithstein, penting untuk dicatat bahwa ada perbedaan antara cinta romantis dan cinta penuh nafsu.

"Cinta yang penuh nafsu mendorong hubungan yang lebih pendek, dan jenis cinta itulah yang kita kaitkan dengan film, novel, dan fantasi. Cinta romantis memiliki intensitas, keterlibatan, dan chemistry,"ujarSmithstein.

Simak juga cerita cinta Habibie Ainun yang melegenda melalui video berikut.

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi