Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Bahagia Itu Sederhana Bunda, Kata Psikolog Seperti Ini Caranya

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Selasa, 01 Oct 2019 18:20 WIB

Bahagia itu sederhana, simak paparan psikolog cara membuat diri ini selalu bahagia.
Bahagia Itu Sederhana Bunda, Kata Psikolog Seperti Ini Caranya/ Foto: iStock
Kebanyakan dari kita berpikir tentang apa yang membuat bahagia, kita cenderung berfokus pada materi dalam hidup. Barang yang kita dambakan atau keinginan untuk memiliki sesuatu. Jarang yang berfokus pada barang tak berwujud seperti waktu, kedamaian batin, atau cinta sejati.

Kata Suzanne Degges-White, PhD, LPC, LMHC, NCC, lebih mudah kita untuk membuat daftar yang kita inginkan di dunia. Sementara itu, kita jarang memikirkan apa yang dapat kita berikan kembali kepada dunia.  Padahal bahagia itu sederhana, seperti dalam lirik lagu Bahagia GAC.

"Menurunkan standar, mengukur dengan benar atau menghapus kekacauan semua mencerminkan realisasi yang sama dengan mendapatkan momentum. Sementara itu kepemilikan (materi) tidak akan membawa kebahagiaan yang langgeng dalam hidup kita. Bahagia adalah kondisi keberadaan, bukan tumpukan barang," ujar profesor dan ketua departemen Konseling, Pendidikan Dewasa dan Pendidikan Tinggi di Northern Illinois University ini, dikutip dari Psychology Today.

Sementara itu, psikoterapis berbasis di Pasadena California, Linda Esposito, LCSW bilang, berdasarkan penelitian-penelitian yang pernah dilakukan ada sepuluh cara untuk membuat Bunda bahagia. Ya, caranya sangat sederhana dan semuanya terpusat pada pikiran dan hati. Bahagia itu pilihan Bunda sendiri. Apa saja caranya? Klik next untuk halaman selanjutnya.

Simak juga tips dari Zee Zee Shahab tentang cara menjadi bunda yang bahagia:

[Gambas:Video Haibunda]

Bahagia Itu Sederhana Bunda, Ini Caranya

Bahagia Itu Sederhana/ Foto: dok. iStock

1. Bahagia tidak ada manualnya

Sebagai seorang terapis, Esposito bilang mengejar kebahagiaan bukanlah proses pasif. Selain itu, kebahagiaan bukanlah tujuan, tetapi kondisi pikiran yang berubah-ubah. Oleh sebab itu kebahagiaan tak ada manual atau buku petunjuknya.

2. Lupakan mengejar ketenaran dan uang demi bahagia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kata Esposito, "Teruslah kejar tujuan finansial dan kesuksesan, tetapi tidak dengan mengorbankan sistem nilai Anda". Ya, tidak semua CEO atau jutawan itu gembira. Materi bukanlah satu-satunya tolok ukur kebahagiaan Bunda.

3. Terus asah pikiran

Manusia terikat untuk melakukan tantangan. Menurut psikolog Mihaly Csikszentmihalyi, melakukan kegiatan mengasah otak entah melalui pekerjaan, membesarkan anak, melakukan pekerjaan seni bisa membuat bahagia dan mencegah diri dari kebosanan.

4. Selalu punya mindset dan gaya hidup sehat

Kebiasaan mental dan gaya hidup yang sehat merupakan bagian integral dari kepuasan hidup. Kegiatan seperti meditasi, latihan berbasis kesadaran, dan mengembangkan pikiran positif dapat membuat Bunda bahagia lahir dan batin.

5. Bersyukur

Inti dari rasa syukur adalah menghitung berkat, bukan beban. Profesor Psikologi dan peneliti Robert Emmons meneliti efek pandangan bersyukur pada kesejahteraan seseorang. Temuannya menunjukkan bahwa bersyukur meningkatkan kebahagiaan, keterampilan untuk atasi kesulitan, dan kesejahteraan fisik serta emosional.

Bahagia Itu Sederhana Bunda, Ini Caranya

Bahagia Itu Sederhana/ Foto: Thinkstock

6. Rajin bersedekah

Ingat pepatah, memberi lebih baik daripada menerima. Ilmuwan sosial Michael Norton meneliti bagaimana uang dapat membeli kebahagiaan yaitu ketika Bunda tidak membelanjakannya untuk diri sendiri. Kuncinya adalah menjadi dermawan atau rajin bersedekah karena tidak hanya menguntungkan Bunda, tetapi orang lain.

7. Selalu tersenyum

Tersenyum mengurangi stres dan kecemasan. Walaupun tidak mudah untuk tetap tersenyum dalam situasi yang penuh tekanan, penelitian melaporkan bahwa melakukan hal yang bermanfaat bagi kesehatan. Ketika pulih dari situasi stres, peserta penelitian yang tersenyum memiliki detak jantung yang lebih rendah daripada mereka yang memiliki ekspresi netral.

8. Hindari orang toxic

Bunda perlu menghindari orang-orang toxic, judgemental. Ini karena bisa pengaruhi pola pikir. Jangan salah, Bunda bahkan bisa ikut-ikutan menjadi golongan yang demikian.

9. Jujur

Selain banyak energi yang terkuras karena berbohong, ada produk sampingan dari stres psikososial. Berkata jujur bisa mengurangi stres dan membuat citra diri Bunda baik.

10. Jangan takut menua

Menurut para ahli, hidup itu semakin tua semakin bahagia. Seorang sosiolog bilang bahwa seiring bertambahnya usia, kebahagiaan akan datang. "Hidup menjadi lebih baik dalam persepsi seseorang seiring bertambahnya usia," ujar " sosiolog Universitas Chicago, Yang Yang.

Bahagia itu sederhana ya Bunda? Semuanya dimulai dari diri sendiri.


(aci/som)
Loading...

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda